• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Spanduk HUT RI atas namakan tokoh gereja Papua, DGP: Upaya tutupi kekerasan negara

August 19, 2024
in Polhukam, Mamta
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Zely Ariane
DGP

Pdt Dr Benny Giay (bawah) sedang melihat spanduk Dirgahayu RI ke-79 yang memasang foto dan mengatasnamakan dirinya. Beberapa spanduk senada juga terpasang mengatasnamakan tokoh-tokoh Dewan Gereja Papua, tanpa izin dan sepengetahuan mereka - Jubi/doc

0
SHARES
13
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sentani, Jubi – Para pemimpin Dewan Gereja Papua (DGP) menganggap pemasangan spanduk-spanduk Dirgahayu RI ke-79, yang mengatasnamakan tokoh-tokoh gereja dan pemimpin Dewan Gereja Papua, sebagai siasat negera menutupi kekerasan dan pembungkaman kebebasan berekspresi di Papua.

Spanduk-spanduk yang dimaksud tampak terpasang di beberapa titik di Sentani, Kabupaten Jayapura, pada 16 Desember 2024, satu hari menjelang peringatan HUT RI ke-79, dan bertepatan dengan aksi setentak Komite Nasional Papua Barat (KNPB) memperingati momentum New York Agreement 15 Agustus 1962.

Dewan Gereja Papua (DGP) dalam pernyataan sikap terbukanya di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (18/8/2024), mengatakan tindakan pemasangan dan pencatutan nama di dalam spanduk tersebut dilakukan tanpa permisi alias tanpa sepengetahuan mereka.

Moderator DGP, Pendeta Dr Benny Giay mengatakan tepat hari Jumat (16/8/2024) sekitar pukul 6.30 WP pagi sejumlah pimpinan gereja dikagetkan oleh kabar soal adanya baliho yang dipasang tanpa permisi, mencantumkan nama para pimpinan gereja serta fotonya di beberapa titik di areal Sentani. Menurut Giay pada pagi itu itu juga akan digelar aksi damai oleh Komite Nasional Papua Barat atau KNPB memperingati New York Agreement 1962.

“Setelah dicek, foto yang dipasang tanpa permisi itu menggelisahkan bagi pimpinan gereja. Karena balihonya dipasang pihak tertentu di titik-titik yang sama [dengan rencana aksi damai] serta tanggal yang sesuai [dengan momentum] politiknya tanpa permisi,” kata Giau.

Pdt Benny Giay menjelaskan pemasangan baliho tanpa permisi tersebut dapat dikategorikan kekerasan non verbal kepada pimpinan gereja dalam perayaan HUT RI 17 Agustus 2024. Beberapa nama tokoh gereja yang dicantumkan sepihak antara lain Pdt Benny Giay, Pdt Dorman Wandikmbo, Bapak Uskup Jayapura Yanuarius You, dan Pdt Andrikus Mofu.

“Baliho [atas nama dan foto] Pdt. Benny Giay [dipasang] di dua titik: Jalan Pos 7 Sentani dan di persimpangan jalan antara arah Gunung Merah dan jalan ke Kemtuk Gresi. [Spanduk foto dan nama] Pdt Dorman Wandikmbo di depan Pusat Belanja Borobudur Sentani dan terlihat ada preman yang jaga dan merapat pada saat baliho diturunkan. [Spanduk foto dan nama] Bapak Uskup Jayapura di jalan masuk SKPKC Fransiskan Sentani. Dan [Spanduk foto dan nama] Pdt Andrikus Mofu Ketua Sinode GKI juga demikian,” kata Giay.

BERITATERKAIT

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

Dewan Gereja Papua dan KO MASI di Tanah Papua serukan pernyataan sikap kepada pemerintah

Lokakarya ‘Rencana Aksi NGO’ sepakati bentuk ‘KO MASI’ di Tanah Papua

Menurut Giay kejadian itu bisa dilihat sebagai bagian dari skenario pihak tertentu untuk mengalihkan perhatian dan atau memicu konflik antara pimpinan gereja dengan pihak umat, dalam hal ini KNPB atau Orang Asli Papua secara umum, yang sedang alami kekerasan dan pembatasan kebebasan mengungkapkan pendapat, “khususnya KNPB yang dipasung [kebebasan berekspresinya] sejak minggu pertama bulan ini,” kata Giay.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Namun pencatutan nama dan foto pimpinan gereja di dalam spanduk itu, menurut Giay juga bermakna tantangan dan panggilan kepada para pemimpin untuk membangun kembali wacana dialog dan Papua Tanah Damai.

“Pimpinan gereja bisa lihat insiden ini sebagai tantangan bagi karya pastoralnya untuk membangkitkan semangat membangun kembali wacana dialog dan Papua Tanah Damai dengan mengedepankan apa yang gereja/agama bisa lakukan, sambil membuka diri, dan melihat akar masalah mengapa Papua terus menjadi lahan konflik,” ujarnya.

Pdt Giay juga mengingatkan pemasangan spanduk-spanduk itu dilakukan seiring dengan suasana dimana orang Papua sedang berada di jalan “buntu”, yang belum ada titik terang ke depan. Menurut pengamatannya strategi pendekatan keamanan RI sejak tahun 2018/2019 telah menghancurkan sendi-sendi kehidupan seiring dengan penguasan (wilayah) disertai kekerasan dalam bidang keamanan, hukum dan yuridis, kelembagaan dan demokrasi, kependudukan, dan bidang komunikasi dan informasi.

“Singkatnya negara ini sudah kuasai dan kendalikan Tanah Papua dan masyarakat sipil tanpa permisi. Terakhir ini, [ditandai] pihak yang tanpa permisi gunakan foto pimpinan gereja, pasang baliho menyampaikan selamat HUT NKRI ke-79. Dimana sebelumnya para pihak ini sudah memperpanjang UU OTSUS Jilid II, Penentuan Pendapat Rakyat atau Pepera 1969, Pemekaran Daerah Otonomi Baru atau DOB di Tanah Papua tanpa permisi, New York Agreement 1962 [juga tanpa permisi],” kata moderator DGP itu.

Anggota DGP Pdt Dorman Wandikmbo menganggap pemasangan spanduk-spanduk tanpa permisi yang dipublikasikan tepat menjelang HUT RI itu adalah upaya negara menutupi kekerasan di Tanah Papua.

“Mereka tahu [pemasangan spanduk] itu tidak ada datang dari kita, mereka harus lakukan itu sebagai bagian dari kegagalan mereka merangkul tokoh agama, tokoh masyarakat, mereka gagal membangun Papua sebagai Tanah Damai. Maka kegagalan itulah yang mau ditutupi dengan baliho-baliho ataskan nama tokoh gereja/agama,” kata Pdt Wandikmbo.

Pdt Dorman Wandikmbo menyatakan pihaknya telah menyerukan bahwa gerejalah benteng terakhir orang Papua. “Sebagaimana kemarin KNPB lakukan aksi demo damai saja dibubarkan, ditangkap, ditahan, dijemur, ditembak dan sebagainya. Satu-satunya harapan ‘panggung’ untuk hari ini hanya di ‘panggung’ gereja, karena itu semua orang Papua lari ke sana,” katanya.

Menurut Wandikbo hal itu terjadi karena selama ini hak-hak menyampaikan pendapat di muka umum, aksi demonstrasi damai oleh masyarakat, mahasiswa, dan aktivitas serupa, tidak pernah mendapat ruang. (*)

Tags: Dewan Gereja PapuaDGPHUT RI ke-79Kebebasan Berekspresi di PapuaKekerasan Negara
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Nobar Film Pesta Babi

Thaha Alhamid: ‘Pesta Babi’ gambaran kolonialisme di Tanah Papua

May 23, 2026
Film Pesta Babi

Film Pesta Babi: Gambaran derita masyarakat adat Papua

May 23, 2026

Pelarangan nobar Pesta Babi: Pembungkaman suara kritis tentang Tanah Papua

May 23, 2026

Pesta Babi resmi tayang dari Tanah Papua, musim nobar berlanjut

May 22, 2026

Film Pesta Babi: Kesaksian krisis kemanusiaan di Tanah Papua

May 23, 2026

Bea Cukai Jayapura musnahkan puluhan ribu batang rokok ilegal

May 22, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
RSUD Biak

Gubernur Fakhiri ingin RSUD Biak jadi pusat rujukan kesehatan wilayah Saireri

May 23, 2026
Papua tengah

Wakil Ketua DPR Papua Tengah desak pemprov tingkatkan kapasitas SDM ASN

May 23, 2026
Pembangunan Koperasi Merah Putih Biak Utara

Gubernur Fakhiri letakkan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih Biak Utara

May 23, 2026
Pleno

Pleno Dewan Adat se-Tanah Papua hasilkan rekomendasi untuk presiden

May 23, 2026
Nobar Film Pesta Babi

Sutrada: Film Pesta Babi mewakili kisah eksploitasi SDA di Indonesia

May 23, 2026
Nobar Film Pesta Babi

Thaha Alhamid: ‘Pesta Babi’ gambaran kolonialisme di Tanah Papua

May 23, 2026
Film Pesta Babi

Film Pesta Babi: Gambaran derita masyarakat adat Papua

May 23, 2026
Pesta Babi

Film Pesta Babi: Kesaksian krisis kemanusiaan di Tanah Papua

May 23, 2026
Nobar Film Pesta Babi

Thaha Alhamid: ‘Pesta Babi’ gambaran kolonialisme di Tanah Papua

May 23, 2026
Masyarakat Adat

Masyarakat adat Nasawat tolak skema hutan desa

May 22, 2026
Pesta Babi

Pesta Babi resmi tayang dari Tanah Papua, musim nobar berlanjut

May 22, 2026
Anak yang ditembak

Anak yang ditembak saat operasi militer di Puncak meninggal dunia

May 20, 2026
Film Pesta Babi

Film Pesta Babi: Gambaran derita masyarakat adat Papua

May 23, 2026
ikan asar

Dapur ikan asar yang dikelola tiga generasi

May 21, 2026
RSUD Biak

Gubernur Fakhiri ingin RSUD Biak jadi pusat rujukan kesehatan wilayah Saireri

0
Papua tengah

Wakil Ketua DPR Papua Tengah desak pemprov tingkatkan kapasitas SDM ASN

0
Pembangunan Koperasi Merah Putih Biak Utara

Gubernur Fakhiri letakkan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih Biak Utara

0
Pleno

Pleno Dewan Adat se-Tanah Papua hasilkan rekomendasi untuk presiden

0
Nobar Film Pesta Babi

Sutrada: Film Pesta Babi mewakili kisah eksploitasi SDA di Indonesia

0
Nobar Film Pesta Babi

Thaha Alhamid: ‘Pesta Babi’ gambaran kolonialisme di Tanah Papua

0
Film Pesta Babi

Film Pesta Babi: Gambaran derita masyarakat adat Papua

0

English Stories

The atmosphere during the joint screening and discussion of the documentary film 'Pig Feast': Colonialism in Our Times, at the Christ the Light of the World Catholic Church Hall, Waena, Heram District, Jayapura City, Papua, Friday (22/05/2026) - Jubi/Yuliana Lantipo
Pacnews

‘Pig Feast’: A Testimony of the Humanitarian Crisis in Papua

May 23, 2026
Deputy Chairperson I of LMA Nasawat, Marten Saflela, hands over the Indigenous community’s demands to Sarteis Yulian Sagrim, Head of the Watershed Management and Social Forestry Division at the Southwest Papua Environment, Forestry, and Land Agency, on Friday (22/5/2026). — Jubi/Gamaliel Kaliele
Pacnews

Indigenous Nasawat Community Rejects Village Forest Scheme

May 23, 2026
TPNPB
Pacnews

West Papua National Liberation Army (TPNPB) in Yahukimo Claims Eight Suspected Security Officers Killed in Operation

May 21, 2026
KNPB
Pacnews

Yahukimo Police Release Arrested KNPB (West Papuan National Committee) Activist

May 21, 2026
Child shot
Pacnews

Child Shot During Military Operation in Puncak Dies After Weeks of Treatment

May 20, 2026

Trending

  • Pesta Babi

    Film Pesta Babi: Kesaksian krisis kemanusiaan di Tanah Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Thaha Alhamid: ‘Pesta Babi’ gambaran kolonialisme di Tanah Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masyarakat adat Nasawat tolak skema hutan desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pesta Babi resmi tayang dari Tanah Papua, musim nobar berlanjut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak yang ditembak saat operasi militer di Puncak meninggal dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara