• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Nusa

Film Oputa Yi Koo karya anak Baubau siap tayang di bioskop

August 6, 2022
in Nusa
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
Film

Film karya anak daerah asal Kota Baubau "Santia Oputa Yi Koo" akan tayang dibioskop Kota Kendari pada 8-9 Agustus. - (Foto ANTARA/HO)

0
SHARES
13
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Kendari, Jubi – Film Santiago Oputa Yi Koo hasil karya anak-anak muda kreatif dari Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) akan segera tayang di bioskop Hollywood Kendari pada tanggal 8-9 Agustus mendatang.

Film yang bertema Adventure Horror ini mengambil lokasi syuting di beberapa tempat di Kota Baubau seperti Benteng Keraton Buton, bukit Savana Palagimata, Pasar Wameo dan Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau.

Sutradara sekaligus penulis naskah, Alan ASJKG menjelaskan, film ini bercerita tentang petualangan seorang sejarawan muda yang hendak menelusuri jejak-jejak Oputa Yi Koo yang merupakan pahlawan dari tanah Buton. Namun dalam perjalanannya penelusuran sejarah tersebut mendapat banyak tantangan.

“Dalam membuat film ini kita didukung banyak pihak, diantaranya Pemerintah Kota Baubau, Dinas Pariwisata Provinsi Sultra, dan banyak pihak lain juga,” ujar Alan di Kendari, Jumat (5/8/2022).

Ia mengatakan, adapun sinopsis film Santia Oputa Yi Koo, dimana Sejarawan muda Bernama La Jon sedang melakukan riset terhadap Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi atau yang biasa disebut Oputa Yi Koo.

La Jon ingin membuka tabir bahwa di Buton ada seorang Sultan yang menentang dan melawan penjajahan Belanda, namun hal ini ditutupi karena merupakan sebuah rahasia bagi orang Buton.

La Jon mendapatkan informasi bahwa yang mengetahui cerita mengenai Oputa Yi Koo adalah kakek La Meti yang tinggal di dalam Benteng Keraton Buton. La Jon menemui Kakek La Meti, namun kakek La Meti memberitahu La Jon Bahwa yang lebih mengetahui informasi mengenai Oputa Yi Koo adalah kakek La Koo yang tinggal di dalam hutan Gunung Siontapina Buton.

BERITATERKAIT

Pesta Babi resmi tayang dari Tanah Papua, musim nobar berlanjut

Film Pesta Babi: Kesaksian krisis kemanusiaan di Tanah Papua

Film Pesta Babi cerminan kondisi alam Tanah Papua di masa depan

Resiliensi dari masyarakat adat lewat film Teman Tegar Maira

La Jon memulai ekspedisinya untuk menemui kakek La Koo. Dalam perjalanannya, La Jon di hadang oleh seorang pria tak di kenal yang ingin mengambil catatan risetnya. La Jon lari dari kejaran Orang tak di kenal itu, sampai pada akhirnya La Jon kehabisan air minum. Untungnya La Jon melihat ada seorang wanita di tengah hutan dan hendak meminta air minum.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Setelah mendapatkan air minum, La Jon berterima kasih dan menanyakan nama wanita yang telah memberinya air minum. Wa Mei adalah namanya. La Jon melanjutkan perjalanannya. Namun belum jauh dari tempat itu, Wa Mei tiba-tiba di ancam akan di bunuh oleh orang tak dikenal yang mengejarnya.

Orang tak dikenal itu meminta La Jon untuk memberikan tasnya, kalau tidak maka dia akan membunuh Wa Mei. Untuk menyelamatkan Wa Mei, La Jon pun memberikan tasnya, namun tiba-tiba badan La Jon bergerak sendiri sehingga terjadilah pertarungan antara La Jon dan orang tak dikenal itu. Secara Ajaib La Jon memenangkan pertarungan itu dan orang tak dikenal itu ambruk tak berdaya.’

Wa Mei berterima kasih kepada La Jon, namun Ternyata Ayah Wa Mei yang Sudah Tua dan sedang mengidap penyakit Jantung adalah Kakek La Koo yang sedang dicari oleh La Jon. La Jon mendapatkan sebuah buku dari Kakek La Koo sebagai ucapan terima kasih karena telah menyelamatkan putrinya.

Berbekal buku itulah La Jon mendapatkan informasi mengenai Oputa Yi Koo dan mengantarkan Oputa Yi Koo sebagai Pahlawan Nasional dari Buton. (*)

 

Tags: Anak BaubauBioskopFilmkaryaOputa Yi Koosiaptayang
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

KontraS

Koalisi desak presiden perintahkan tangkap pelaku teror terhadap aktivis KontraS

April 10, 2026
KontraS

Aktivis disiram air keras, KontraS desak pelaku diusut

April 10, 2026

Catahu KBB 2025: Kebijakan agama mundur pada masa pemerintahan Prabowo-Gibran

February 14, 2026

Pemblokiran Kapal MT Westama Bermuatan CPO di Pelabuhan Dumai 2007 dan Nasib Hutan Sumatera

December 14, 2025

33 wartawan dari Papua dibekali pemahaman peran Bank Indonesia lewat kunjungan ke MuBI dan Peruri

October 10, 2025

Konsolidasi perempuan pemimpin masyarakat adat Nusantara penjaga identitas budaya Kampung

August 8, 2025

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
The atmosphere during the joint screening and discussion of the documentary film 'Pig Feast': Colonialism in Our Times, at the Christ the Light of the World Catholic Church Hall, Waena, Heram District, Jayapura City, Papua, Friday (22/05/2026) - Jubi/Yuliana Lantipo

‘Pig Feast’: A Testimony of the Humanitarian Crisis in Papua

May 23, 2026
Deputy Chairperson I of LMA Nasawat, Marten Saflela, hands over the Indigenous community’s demands to Sarteis Yulian Sagrim, Head of the Watershed Management and Social Forestry Division at the Southwest Papua Environment, Forestry, and Land Agency, on Friday (22/5/2026). — Jubi/Gamaliel Kaliele

Indigenous Nasawat Community Rejects Village Forest Scheme

May 23, 2026
Pesta Babi

Pesta Babi resmi tayang dari Tanah Papua, musim nobar berlanjut

May 22, 2026
Pesta Babi

Film Pesta Babi: Kesaksian krisis kemanusiaan di Tanah Papua

May 23, 2026
Masyarakat Adat

Masyarakat adat Nasawat tolak skema hutan desa

May 22, 2026
Bea Cukai Jayapura

Bea Cukai Jayapura musnahkan puluhan ribu batang rokok ilegal

May 22, 2026
Pemprov Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah kembangkan tanaman kelapa untuk kesejahteraan masyarakat

May 22, 2026
Anak yang ditembak

Anak yang ditembak saat operasi militer di Puncak meninggal dunia

May 20, 2026
Pesta Babi

Film Pesta Babi: Kesaksian krisis kemanusiaan di Tanah Papua

May 23, 2026
Nobar Pesta Babi

Usai nobar ‘Pesta Babi’, Cipayung Plus se-Kabupaten Sorong nyatakan sikap

May 20, 2026
kebun sayur

Kebun sayur di lahan kosong Kota Jayapura

May 21, 2026
Masyarakat Adat

Masyarakat adat Nasawat tolak skema hutan desa

May 22, 2026
Front Rakyat

Front Rakyat Domberai berdemostrasi menolak PSN dan militerisme

May 21, 2026
Dialog Lintas Iman

Dialog Lintas Iman: Evaluasi kebijakan yang memperparah krisis kemanusiaan di Tanah Papua

May 22, 2026
The atmosphere during the joint screening and discussion of the documentary film 'Pig Feast': Colonialism in Our Times, at the Christ the Light of the World Catholic Church Hall, Waena, Heram District, Jayapura City, Papua, Friday (22/05/2026) - Jubi/Yuliana Lantipo

‘Pig Feast’: A Testimony of the Humanitarian Crisis in Papua

0
Deputy Chairperson I of LMA Nasawat, Marten Saflela, hands over the Indigenous community’s demands to Sarteis Yulian Sagrim, Head of the Watershed Management and Social Forestry Division at the Southwest Papua Environment, Forestry, and Land Agency, on Friday (22/5/2026). — Jubi/Gamaliel Kaliele

Indigenous Nasawat Community Rejects Village Forest Scheme

0
Pesta Babi

Pesta Babi resmi tayang dari Tanah Papua, musim nobar berlanjut

0
Pesta Babi

Film Pesta Babi: Kesaksian krisis kemanusiaan di Tanah Papua

0
Masyarakat Adat

Masyarakat adat Nasawat tolak skema hutan desa

0
Bea Cukai Jayapura

Bea Cukai Jayapura musnahkan puluhan ribu batang rokok ilegal

0
Pemprov Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah kembangkan tanaman kelapa untuk kesejahteraan masyarakat

0

English Stories

The atmosphere during the joint screening and discussion of the documentary film 'Pig Feast': Colonialism in Our Times, at the Christ the Light of the World Catholic Church Hall, Waena, Heram District, Jayapura City, Papua, Friday (22/05/2026) - Jubi/Yuliana Lantipo
Pacnews

‘Pig Feast’: A Testimony of the Humanitarian Crisis in Papua

May 23, 2026
Deputy Chairperson I of LMA Nasawat, Marten Saflela, hands over the Indigenous community’s demands to Sarteis Yulian Sagrim, Head of the Watershed Management and Social Forestry Division at the Southwest Papua Environment, Forestry, and Land Agency, on Friday (22/5/2026). — Jubi/Gamaliel Kaliele
Pacnews

Indigenous Nasawat Community Rejects Village Forest Scheme

May 23, 2026
TPNPB
Pacnews

West Papua National Liberation Army (TPNPB) in Yahukimo Claims Eight Suspected Security Officers Killed in Operation

May 21, 2026
KNPB
Pacnews

Yahukimo Police Release Arrested KNPB (West Papuan National Committee) Activist

May 21, 2026
Child shot
Pacnews

Child Shot During Military Operation in Puncak Dies After Weeks of Treatment

May 20, 2026

Trending

  • Anak yang ditembak

    Anak yang ditembak saat operasi militer di Puncak meninggal dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Film Pesta Babi: Kesaksian krisis kemanusiaan di Tanah Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Usai nobar ‘Pesta Babi’, Cipayung Plus se-Kabupaten Sorong nyatakan sikap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebun sayur di lahan kosong Kota Jayapura

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masyarakat adat Nasawat tolak skema hutan desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara