• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Teror bom di kantor KNPB: Ancaman terhadap kebebasan berserikat

March 19, 2026
in Polhukam
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Arjuna Pademme
ULMWP

Pimpinan Eksekutif ULMWP Manase Tabuni (kiri) dan Sekretaris Markus Haluk (kanan)-Dok ULMWP untuk Jubi

0
SHARES
79
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – United Liberation Movement for West Papua atau ULMWP mengecam teror bom di kantor Komite Nasional Papua Barat atau KNPB pusat di Kampwolker Waena, Kelurahan Yabansai, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, Senin (16/3/2026) din hari.

ULMWP menilai, teror ini adalah ancaman terhadap kebebasan berserikat di Tanah Papua. Pernyataan itu disampaikan Presiden Eksekutif ULMWP, Manase Tabuni kepada Jubi melalui pesan tertulis, Rabu (18/3/2026) malam.

“Teror itu [kami duga] dilakukan Pemerintah kolonial Indonensia melalui kaki tangannya. Tindakan pengecut ini tidak hanya [merupakan] serangan terhadap sebuah organisasi, melainkan terhadap nilai-nilai kemanusiaan universal, hak untuk hidup, dan rasa aman yang merupakan hak dasar setiap warga sipil, sebagaimana dijamin dalam Kovenan Internasional PBB,” kata Presiden Eksekutif ULMWP, Menase Tabuni.

Menurut Tabuni, penggunaan bahan peledak yang dijatuhkan dengan drone (pesawat tanpa awak) di area pemukiman penduduk sipil adalah bentuk kekerasan yang sangat berbahaya, keji, dan tidak dapat ditoleransi.

“Kantor KNPB pusat adalah [kantor] organisasi sipil yang sah, bukan objek militer. Tindakan ini adalah bentuk kekerasan terencana yang secara langsung menargetkan warga sipil yang sedang beristirahat. Hal ini merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional dan Hak Asasi Manusia (HAM),” ujarnya.

Katanya, penggunaan bahan peledak di ruang publik itu, sengaja dilakukan untuk menciptakan teror dan ketakutan yang meluas di kalangan masyarakat sipil. Dengan begitu, aksi ini diangap memenuhi unsur tindak pidana terorisme.

“Serangan berulang terhadap KNPB adalah bentuk intimidasi sistematis untuk membungkam ruang sipil dan kebebasan berserikat. Hak-hak ini dijamin secara konstitusional, dan tindakan ini merupakan pukulan telak terhadap prinsip-prinsip demokrasi dan kebebasan berekspresi yang dijamin kovenan internasional,” ucapnya.

BERITATERKAIT

Sejumlah warga Puncak dilaporkan terluka karena ledakan bom di jenazah

KNPB peringati 63 tahun aneksasi Papua dalam NKRI

KNPB: Hentikan operasi militer dan pengiriman pasukan di Tanah Papua

West Papua National Committee (KNPB) issues demands over alleged civilian casualties in Puncak Military Operation.

Manase Tabuni mengatakan, tidak ada alasan pembenaran apa pun untuk aksi kekerasan tersebut, karena murni tindakan yang menunjukkan pengabaian terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan hukum yang berlaku.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Sementara itu, Wakil Presiden Eksekutif ULMWP, Octovianus Mote mendesak Dewan Hak Asasi Manusia PBB dan para pemimpin dunia terus memberikan perhatian serius terhadap ancaman teror bom yang terjadi di Tanah Papua.

Mote mendesak pihak berwenang segera mengusut tuntas dan mengungkap pelaku, serta dalang di balik aksi teror tersebut.

Katanya, penyelidikan harus dilakukan secara independen, transparan, dan menyeluruh untuk membawa para aktor intelektual di balik aksi itu ke pengadilan guna diproses hukum secara adil.

Octovianus Mote mengatakan, ULMWP tetap pada keyakinan bahwa kekerasan dan teror tidak akan pernah menjadi solusi dalam penyelesaian konflik berkepanjangan di West Papua, yang telah memakan waktu selama enam dekade.

“ULMWP, berdiri teguh bersama masyarakat Papua yang cinta damai dan menolak segala bentuk kekerasan dan tetap teguh memperjuang hak penentuan nasib sendiri bagi kemederkaan, kedaulatan politik secara damai dan bermartabat,” kata Octovianus Mote.

Ia juga menyoroti operasi militer Indonesia di Tanah Papua yang dinilai kian masif dengan pengerahan 83.177 orang pasukan keamanan, terdiri dari 56.517 personel TNI dan 26.660 personel Polri.

“Kehadiran militer yang luar biasa besar ini telah berdampak langsung pada terjadinya pengungsian paksa lebih dari 100.000 orang rakyat Papua di wilayah-wilayah konflik, seperti Nduga, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Maybrat, Lanny Jaya, Puncak Jaya, Puncak, dan Intan Jaya,” ucapnya. (*)

Continue Reading
Tags: BomKNPBTerorULMWP
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Perempuan Papua

Perempuan Papua serukan perlawanan terhadap ketidakadilan

April 30, 2026
Perempuan Papua

Perempuan Papua “Lawan PSN dan Militerisme”

April 30, 2026
Mahasiswa

Aspirasi “Papua Darurat Militer dan Kemanusiaan” diserahkan mahasiswa ke DPR Papua

April 27, 2026

Kadepa: Di Tanah Papua bukan hanya emas, ada manusia yang mesti dijaga

April 27, 2026

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara