• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Pasifik

Pemungutan Suara Negara-Negara Pasifik untuk Palestina di PBB ‘Bertentangan dengan Akal Sehat’

October 2, 2025
in Pasifik
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Dominggus A. Mampioper - Editor: Alberth Yomo
Pemungutan Suara Negara-Negara Pasifik untuk Palestina di PBB

Presiden Palau Surangel Whipps Jr. berbicara di Sidang Umum PBB. – Jubi/RNZ Pasifik/Foto: UN Photo

0
SHARES
30
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi — Saat mayoritas dunia menyerukan solusi dua negara bagi konflik Israel–Palestina, sejumlah negara Pasifik memilih menentang arus. Seorang pakar politik internasional menilai posisi itu berisiko merusak prinsip penentuan nasib sendiri yang selama ini mereka bela.

Bulan lalu, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) mengesahkan Deklarasi New York tentang Penyelesaian Damai Masalah Palestina. Dari 164 negara anggota, 142 mendukung, 10 menolak — termasuk Israel — dan 12 abstain. Demikian dikutip jubi.id dari RNZ Pasifik, Kamis (2/10/2025).

Lima negara Pasifik memilih menolak resolusi tersebut: Palau, Papua Nugini, Mikronesia, Nauru, dan Tonga.

Ironisnya, pidato Presiden Palau Surangel Whipps Jr. di sidang PBB seolah memberi sinyal sebaliknya.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

“Kami percaya solusi dua negara yang memungkinkan Israel dan Palestina hidup berdampingan secara damai, bermartabat, dan aman dengan batas yang diakui bersama sangat penting bagi perdamaian abadi,” ujarnya.

Namun, Palau tetap memilih menolak.

Perdana Menteri Fiji Sitiveni Rabuka — yang dikenal sebagai pendukung kuat Israel — justru tidak memilih. Ia menyebut hak Israel untuk hidup damai harus dijamin demi tercapainya perdamaian.

BERITATERKAIT

Bagaimana negara kepulauan Pasifik menangani krisis BBM

Fiji, Kepulauan Solomon, dan Vanuatu keluarkan peringatan bagi warganya di Timur Tengah

Hasil survei temukan sepertiga ikan di Pulau Pasifik mengandung mikroplastik

Catatan Akhir Tahun 2025: Manuver Diplomatik PM Solomon Jeremiah Manele

“Biaya membangun perdamaian memang tinggi, tetapi ketiadaannya jauh lebih mahal,” katanya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Fiji akhirnya abstain.

Sementara itu, Kepulauan Solomon dan Kepulauan Marshall memilih mendukung resolusi bersama Australia dan Selandia Baru. Perdana Menteri Solomon Jeremiah Manele menyoroti tren global menuju militerisasi.

“Dunia saat ini memiliki persenjataan berlebihan, menghabiskan lebih sedikit untuk pembangunan, dan semakin mengadopsi sikap militeristik,” ujarnya.

Evangelikalisme dan Dukungan untuk Israel

0000NAN 000 33XQ8HY 1 jpg 1
Seorang pendukung Israel mengibarkan bendera di depan Kedutaan Besar Israel di Washington, DC, 8 Oktober. – Jubi/RNZ Pasifik/Foto: Julia Nikhinson/AFP

Dosen senior Universitas Sunshine Coast, Dr Shannon Brincat, menilai pilihan politik negara-negara Pasifik terkait isu ini dipengaruhi faktor sejarah, agama, dan hak asasi manusia.

Menurutnya, posisi yang diambil justru bertolak belakang dengan sejarah panjang kawasan ini yang menentang kolonialisme dan mendukung hak penentuan nasib sendiri.

“Negara-negara Pasifik secara historis menegaskan posisi kuat pada isu penentuan nasib sendiri, kolonialisme, dan hak masyarakat adat. Seharusnya mereka mendukung Palestina. Namun, 10–15 tahun terakhir dukungan itu menurun signifikan. Ini agak bertentangan dengan akal sehat,” kata Brincat.

Ia menilai pergeseran ini tak lepas dari pengaruh gereja-gereja evangelis yang membawa teologi Zionisme Kristen ke kawasan Pasifik.

Brincat juga mencontohkan perubahan sikap luar negeri Kepulauan Solomon, yang belakangan mengambil langkah-langkah independen, termasuk kerja sama keamanan dengan Tiongkok.

“Negara-negara Pasifik harus berpikir matang tentang implikasi jangka panjang dari penolakan terhadap solusi dua negara, terutama mengingat kesamaan tantangan yang dihadapi rakyat Palestina dan masyarakat Pasifik,” ujarnya. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Continue Reading
Tags: Konflik Israel- PalestinaNegara-negara pasifikPBB
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

inggris

Kepulauan Solomon dan Inggris buat MoU Tata Kelola Hutan

April 2, 2026
listrik

Layanan token listrik Papua Nugini pulih

April 2, 2026
pasifik

Bagaimana negara kepulauan Pasifik menangani krisis BBM

April 2, 2026

Ribuan warga Nouméa demo tolak pembatasan hak pilih di Kaledonia Baru

April 1, 2026

Harga BBM di Fiji naik 1 April 2026

April 1, 2026

Gempa di utara Vanuatu, pelayanan perlahan kembali normal

April 1, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara