• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Prabowo mestinya tunjuk utusan khusus untuk selesaikan konflik di Tanah Papua

July 9, 2025
in Polhukam
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Arjuna Pademme
Prabowo mestinya tunjuk 'special employee' untuk selesaikan konflik di Tanah Papua

Presiden Baptis West Papua Pdt Dr. Socrates Sofyan Yoman.- Jubi/doc

0
SHARES
37
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Presiden Persekutuan Gereja-Gereja Baptis West Papua, Pdt. Dr. Socrates Sofyan Yoman menyatakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mestinya menunjuk utusan khusus atau special envoy yang berkompeten untuk menyelesaikan persoalan di Tanah Papua.

Katanya, utusan khusus itu mesti memiliki kemampuan dalam komunikasi politik dan diplomasi dengan kelompok Papua merdeka.

Pernyataan itu disampaikan Pdt. Socrates Sofyan Yoman berkaitan dengan rencana Prabowo Subianto memberikan tugas khusus kepada Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka mempercepat pembangunan di Tanah Papua dan menangani masalah di Bumi Cenderawasih.

Rencana memberikan tugas khusus kepada Gibran Rakabuming Raka itu, disampaikan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra dalam sambutannya saat peluncuran Laporan Tahun Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia atau Komnas HAM RI di Jakarta, Rabu (2/7/2025).

Namun menurut Yoman, dalam upaya menyelesaikan masalah di Tanah Papua, presiden sebaiknya  menugaskan utusan khusus yang bisa melakukan komunikasi politik dengan kelompok-kelompok Papua merdeka di luar negeri, dalam negeri dan yang ‘bergerilya’ di hutan.

“Jika mamang ada niat menyelesaikan konflik di Tanah Papua, Presiden harus tunjuk special envoy [utusan khusus] yang ditugaskan itu untuk melakukan komunikasi politik dan diplomasi dalam menyelesaikan konflik Papua. Misalnya membangun komunikasi dengan ULMWP (United Liberation Movement for West Papua), TPNPB-OPM (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka),” kata Pdt. Socrates Sofyan Yoman kepada Jubi, Selasa (8/7/2025).

Katanya, dalam upaya menyelesaikan  masalah di Tanah Papua, pemerintah mesti menawarkan solusi yang bermartabat, dengan melibatkan komunitas Internasional. Sebab masalah di Tanah Papua ini berskala internasional, masalah kemanusian dan ketidakadilan.

BERITATERKAIT

70 Tahun GKI Di Tanah Papua: Pembawa keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan

Koalisi desak akses bagi utusan PBB dan Pasifik ke Tanah Papua

Lumpur, rawa, dan bakau, pelindung warga Papua saat Perang Dunia Kedua

Tanah Papua tak butuh kegaduhan, namun kerja nyata

“Jadi harus libatkan komunitas internasional. Kalau presiden mau berlama-lama di Papua tidak masalah itu kewajiban negara. Wapres mau berkantor di Papua tidak masalah tapi itu tidak akan menyentuh substansi akar konflik Papua. Karena negara menghadapi persoalan serius, karena persoalan Papua itu seperti luka yang membusuk dan bernana dalam tubuh bangsa Indonesia,” ujarnya.

Pdt. Yoman mengatakan solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah di Tanah Papua itu sebagaimana yang ditawarkan LIPI kepada pemerintah Indonesia, tentang penyelesaian empat akar masalah.

Masalah di Tanah Papua lanjut Pdt. Yoman tidak dapat diselesaikan dengan pembangunan infrastruktur dan lainnya. Sebab, pembangunan infrastruktur merupakan kewajiban negara. Yang diperlukan adalah adanya solusi nyata penyelesaian konflik di Tanah Papua.

“Tanpa solusi penyelesaian konflik, justru memperpanjang persoalan dan penderitaan orang Papua. Dia (Gibran Rakabuming Raka) sangat belum paham persoalan di Tanah Papua. Saya setuju [kalau wapres] hanya untuk mengurus pembangunan infrastruktur, silakan saja. Soal menyelesaikan konflik di Tanah Papua bukan dia, dia tidak punya kapasitas itu,” katanya.

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih, Profesor Melkias Hetharia mengatakan sudah menjadi kewajiban negara menyelesaikan masalah di Tanah Papua.

“Memang jelas bahwa ini merupakan kewajiban negara. Ada kewajiban negara untuk menyelesaikan persoalan-persoalan warga negaranya,” kata Profesor Melkias Hetharia.

Menurutnya, apabila wapres diberi tugas menangani masalah di Tanah Papua, penanganannya harus komprehensif, hak sipil, politik, ekonomi, sosial dan budaya mesti terangkum dalam hak atas pembangunan itu.

“Jadi kalau memang ditugaskan presiden, ya presiden harus melaksanakan Undang-undang Otsus itu sendiri termasuk undang-undang sektoral lainnya,” ujarnya. (*)

Tags: gereja Baptis West PapuaGibran Rakabuming Rakakonflik di Tanah PapuaPdt. Dr. Socrates Sofyan YomanPenyelesaian Konflik PapuaPrabowo SubiantoTanah Papua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Kantor Sinode GKI di Tanah Papua

70 Tahun GKI Di Tanah Papua: Pembawa keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan

October 25, 2026
Utusan PBB dan Pasifik ke Tanah Papua

Koalisi desak akses bagi utusan PBB dan Pasifik ke Tanah Papua

October 17, 2026

Lumpur, rawa, dan bakau, pelindung warga Papua saat Perang Dunia Kedua

September 23, 2026

Tanah Papua tak butuh kegaduhan, namun kerja nyata

September 22, 2026

Dialog dan pemahaman sejarah penting untuk perdamaian di Tanah Papua

September 17, 2026

Perbedaan dan keragaman, keniscayaan yang tidak bisa dihindari di Tanah Papua

September 17, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting
26 October 2026
Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting

Sentani, Jubi – A member of the Nduga Regency Legislative Council has called on Indonesia’s central government to review the [...]

Thobias Bagubau warns against sidelining Indigenous landowners in illegal mining crackdown
26 October 2026
Thobias Bagubau warns against sidelining Indigenous landowners in illegal mining crackdown

Jayapura, Jubi – A member of the Central Papua Legislative Council has warned that efforts to crack down on illegal [...]

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands
24 October 2026
Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands

Jayapura, Jubi – Residents of Mulima village in Libarek district, Jayawijaya regency, Papua Highlands, have condemned suspected arson after a [...]

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Anggaran daerah untuk kesejahteraan masyarakat

Gubernur Nawipa: Anggaran daerah mesti berorientasi untuk kesejahteraan masyarakat

October 27, 2026
Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem

Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem tidak mengabaikan hak masyarakat adat

October 27, 2026
Pelaku perkelahian dengan WNA

Polisi tangkap pelaku perkelahian dengan WNA di Manokwari

October 27, 2026
Mahasiswa dan pelajar Nduga

Pelajar dan mahasiswa Nduga nyatakan sikap terhadap penembakan tiga warga

October 27, 2026
Sekolah Budaya

Sekolah Budaya untuk menyelamatkan bahasa Tepera

October 27, 2026
Lindungi Dugong

Masyarakat adat Aborigin, Selat Torres dan Kanak kerja sama lindungi dugong

October 27, 2026
Pangkas tarif jasa bandara selama Nataru

InJourney Airports pangkas tarif jasa bandara selama libur Nataru

October 27, 2026
Keluarga mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

October 26, 2026
Pimpinan pro-kemerdekaan Kaledonia Baru

Pemimpin pro-kemerdekaan Kaledonia Baru boikot Kesepakatan mineral Uni Eropa

October 26, 2026
Masyarakat PNG menghadapi kekeringan

Masyarakat PNG berjuang menghadapi kekeringan akibat El Nino

October 26, 2026
Pemerintah Distrik menata Pasar Lama Sentani

Pemerintah Distrik Sentani mulai menata kawasan Pasar Lama

October 26, 2026
Kebakaran dusun sagu Kimaam

Kebakaran dusun sagu di Kimaam ancam pangan masyarakat adat

October 26, 2026
Kehadiran investor untuk kepentingan masyarakat

Gubernur Papua Barat sebut kehadiran investor air kemasan untuk kepentingan masyarakat

October 27, 2026
Perencanaa iklim nasional di Kepulauan Solomon

Kepulauan Solomon memajukan perencanaan adaptasi iklim nasional

October 26, 2026
Anggaran daerah untuk kesejahteraan masyarakat

Gubernur Nawipa: Anggaran daerah mesti berorientasi untuk kesejahteraan masyarakat

0
Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem

Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem tidak mengabaikan hak masyarakat adat

0
Pelaku perkelahian dengan WNA

Polisi tangkap pelaku perkelahian dengan WNA di Manokwari

0
Mahasiswa dan pelajar Nduga

Pelajar dan mahasiswa Nduga nyatakan sikap terhadap penembakan tiga warga

0
Sekolah Budaya

Sekolah Budaya untuk menyelamatkan bahasa Tepera

0
Lindungi Dugong

Masyarakat adat Aborigin, Selat Torres dan Kanak kerja sama lindungi dugong

0
Pangkas tarif jasa bandara selama Nataru

InJourney Airports pangkas tarif jasa bandara selama libur Nataru

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara