Jayapura, Jubi — Colgate-Palmolive di Papua New Guinea (PNG) telah meluncurkan kampanye Hari Cuci Tangan Sedunia tahunannya di Butuka Academy di Port Moresby hari ini, 15 Oktober 2026. Tema tahun ini adalah “Be a Handwashing Hero” atau dalam bahasa Indonesia “Jadilah Pahlawan Cuci Tangan”.
Hari Cuci Tangan Sedunia adalah acara penting dalam program Tangan Bersih Kesehatan Baik, yang telah aktif di Papua Nugini sejak tahun 2012.
Program ini telah memberikan dampak positif kepada lebih dari 3 juta orang sejak awal pelaksanaannya dikutip Jubi dari laman tvwan.com.pg, Jumat (16/10/2026).
Lebih dari 500 siswa berpartisipasi dalam berbagai kegiatan selama kampanye kesadaran ini, membantu menjadikan program Tangan Bersih Kesehatan Baik penting dan mudah dipahami.
Program ini menekankan empat waktu penting untuk mencuci tangan: setelah menggunakan toilet, setelah batuk atau bersin, sebelum menangani atau menyiapkan makanan, dan setelah menyentuh hewan.
Peluncuran Hari Cuci Tangan Sedunia ini merupakan bukti komitmen Colgate-Palmolive untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui praktik kebersihan tangan yang tepat.
Tema Hari Cuci Tangan Sedunia (Global Handwashing Day) yang diperingati pada 15 Oktober 2026 adalah “Be a Handwashing Hero” atau dalam bahasa Indonesia “Jadilah Pahlawan Cuci Tangan”.
Hari Cuci Tangan Sedunia (Global Handwashing Day) pertama kali dicanangkan pada tahun 2008 oleh Kemitraan Cuci Tangan Global (Global Handwashing Partnership).
Gerakan ini lahir sebagai respons terhadap tingginya angka kematian anak akibat penyakit infeksi yang sebenarnya bisa dicegah dengan cara sederhana.
Sejak 15 Oktober 2008 dengan fokus utama adalah anak-anak sekolah. Pada tahun pertama ini, lebih dari 120 juta anak di lebih dari 70 negara secara serentak mencuci tangan pakai sabun.
Hal ini membuat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan tahun 2008 sebagai Tahun Sanitasi Internasional. Momentum ini memperkuat pesan Hari Cuci Tangan Sedunia di tingkat global.
Selanjutnya pada 2015, kampanye cuci tangan sedunia terus diintegrasikan ke dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) target ke-6, yaitu memastikan akses air bersih dan sanitasi yang layak untuk semua orang pada tahun 2030.
Selain itu pada 2020 terjadi Pandemi COVID-19 sehingga peringatan global mengalami lonjakan urgensi yang masif.
Cuci tangan pakai sabun diakui dunia sebagai salah satu pertahanan utama paling efektif untuk mencegah penularan virus SARS-CoV-2. (*)






















Discussion about this post