Jayapura, Jubi – Perdana Menteri [PM] Kepulauan Solomon, Matthew Wale menegaskan kembali kemitraan Kepulauan Solomon yang semakin berkembang dengan Provinsi Jiangsu, setelah melakukan pembicaraan dengan Wakil Gubernur Zhao Yan di Kantor Perdana Menteri dan Kabinet pada pekan lalu di Honiara.
Pertemuan tersebut menyoroti komitmen bersama untuk meningkatkan kerja sama di luar keterlibatan yang ada, dengan membangun hubungan provinsi kembar yang kuat antara Provinsi Jiangsu dan Provinsi Malaita, seperti dikutip Jubi dari laman www.solomonstarnews.com, Minggu (28/6/2026).
Wakil Gubernur Zhao menegaskan kembali niat Jiangsu untuk memperluas kerja sama di berbagai sektor penting, termasuk pertanian, perikanan, pendidikan, dan pelatihan profesional.
“Kami bertujuan untuk memperkuat pertukaran di semua tingkatan dan memperdalam kerja sama praktis,” kata Wagub Zhao.
Ia juga menguraikan rencana untuk meningkatkan hubungan antar masyarakat dan budaya, sekaligus memperluas kemitraan di bidang pendidikan dan pertanian.
Yang penting, Wakil Gubernur (Wagub) memperkenalkan inisiatif baru yang dipimpin Jiangsu yang berfokus pada memajukan pembangunan pertanian melalui inovasi, ilmu pengetahuan, dan teknologi yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
“Ini adalah prioritas bersama bagi pemerintah kita, khususnya dalam memperkuat pembangunan dan ketahanan pedesaan,” katanya.
Zhao memuji agenda reformasi pendidikan Perdana Menteri. Ia menegaskan kembali Provinsi Jiangsu untuk mendukung Kepulauan Solomon melalui perluasan kerja sama, terutama dalam pelatihan kejuruan dan pengembangan keterampilan.
“Jiangsu siap bekerja sama erat dengan Kepulauan Solomon untuk menerjemahkan konsensus para pemimpin kita menjadi hasil nyata dan membawa kerja sama kita ke tingkat yang baru,” tambahnya.
Perdana Menteri Wale menyambut baik penguatan keterlibatan tersebut, dan menggambarkan Jiangsu sebagai mitra penting dan strategis.
“Provinsi Jiangsu sendiri mewakili peluang besar bagi Kepulauan Solomon, bukan hanya untuk Malaita, tetapi untuk bangsa kita secara keseluruhan,” kata Perdana Menteri.
Ia menekankan bahwa pendidikan tetap menjadi landasan strategi pembangunan jangka panjang pemerintahannya.
“Pendidikan sangat mendasar bagi transformasi nasional kita. Pendidikan membekali rakyat kita dengan keterampilan, pengetahuan, dan disiplin yang dibutuhkan untuk membangun Kepulauan Solomon yang lebih kuat dan tangguh,” katanya.
“Dengan kemitraan yang tepat, kita dapat mempercepat kemajuan dan menghindari terulangnya tantangan di masa lalu dengan belajar dari pengalaman yang telah terbukti,” tambahnya.
Perdana Menteri Wale menyatakan keyakinannya bahwa kemitraan yang semakin erat ini akan memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi penduduk Kepulauan Solomon, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi.
Wakil Gubernur Zhao menegaskan kembali komitmen Jiangsu untuk mendukung prioritas Kepulauan Solomon, dengan fokus kuat pada pendidikan, inovasi, dan pembangunan kapasitas. (*)






















Discussion about this post