• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

TPNPB dan aparat keamanan saling tuduh serang permukiman warga sipil di Puncak

April 16, 2026
in Rilis Pers
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Kabupaten Puncak

Ilustrasi Kota Ilaga, ibu kota Kabupaten Puncak, Papua Tengah - Diskominfo Kabupaten Puncak

0
SHARES
890
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dan aparat keamanan saling tuduh, melakukan penyerangan terhadap permukiman warga di Kabupaten Puncak, Papua Tengah sejak 13 April 2026.

Manajemen markas pusat Komnas TPNPB menyatakan, telah menerima laporan pasukan TPNPB dari markas Ilaga, Kabupaten Puncak bahwa militer Indonesia menggunakan empat unit helikopter melakukan operasi udara dan serangan bom dari udara di Kampung Guamo, Distrik Pogoma, Kabupaten Puncak sejak Senin (13/42026).

Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom mengatakan operasi itu menyebabkan jatuhnya korban dari kalangan sipil dan warga mengungsi. Namun jumlah dan identitas korban belum diketahui.

Sementara itu, Papua Intelijen Service atau PIS TPNPB dari Kabupaten Puncak menurut Sambom, juga melaporkan bahwa pada 13-15 April 2026 dini hari, militer Indonesia juga melakukan operasi darat dan udara di kamp-kamp pengungsian di Distrik Kembru.

Katanya, operasi ini menyebabkan jatuhnya korban dari warga sipil. Mereka adalah Para Walia (5 tahun), Wundili Kogoya (36), Ekimira Kogoya (47 tahun), Inikiwewo Walia (52 tahun), Kikungge Walia (55 tahun), Deremet Telenggen (55 tahun),  Pelen Kogoya (65 tahun), Tiagen Walia (76 tahun), dan Amer Walia (77 tahun).

“Sejumlah masyarakat sipil lainnya yang belum terdata keseluruhannya akibat operasi militer dari Distrik Sinak, Distrik Kembru dan Distrik Pogoma,” tulis Sebby Sambom dalam siaran persnya, Kamis (16/4/2026).

Sambom mengatakan sebelum 2026, telah ada kesepakatan antara masyarakat sipil, aparat militer Indonesia, pihak Gereja, pemerintah dan pasukan TPNPB, agar seluruh wilayah Distrik Kembru ditetapkan sebagai wilayah pengungsi bagi anak-anak, ibu hamil hingga lansia, korban konflik bersenjata antara pasukan TPNPB dengan aparat militer Indonesia.

BERITATERKAIT

West Papua National Liberation Army (TPNPB) in Yahukimo Claims Eight Suspected Security Officers Killed in Operation

TPNPB Yahukimo klaim tewaskan delapan orang yang diduga aparat keamanan

West Papuan National Liberation Army (TPNPB) Claims One Indonesian Soldier Killed in Retaliatory Attack After Two Members Die

Dua anggotanya tewas, TPNPB klaim serangan balasan tewaskan satu militer

Distrik Pogoma di sebelah Kali Sinak yang diperkirakan jaraknya 500 kilometer (km) dari Distrik Distrik Kembru ditetapkan sebagai wilayah perang.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Namun, militer Indonesia telah melanggar kesepakatan tersebut. Melakukan operasi darat dan udara, mengakibatkan warga sipil menjadi korban penembakan, dan serangan bom yang sudah memasuki empat hari, masih berlangsung hingga sekarang,” ucapnya.

Manajemen markas pusat Komnas TPNPB menyatakan mengutuk serangan militer Indonesia ke kamp-kamp pengungsian di Distrik Kembru, Sinak dan Pogoma, yang mengakibatkan sembian warga sipil menjadi korban.

Manajemen markas pusat Komnas TPNPB menyatakan aksi tersebut termasuk adalah kejahatan kemanusiaan dalam perang, dan harus dilakukan investigasi oleh lembaga-lembaga HAM Internasional.

Sementara itu, awal pekan ini pihak aparat keamanan menyatakan TPNPB Komando Daerah Operasi atau Kodap III Puncak pimpinan Lekagak Talenggen telah membakar rumah warga di Kampung Muara, Distik Pogoma, Senin (13/4/2026) pagi.

Dikutip dari berbagai sumber, Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna mengatakan, peristiwa itu menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat setempat.

Sejumlah warga dilaporkan mengungsi ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari potensi gangguan lanjutan oleh kelompok TPNPB.

Katanya, dari hasil pantauan drone Satgas Koops TNI Habema, terlihat beberapa kelompok orang tidak di kenal (OTK) membawa pucuk senjata api di sekitar lokasi kejadian.

“TNI akan terus meningkatkan patroli keamanan guna mencegah aksi serupa serta memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga di wilayah Distrik Pogoma dan sekitarnya,” kata Letkol Inf Wirya Arthadiguna.

Selain mengamankan lokasi, personel Satgas juga membantu masyarakat yang terdampak serta melakukan pendataan terhadap kerusakan akibat aksi pembakaran tersebut. (*)

Continue Reading
Tags: aparat keamananKabupaten PuncakPermukiman WargaTPNPB
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Film Pesta Babi

Tim kolaborasi film Pesta Babi: Publik jangan hakimi Mama Yasinta Moiwend

May 30, 2026
TNI

Presiden didesak perintahkan TNI tidak terlibat konflik tanah adat di Merauke

May 29, 2026
Musorprov

KONI Papua tetapkan Musorprov digelar 5-6 Juni 2026, agenda utama pilih ketua baru

May 27, 2026

Rencana BUMN Khusus Ekspor Prabowo dikritik: Picu monopoli ala BPPC dan state capitalism

May 26, 2026

TPNPB Yahukimo klaim tewaskan delapan orang yang diduga aparat keamanan

May 21, 2026

Aktivis KNPB diingatkan pentingnya membangun kesadaran intelektual dan kolektivitas

May 20, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara