• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Besok Wapres RI kunjungi Wamena, lokasi pembangunan kantor gubernur masih polemik

Masyarakat adat pemilik tanah Welesi meminta Wapres RI tidak lakukan peletakan batu pembangunan kantor gubernur Papua Pegunungan, sebelum konflik tanah dimediasi.

June 4, 2024
in Polhukam
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Larius kogoya - Editor: Zely Ariane
Papua Pegunungan

Tim Kuasa Hukum dan masyarakat pemilik hak ulayat wilayah Welesi menolak rencana pembangunan kantor gubernur Papua Pegunungan saat Konferensi Pers di LBH Papua, Kota Jayapura, Papua, Senin (4/6/2024). - Jubi/Larius Kogoya

0
SHARES
351
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Masyarakat adat pemilik tanah Welesi meminta Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan memediasikan pihak-pihak pro dan kontra pembangunan kantor gubernur Provinsi Papua Pegunungan. Mereka juga mengantisipasi kunjungan Wapres RI, Ma’ruf Amin, ke Wamena besok, Rabu (5/6/2024) untuk tidak lakukan peletakan batu pertama pembangunan kantor di wilayah sengketa tersebut.

Permintaan itu disampaikan masyarakat yang didampingi kuasa hukum, pada konferensi pers masyarakat pemilik tanah Welesi yang menolak pembangunan di lahan produktif perkebunan masyarakat, di Kantor Lembaga Bantuan Hukum atau LBH Papua, Kota Jayapura, Papua, Selasa (4/6/2024).

Pemilik tanah adat wilayah Welesi, Bonny Lanny, mengatakan pihak yang menolak pembangunan kantor gubernur Papua Pegunungan itu menginginkan pemerintah mempertemukan mereka dengan sebagian masyarakat yang menerima rencana pembangunan itu. Pihaknya ingin mendapat penjelasan dalam forum mediasi perihal status tanah yang hingga kini bermasalah hingga menjadi pro dan kontra.

“Sampai saat ini yang kami inginkan itu bertemu dengan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan yang memfasilitasi atau membuka ruang bagi kami, pihak yang menolak, dengan pihak yang pro pembangunan agar kami duduk sama-sama baru mau bicara saja untuk pastikan tempat ini milik siapa?” kata Bonny Lanny.

Menurutnya selama ini, hampir tiga tahun berjalan, pihaknya telah meminta pertemuan mediasi terkait tanah Welesi yang bersengketa itu. Tetapi Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menurutnya tidak kunjung lakukan mediasi atau upaya untuk mempersatukan. Malah membiarkan pihak pro dan kontra ini terus bersinggungan.

“Meskipun kemarin kami sudah bertemu dengan Pj gubernur, tapi kami belum disatukan untuk bicara soal tanah Welesi yang bermasalah ini. Hal ini yang kami kejar sampai saat ini,” kata Lanny.

Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia atau PMKRI Cabang Jayapura Jasman Yaleget, yang juga bagian pemilik hak ulayat tanah bersengketa itu, berharap polemik ini mesti diselesaikan dengan permufakatan bersama antara kedua belah pihak yang saling klaim sebagai pemilik tanah.

BERITATERKAIT

Tambang masih mengancam Raja Ampat

Masyarakat adat Papua minta pemerintah percepat penetapan hutan adat

Masyarakat adat Papua mandiri dari kelola hutan ulayat

Penghubung KY Papua dorong masyarakat adat terlibat mengawasi integritas hakim

Siapa pemilik tanah dan ulayat yang sebenarnya, akan menjadi jelas apabila ada forum mediasi untuk membahas dan menelusuri kepemilikan ulayat antara pihak pro dan kontra.

“Kami harap pada pemerintah untuk mengindahkan apa yang diminta oleh semua unsur masyarakat, baik itu yang pro maupun kontra. Tapi kami melihat sudah tiga tahun lebih ini, pemerintah hanya mengutamakan kelompok pro saja sedangkan kelompok kontra tidak ada,” ujar Jasman.

Rumor peletakan batu pertama kantor gubernur  

Menurut Bonny Lanny ada rumor yang berkembang belakangan ini di Papua Pegunungan bahwa kedatangan Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada 5 Juni 2024 bersama dengan agenda peletakan batu pertama untuk pembangunan kantor gubernur Provinsi Papua Pegunungan.

Menyikapi rumor tersebut, dirinya menegaskan bahwa selagi pihak pro dan kontra belum punya kesepakatan bersama terkait lokasi pembangunan kantor gubernur Papua Pegunungan, maka tidak boleh ada pihak-pihak yang memaksakan. Serta tidak boleh ada kegiatan apapun di lokasi tersebut, termasuk kunjungan Wapres ke lokasi, tegas Lanny.

“Karena kami masih ada pro dan kontra antara sesama masyarakat Welesi dan sesama masyarakat Wouma. Sehingga kalau dipaksakan [semisal] peletakan batu pertama akan menimbulkan konflik antara kami, masyarakat pro dan kontra, atau masyarakat sipil dengan aparat keamanan,” kata Bonny.

Melansir laman situs wapresri.go.id disebutkan bahwa pada Rabu (5/6/2024), Wapres akan beranjak ke Wamena, Papua Pegunungan, setelah berkunjung ke Merauke, Papua Selatan. Agenda kunjungan ke Wamena disebutkan meliputi peninjauan papan informasi dan maket rencana pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, serta peninjauan pameran UMKM Dekranasda Provinsi Papua Pegunungan. (*)

Tags: Kantor Gubernur Papua PegununganKunjungan Wapres RI ke Papua PegununganMasyarakat AdatPembangunan Kantor Gubernur Papua Pegunungan
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Raja Ampat, Tambang, Nikel

Tambang masih mengancam Raja Ampat

October 20, 2026
Pemetaan Hutan Ulayat, Hutan Adat

Masyarakat adat Papua minta pemerintah percepat penetapan hutan adat

October 12, 2026

Masyarakat adat Papua mandiri dari kelola hutan ulayat

October 9, 2026

Penghubung KY Papua dorong masyarakat adat terlibat mengawasi integritas hakim

September 29, 2026

Polisi didesak hentikan kriminalidasi terhadap masyarakat adat Malind

September 22, 2026

PTUN Jayapura tolak gugatan masyarakat adat Malind

September 21, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

October 24, 2026
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

October 24, 2026
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

October 24, 2026
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

October 24, 2026
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

October 24, 2026
Hubungan Israel dengan Pasifik

Wakil PM Fiji: Hubungan Israel dan Pasifik alami, abadi, nyata

October 24, 2026
Kelompok gereja Pasifik

Kelompok gereja Pasifik menyerukan peninjauan peran Israel di PIF

October 24, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

October 24, 2026
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

October 24, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Calon Ketum PSSI Papua Barat

Komite Pemilihan tetapkan empat calon Ketum PSSI Papua Barat

October 24, 2026
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

0
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

0
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

0
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

0
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

0
Hubungan Israel dengan Pasifik

Wakil PM Fiji: Hubungan Israel dan Pasifik alami, abadi, nyata

0
Kelompok gereja Pasifik

Kelompok gereja Pasifik menyerukan peninjauan peran Israel di PIF

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara