• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

Anak lima tahun dilaporkan mengalami luka tembak saat operasi militer di Puncak

April 17, 2026
in Rilis Pers
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Luka Tembak

Anak berusia lima tahun yang disebut mengalami luka tembak saat aparat keamanan melakukan operasi militer di Kabupaten Puncak, Papua Pegunungan beberapa hari lalu - IST

0
SHARES
184
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – United Liberation Movement for West Papua atau ULMWP menyatakan, berdasarkan laporan yang diterima organisasi itu seorang anak berusia lima tahun bernama Para Walia mengalami luka tembak saat terjadi operasi militer di Distrik Kembru, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Selasa (14/4/2026).

ULMWP menyatakan, operasi militer itu menewaskan dan melukai sejumlah warga sipil di sana.

Presiden Eksekutif ULMWP, Menase Tabuni mengatakan kronologis awal yang dihimpun ULMWP, penembakan terhadap warga sipil itu terjadi Selasa dini hari waktu Papua (WP).

Katanya, sehari sebelumnya, Senin (13/4/2026), operasi militer dilakukan di Kampung Guamo, Distrik Pogoma. Operasi tersebut melibatkan empat helikopter yang dilaporkan menjatuhkan amunisi peledak di areal yang diduga sebagai pangkalan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Akibatnya, warga sipil melarikan diri dari Pogoma dan mencari perlindungan di Distrik Kembru. Sebelumnya, wilayah itu telah disepakati oleh semua pihak sebagai zona aman bagi pengungsi, dan tidak akan dilakukan operasi militer di sana.

“Namun, pada hari Selasa, 14 April 2026, pasukan militer Indonesia dilaporkan melakukan operasi di Distrik Kembru, baik melalui udara (menggunakan helikopter) maupun darat, yang mengakibatkan korban jiwa di kalangan warga sipil,” kata Manase Tabuni dalam siaran pers tertulisnya, Jumat (17/4/2026).

Laporan awal yang di terima ULMWP korban tewas dan luka tembak dari kalangan ada sembilan orang. Mereka adalah Wundili Kogoya (36 tahun), Kikungge Walia (55 tahun), Pelen Kogoya (65 tahun), Tigiagan Walia (76 tahun), Ekimira Kogoya (47 tahun), Daremet Telenggen (55 tahun), Inikiwewo Walia (52 tahun), Amer Walia (77 tahun) dan Para Walia (5 tahun).

BERITATERKAIT

Gubernur dan Wagub Papua Tengah kunjungi korban penembakan di Puncak

Koalisi: Warga sipil mesti dilindungi dalam konflik bersenjata di Puncak

TPNPB dan aparat keamanan saling tuduh serang permukiman warga sipil di Puncak

Teror bom di kantor KNPB: Ancaman terhadap kebebasan berserikat

“Berdasarkan laporan dari lapangan, hingga saat ini situasi belum normal. Operasi militer dilaporkan masih berlangsung, mengakibatkan korban jiwa, ketakutan, dan trauma. Banyak warga sipil telah mengungsi dan mencari perlindungan di Distrik Kembru,” ucap Manase Tabuni.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Menyikapi situasi itu, ULMWP menyerukan kepada rakyat Papua untuk selalu menjaga dan menyelamatkan diri kapan pun dan di mana pun berada, serta tidak boleh terprovokasi dengan mudah, tidak boleh percaya kepada pihak mana pun, terutama pemerintah Indonesia beserta seluruh perangkatnya, termasuk TNI/Polri, yang terus hadir untuk meneror dan membunuh rakyat Papua Barat.

“Kami menyerukan kepada para pemimpin Melanesia, Pasifik, hingga komunitas internasional untuk menggalang dukungan solidaritas dalam menghadapi tragedi krisis kemanusiaan yang terus terjadi di Papua Barat,” ujarnya.

ULMWP mendesak Dewan HAM PBB, segera membentuk tim investigasi independen atas situasi krisis dan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Papua Barat, dan menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban di Distrik Kembru, Kabupaten Puncak.

“Semoga Roh Allah menguatkan dan menghibur keluarga besar yang ditinggalkan serta seluruh rakyat West Papua di mana saja berada. Sebagai orang beriman yang baru saja selesai mengikuti pesta Paskah, tetaplah kuat dan berharaplah pada penyertaan Tuhan, bahwa Tuhan tetap menjadi Penyelamat, menguatkan, serta menuntun setiap keluarga dan perjuangan kudus bangsa Papua,” kata Manase Tabuni.

Di sisi lain, pihak TNI menyatakan Organisasi Papua Merdeka (OPM) telah menyerang lima warga sipil usai di Kabupaten Puncak. Penyerangan terjadi setelah kelompok itu membakar rumah warga di sana.

Dikutip dari berbagai sumber, Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna mengatakan lim warga itu dilaporkan mengalami luka tembak.

“Pelaku penembakan diduga kelompok OPM Kodap III/Sinak pimpinan Lekagak Telenggen. Adapun kelima korban masing-masing inisial NK, AT, DW usia 3 tahun, AW usia 5 tahun, dan OW usia 6 tahun,” kata Letkol Inf Wirya Arthadiguna dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, korban luka telah dievakuasi ke Pos Satgas Yonif 743/PSY di Kampung Tirineri, Kabupaten Puncak Jaya, guna mendapat perlindungan dan pengobatan. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: Anak Lima TahunKabupaten PuncakLuka TembakOperasi MiliterULMWP
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Konflik

Koalisi: Warga sipil mesti dilindungi dalam konflik bersenjata di Puncak

April 17, 2026
Kabupaten Puncak

TPNPB dan aparat keamanan saling tuduh serang permukiman warga sipil di Puncak

April 16, 2026

Perlu regulasi daerah untuk melindungi hak masyarakat adat Papua

April 13, 2026

NGR Fraksi Meepago diskusi solusi perjuangan pembebasan nasional

April 13, 2026

PAHAM Papua desak DPD RI dan MRP akhiri polemik, fokus pada implementasi Otsus

April 10, 2026

Mama-mama pedagang di Sorong keluhkan sarana penunjang

April 9, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Fiji

Komisi HAM Fiji serukan pendekatan pembangunan berbasis HAM

April 18, 2026
BBM

Papua Nugini butuh Rp580 M untuk subsidi BBM Mei dan Juni

April 18, 2026
PNG LNG

PM targetkan reformasi PNG LNG untuk kepentingan masyarakat adat

April 18, 2026
West Papua

Pemimpin Oposisi Kepulauan Solomon minta dunia desak Indonesia buka West Papua

April 18, 2026
Komnas HAM

Dorong Dialog Damai, Komnas HAM perkuat koordinasi dalam penanganan situasi HAM di Papua

April 18, 2026
Gubernur

Gubernur Nawipa koordinasikan penanganan korban di Puncak dengan pihak Jakarta

April 18, 2026
Gubernur

Gubernur dan Wagub Papua Tengah kunjungi korban penembakan di Puncak

April 18, 2026
papua

Papua Nugini tegaskan tak kehilangan hak atau pendapatan dari Proyek Papua LNG

April 16, 2026
Pegunungan tengah

Ketua Kerukunan Pegunungan Tengah sesalkan bantuan Pangdam Kasuari

April 15, 2026
wisatawan asing

Puluhan wisatawan asing kunjungi sejumlah destinasi wisata di Jayapura

April 15, 2026
jepang

Sumur, kapal, monyet peninggalan Tentara Jepang di tepi Gunung Mher Teluk Youtefa

April 13, 2026
Kereta

Gubernur Fakhiri percepat pembangunan Kereta Api Papua

April 15, 2026
Jalan Mogoy-Merdey hingga saat ini dalam kondisi rusak berat - Jubi/IST

Kasasi ditolak, PH terdakwa kasus Mogoy-Merdey akan ajukan PK

April 17, 2026
Pengelolaan

Pemprov Papua Tengah susun perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup

April 17, 2026
BBM

Papua Nugini butuh Rp580 M untuk subsidi BBM Mei dan Juni

0
Fiji

Komisi HAM Fiji serukan pendekatan pembangunan berbasis HAM

0
PNG LNG

PM targetkan reformasi PNG LNG untuk kepentingan masyarakat adat

0
West Papua

Pemimpin Oposisi Kepulauan Solomon minta dunia desak Indonesia buka West Papua

0
Komnas HAM

Dorong Dialog Damai, Komnas HAM perkuat koordinasi dalam penanganan situasi HAM di Papua

0
Gubernur

Gubernur Nawipa koordinasikan penanganan korban di Puncak dengan pihak Jakarta

0
Gubernur

Gubernur dan Wagub Papua Tengah kunjungi korban penembakan di Puncak

0

English Stories

Papuan Women Traders Meet Sorong Regency Government – Jubi/P2MPKS
Pacnews

Transport, market space, and capital remain key challenges for Indigenous Papuan Women Traders

April 15, 2026
Representatives from The Papua Special Autonomy Development Acceleration Board Meets Owner of Free Nutritious Meal Program Kitchen in Amban – Jubi/Adlu Raharusun
Pacnews

Residents report suspected waste pollution from “Free Nutritious Meals” program affecting wells and boarding houses

April 15, 2026
Japanese Warship Wreck at Vim Beach, Youtefa Bay – Jubi/Dominggus Mampioper
Pacnews

Wells, shipwreck, and monkeys: Traces of World War II on the Edge of Mount Mher, Youtefa Bay

April 14, 2026
Compressed by jpeg-recompress
Pacnews

Draft Regional Regulation to bridge Customary Values and State Law

April 14, 2026
o
Pacnews

Jayapura Civil Registry Office updates Population Data, focuses on Indigenous Papuans

April 10, 2026

Trending

  • papua

    Papua Nugini tegaskan tak kehilangan hak atau pendapatan dari Proyek Papua LNG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua Kerukunan Pegunungan Tengah sesalkan bantuan Pangdam Kasuari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan wisatawan asing kunjungi sejumlah destinasi wisata di Jayapura

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumur, kapal, monyet peninggalan Tentara Jepang di tepi Gunung Mher Teluk Youtefa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Fakhiri percepat pembangunan Kereta Api Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara