• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Pemerintah harus hadir, cegah konflik sosial di Raja Ampat

June 16, 2025
in Polhukam, Domberai, Tanah Papua
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Angela Flassy - Editor: Admin Jubi
Pemerintah harus hadir, cegah konflik sosial di Raja Ampat

Ilustrasi-Dok. Jubi

0
SHARES
31
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Kepala Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia atau Komnas HAM RI perwakilan Papua, Frits Ramandey meminta pemerintah hadir untuk mencegah konflik sosial pascapencabutan izin 4 perusahaan nikel di Raja Ampat.

“Pemerintah harus memberi penjelasan mengenai penutupan [tambang]. Mengapa dicabut, apa ancaman terhadap lingkungan, dan mengapa itu akan berdampak buruk terhadap generasi masyarakat Raja Ampat ke depan,” kata Ramandey kepada Jubi, Senin (16/6/2025).

Pemerintah harus menjelaskan bahwa pertambangan ini bertentangan dengan peraturan perundang undangan tentang pulau-pulau kecil, yang ke depannya akan menjadi ancaman terhadap lingkungan, dan berdampak buruk terhadap generasi masyarakat Raja Ampat ke depan. Bahkan kehilangan pulau untuk selamanya. “Supaya ada pencerahan,” tegasnya.

Ia mengingatkan agar bibit konflik horizontal yang mulai muncul ini harus segera di akhiri.

“Tentu yang bertanggung jawab itu negara. Negara kemudian turunan yang mewakili negara itu pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten kota, Komnas HAM, pihak Kepolisian, Kementerian. Tapi catatan ini kemudian menjadi catatan buruk!” kata Ramandey.

Catatan buruk menurut Ramanday dalam kasus pertambangan nikel di Raja Ampat adalah, negara itu menciptakan konflik dan melanggar konstitusi.

“Dan itu pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh negara. Sekali lagi menjadi peringatan penting kepada pemerintah daerah,” katanya.

BERITATERKAIT

Pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha di Papua

Wagub Geley: Pembangunan pusat pemerintahan Papua Tengah mesti rampung akhir Desember

AHY: Pemerintah pusat dan daerah di Papua satu tim

Koalisi desak pengusutan teror pekerja HAM, jurnalis dan Komnas HAM Papua

Setelah pembatalan izin empat tambang nikel di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya, konflik sosial antara masyarakat yang pro dan kontra tambang meruncing.

Masyarakat yang pro tambang mengancam menghentikan aktivitas pariwisata, demikian juga sebaliknya. Masyarakat menolak tambang, terus melakukan aksi penolakan tambang.

Akibatnya, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Ellen Risamasu mengimbau agar semua wisatawan untuk sementara tidak mendatangi destinasi Pulau Wayag dan Kampung Manyaifun atau di sekitar Distrik Waigeo Barat Kepulauan, Rabu (11/6/2025).

Ketua Asosiasi Homestay Lokal Raja Ampat, Kristian Sauyai mengatakan pihaknya menanggung kerugian yang sangat besar akibat pembatalan reservasi dari para wisatawan.

“Teman-teman yang bangun homestay ini sudah lama. Ini usaha mereka sendiri, bukan bantuan dari siapa-siapa. Jadi kalau ditutup, ya pemerintah harus cepat ambil langkah. Jangan lama-lama. Karena ini menyangkut hidup mereka sehari-hari, katanya kepada Jubi, Minggu (15/6/2025).

Salah satu pemilik Homstay di Kampung Manyaifun, Boby Mambraku mengatakan keputusan penghentian aktivitas homestay ini sangat merugikan dan mencederai semangat kemandirian masyarakat lokal.

“Kami sangat dirugikan. Kami bangun homestay dengan tenaga dan pikiran sendiri demi masa depan anak anak kami. Kalau tidak bisa bantu jangan halangi,” katanya.

Mambraku mengaku mengalami kerugian sekira Rp7juta pada periode pembatalan ini. Ketegasan pemerintah soal periode penutupan ini sangat diharapkan. Karena untuk memancing wisatawan harus ada jaminan keamanan dari pemerintah. (*)

Tags: Komnas HAM Perwakilan PapuaKonflik SosialpemerintahRaja Ampat
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

kolaborasi

Pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha di Papua

September 24, 2026
Wagub Geley

Wagub Geley: Pembangunan pusat pemerintahan Papua Tengah mesti rampung akhir Desember

September 23, 2026

AHY: Pemerintah pusat dan daerah di Papua satu tim

September 18, 2026

Koalisi desak pengusutan teror pekerja HAM, jurnalis dan Komnas HAM Papua

September 10, 2026

Kantor Komnas HAM perwakilan Papua dilempari bom molotov

September 9, 2026

Denyut pariwisata di Kampung Arborek, Raja Ampat

August 23, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke
8 October 2026
Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke

Merauke, Jubi – Authorities in Indonesia’s South Papua province have intercepted an attempt to smuggle 115 wild parrot eggs from [...]

Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration
8 October 2026
Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration

Jayapura, Jubi – A symposium of Asian churches has called for an end to violence in Papua through a declaration [...]

Students who raised Morning Star flag are USTJ students : BEM
7 October 2026
Students who raised Morning Star flag are USTJ students : BEM

Jayapura, Jubi – The Student Executive Council of the University of Science and Technology Jayapura (BEM USTJ) says the three [...]

Jayapura high school team reaches final of APBD analysis competition
7 October 2026
Jayapura high school team reaches final of APBD analysis competition

Jayapura, Jubi –  A team from SMA Negeri 1 Jayapura in Papua has reached the final of the Bedah APBD [...]

Young Merauke swimmer wins 15 gold medals in nine days
6 October 2026
Young Merauke swimmer wins 15 gold medals in nine days

Merauke, Jubi – Young swimmer Nathania Zefanya Wohel from Merauke, South Papua province, won 15 gold and three silver medals [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Gerakan mahasiswa

Gerakan mahasiswa harus tetap mandiri

October 8, 2026
Calon Ketua PSSI Papua Barat

Markus Suila, bakal calon Ketua PSSI Papua Barat yang pertama mendaftar

October 8, 2026
Dana Otsus Merauke

Bupati Merauke minta dana Otsus 2027 fokus tiga program prioritas

October 8, 2026
Dana Otsus Merauke

Pagu dana Otsus Kabupaten Merauke diperkirakan capai Rp280 miliar

October 8, 2026
Mahasiswa Uncen

Dugaan Penganiayaan: Mahasiswa Uncen laporkan sejumlah polisi ke Polda Papua

October 8, 2026
Regulasi perlindungan Cenderawasih

Perlu regulasi melindungi Cenderawasih dari ancaman kepunahan

October 8, 2026
Regulasi perlindungan Cenderawasih

Pemprov Papua rumuskan aturan penggunaan replika Cenderawasih

October 8, 2026
El Nino PNG

5,5 juta orang di PNG terdampak El Nino

October 8, 2026
BEM USTJ

BEM: Pengibar Bintang Kejora adalah mahasiswa USTJ

October 6, 2026
Gereja

Gereja Asia desak kekerasan di Papua dihentikan lewat deklarasi Chiang Mai

October 8, 2026
Festival

Rayakan budaya, Festival Pasifika Auckland tarik 25 ribu pengunjung

March 17, 2026
RSUD Yowari

Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

March 17, 2026
Pemeriksaan kesehatan

Dinkes Jayapura hadirkan dokter spesialis saat pemeriksaan kesehatan gratis

March 17, 2026
Komnas HAM

Penggusuran paksa tanah masyarakat adat Biak diadukan ke Komnas HAM

March 17, 2026
Gerakan mahasiswa

Gerakan mahasiswa harus tetap mandiri

0
Calon Ketua PSSI Papua Barat

Markus Suila, bakal calon Ketua PSSI Papua Barat yang pertama mendaftar

0
Dana Otsus Merauke

Bupati Merauke minta dana Otsus 2027 fokus tiga program prioritas

0
Dana Otsus Merauke

Pagu dana Otsus Kabupaten Merauke diperkirakan capai Rp280 miliar

0
Mahasiswa Uncen

Dugaan Penganiayaan: Mahasiswa Uncen laporkan sejumlah polisi ke Polda Papua

0
Regulasi perlindungan Cenderawasih

Perlu regulasi melindungi Cenderawasih dari ancaman kepunahan

0
Regulasi perlindungan Cenderawasih

Pemprov Papua rumuskan aturan penggunaan replika Cenderawasih

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara