Jayapura, Jubi – Sekitar 20.000 mahasiswa Melanesia Fiji, iTaukei mendapatkan beasiswa, pinjaman, dan hibah melalui Layanan Beasiswa dan Pinjaman Tersier (TSLS) tahun ini.
Mahasiswa Melanesia Fiji, iTaukei menerima porsi beasiswa baru terbesar, yang mengamankan lebih dari 70 persen dari penghargaan tersebut.
Dalam pernyataannya kepada Parlemen, Menteri Pendidikan Aseri Radrodro mengonfirmasi total 20.746 siswa telah menerima bantuan melalui TSLS pada 2025. Ini merupakan jumlah tertinggi sejak 2020.
“Tahun ini menandai jumlah siswa yang mendapat dukungan tertinggi sejak tahun 2020,” kata Radrodro sebagaimana dilansir jubi.id dari laman interne, www.fijitimes.com.fj, Jumat (2/5/2025).
“Kami tidak hanya mempersiapkan siswa kami untuk pekerjaan, juga mempersiapkan mereka menjadi pemimpin, inovator, dan wirausahawan,” ujarnya lagi.
Dari 8.700 beasiswa baru yang diberikan pada 2025, siswa iTaukei menerima 6.181, atau 71 persen, diikuti oleh warga Fiji keturunan India dengan 2.278 beasiswa (26 persen).
Siswa Rotuman menerima 74 beasiswa (0,85 persen), 165 diberikan kepada kelompok etnis lain (1,9 persen), dan dua beasiswa (0,02 persen) diberikan kepada siswa Tiongkok.
Terdapat pula representasi gender yang kuat, dengan 55 persen beasiswa baru diberikan kepada mahasiswi. Menteri tersebut menggambarkan hal ini sebagai “pergeseran positif menuju pemberdayaan gender”.
Menteri Radrodro juga menyoroti peningkatan signifikan dalam beasiswa TVET dan hibah kualifikasi mikro di sektor-sektor seperti otomotif, konstruksi, pariwisata, dan operasi bisnis kecil, area yang selaras langsung dengan tuntutan tenaga kerja nasional.
“Pemerintah bangga bahwa 53 persen dari seluruh penerima beasiswa dan hibah adalah perempuan. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan kami memberikan dampak nyata pada hal-hal yang paling penting,” ucapnya.
Kini pendaftaran untuk Semester 2 dan gelombang kedua Skema Kualifikasi Keterampilan telah dibuka. (*)























Discussion about this post