• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Nasional & Internasional

Pesta babi dan kearifan lokal dalam menyambut El Nino di Papua Selatan

June 21, 2026
in Nasional & Internasional
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Dominggus A Mampioper - Editor: Arjuna Pademme
Pesta babi

Hutan bush (eucalyptus) di Papua Selatan mulai ditebang dan diganti dengan tebu dan areal persawahan - Dok. Jubi

0
SHARES
20
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi- Terkadang publik melihat pesta babi hanya sekadar kumpul dan makan babi. Akan tetapi, ini sebenarnya jauh dari pada sekadar pesta. Unsur- unsur menjaga lingkungan dan kearifan lokal berlaku dalam menjaga keseimbangan alam, melalui sasi salib merah dan berburu babi di hutan.

“Masyarakat adat selalu menjaga lingkungan dan kearifan budaya melalui Pesta Babi karena merasa kemurahan Sang Pencipta dalam memelihara kehidupan dari generasi ke generasi dalam sudah suku bangsa,” kata Antropplog Andro Loekito dari Fisip Universitas Cenderawasih dalam sebuah diskusi bersama Jubi beberapa waktu lalu di Jayapura.

Menurut antropolog program doktoral dari Universitas Indonesia itu, melalui kearifan lokal masyarakat adat sudah mengetahui kapan akan terjadi hujan dan musim kemarau.

“Oleh karena itu mereka akan selalu menjaga keseimbangan alam untuk kehidupan dengan secara bijaksana memperlakukan alam ciptaan Tuhan,” ucapnya.

Katanya, kearifan lokal sasi adalah pengetahuan dan pandangan hidup masyarakat adat Papua yang memilki hubungan dengan pemenuhan hidup secara materi dan sosial yang mengandung nilai etika moralitas. Ini diwarsikan dari generasi ke generasi dan tetap berlanjut hingga kini.

Karenanya lanjut Andro Loekito, jangan pernah meremehkan sasi atau peristiwa budaya. Sebab, semua itu menyangkut dengan perubahan alam dan kepercayaan masyarakat adat.

Ia mengatakan, kebiasaan masyarakat adat melakukan perladangan berpindah- pindah dan pertanian sub sistensi, karena alam memang tidak cocok untuk pertanian menetap.

BERITATERKAIT

Gen Z Papua pawai salib merah dan tolak PSN di Merauke

Koalisi: Pemerintah abaikan ratusan ribu pengungsi internal di Tanah Papua

Papuan Food Festival bagian dari upaya menjaga identitas dan kearifan lokal

Pemprov Papua komitmen menjadikan sagu sebagai pilar ketahanan pangan

Hal senada dikatakan pakar konservasi biologi hutan Dr. Jance de Fretes bahwa kesuburan tanah di kawasan hutan tropis sebenarnya sangat rapuh dan bergantung pada siklus tertutup (sinar matahari, tumbuhan, dan pengurai).

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Kesuburan hutan tropis tidak pernah abadi. Jika hutan dibabat, siklus energi dan hara akan terganggu.

“Kegiatan pertanian di lahan bekas hutan tropis umumnya hanya mampu memberikan hasil panen maksimal selama dua hingga tiga kali saja,” kata Dr. Jance de Fretes.

“Apalagi kini rata-rata deforestasi tanah Papua 34.918 hektare per tahun, sedangkan secara nasional Indonesia dua juta hektar per tahun.”

Forest Wacht Indonesia dan Global Forest Wacht Indonesia pernah menerbitkan buku berjudul “Potret Keadaan Hutan Indonesia” dan menyebutkan hutan dataran rendah Indonesia, memiliki persediaan kayu dan keanekaragaman, dan memiliki risiko paling tinggi.

Tipe hutan ini hampir seluruhnya lenyap di Sulawesi, dan Sumatera sudah lenyap pada 2005, selanjutnya Kalimantan pada 2010.

Kini tinggal hutan tropis tersisa di tanah Papua . Perubahan bentangan alam itu telah dimulai dari era Presiden SBY, Jokowi dan sekarang Presiden Prabowo di Provinsi Papua Selatan.

Hutan berfungsi untuk menyimpan air saat musim kemarau dan mencegah banjir saat hujan. Namun kini semua telah berubah, bentangan alam di Provinsi Papua Selatan dari hutan berawa dan savana harus diganti dengan tanaman padi, tebu dan perkebunan sawit.

Lumayan luas untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) 2,5 juta hektar, kayu kayu bush (eucalyptus) siap diganti dengan sawah dan tebu.

“Orang kampung hanya bilang, padi dan tebu tidak bisa tangkis (tahan) hujan lebat dan simpan air saat musim kemarau tiba.”

Hanya sagu dan rawa-rawa di savana Papua Selatan, yang menjaga keseimbangan air antara kemarau panjang dan musim hujan.

Kemarau dan fenomena El Nino

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura mengeluarkan peringatan dini terkait potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengintai Provinsi Papua Selatan.

Peringatan ini disampaikan menyusul prediksi musim kemarau yang diperparah oleh fenomena El Nino.

Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Jayapura, Sulaiman, menjelaskan wilayah Papua Selatan telah memasuki periode musim kemarau sejak Mei lalu.

Kondisi ini diperburuk oleh masih adanya pengaruh El Nino yang secara signifikan mengurangi tingkat curah hujan di daerah tersebut.

“Diprediksi akan ada titik-titik panas atau spot yang memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Papua Selatan,” ujar Sulaiman di Jayapura, seperti dilansir Antara, Kamis (18/6/2026).

Berdasarkan pemetaan BMKG, sejumlah wilayah yang berpotensi memunculkan titik api antara lain Kabupaten Merauke, meliputi wilayah Merauke, Sota, Wanam, dan Tanah Miring.

Selain itu, potensi serupa juga terdeteksi di Kabupaten Mappi, khususnya di sekitar kawasan Keppi.

Berdasarkan pemetaan prakiraan cuaca BMKG, sejumlah wilayah diidentifikasi memiliki risiko tinggi munculnya titik panas (hotspot).

Wilayah tersebut mencakup dua kabupaten utama, Kabupaten Merauke, meliputi distrik Merauke, Sota, Wanam, dan Tanah Miring,Kabupaten Mappi, terfokus di sekitar wilayah Keppi.

Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra dari masyarakat setempat. BMKG mengimbau warga untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan di area terbuka, guna mencegah api merambat ke lahan kering di sekitarnya yang dapat memicu kebakaran skala besar.

Musim kemarau 2026 di Papua Selatan diprediksi akan berlangsung hingga Desember 2026.

Masyarakat diminta menghemat penggunaan air bersih karena debit air dipastikan berkurang seiring minimnya curah hujan. Selain itu menurut KLHK ditemukan 564 Hotspot di Indonesia, terbanyak di Papua Selatan. (*)

Tags: BabiKearifanlokalmenyambutPapuaPapua SelatanPesta
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Wapres Gibran

Wapres Gibran tinjau Museum Budaya, Katedral dan RSUD di Asmat

June 21, 2026
ISMEI Papua

ISMEI Papua desak pemerintah evaluasi kebijakan ekonomi nasional

June 19, 2026

Pesparawi Nasional XIV diharap membawa dampak ekonomi

June 18, 2026

Pesparawi Nasional XIV: Warga Papua Barat mesti menjaga keamanan dan kenyamanan

June 16, 2026

Berulang kali nelayan Indonesia tewas terkena timah panas di perairan PNG

June 16, 2026

Nakhoda kapal nelayan asal Merauke tewas ditembak di perairan PNG

June 15, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Gen Z Papua

Gen Z Papua pawai salib merah dan tolak PSN di Merauke

June 21, 2026
Wapres Gibran

Wapres Gibran tinjau Museum Budaya, Katedral dan RSUD di Asmat

June 21, 2026
Pengungsi Nduga

Hari Pengungsi Sedunia: Legislator soroti nasib pengungsi internal Nduga

June 21, 2026
El Niño

Vanuatu siap hadapi El Niño dan ancaman kekeringan

June 21, 2026
Pesta babi

Pesta babi dan kearifan lokal dalam menyambut El Nino di Papua Selatan

June 21, 2026
Mahasiswa Bakti

Mahasiswa Bakti BCA dampingi UMKM penjahit di Kota Jayapura

June 21, 2026
Pengungsi internal di Tanah Papua

Koalisi: Pemerintah abaikan ratusan ribu pengungsi internal di Tanah Papua

June 21, 2026
Mantan Dosen UIP

Mantan dosen UIP tuntut pembayaran tunggakan gaji

June 20, 2026
Pengungsi

Australia bantah bertanggung jawab atas pengungsi di Pulau Manus PNG

June 19, 2026
Spesies Hiu Baru

Ilmuwan Australia temukan spesies hiu baru di PNG

June 20, 2026
Pemprov Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah perluas cakupan program sekolah gratis

June 19, 2026
Pengungsi Nduga

Hari Pengungsi Sedunia: Pengungsi desak pemerintah tarik militer dari Ndugama

June 21, 2026
Pengukuhan Ondoafi Besar Kampung Tarfia

Yohan Taudufu dikukuhkan menjadi Ondoafi  Besar Kampung Tarfia

June 20, 2026
Warga Sipil

Aparat keamanan mesti membedakan warga sipil dengan TPNPB

June 20, 2026
Gen Z Papua

Gen Z Papua pawai salib merah dan tolak PSN di Merauke

0
Wapres Gibran

Wapres Gibran tinjau Museum Budaya, Katedral dan RSUD di Asmat

0
Pengungsi Nduga

Hari Pengungsi Sedunia: Legislator soroti nasib pengungsi internal Nduga

0
El Niño

Vanuatu siap hadapi El Niño dan ancaman kekeringan

0
Pesta babi

Pesta babi dan kearifan lokal dalam menyambut El Nino di Papua Selatan

0
Mahasiswa Bakti

Mahasiswa Bakti BCA dampingi UMKM penjahit di Kota Jayapura

0
Pengungsi internal di Tanah Papua

Koalisi: Pemerintah abaikan ratusan ribu pengungsi internal di Tanah Papua

0

English Stories

Merauke Immigration
Pacnews

Merauke Immigration Deports Australian Pilot, Two Foreign Nationals Remain in Detention

June 20, 2026
KNPB
Pacnews

KNPB Responds to Worsening Humanitarian Situation in Papua

June 20, 2026
Customary Landowners Block Access
Pacnews

Customary Landowners Block Access to Jayapura Central General Hospital, Demand Rp64 Billion Compensation

June 19, 2026
Papuan Food Festival
Pacnews

Papuan Food Festival 2026 Highlights Food Security Rooted in Local Wisdom

June 19, 2026
Central Papua Civil
Pacnews

Central Papua Civil Servants Urged Not to Neglect Duties During World Cup

June 17, 2026

Trending

  • Mantan Dosen UIP

    Mantan dosen UIP tuntut pembayaran tunggakan gaji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Australia bantah bertanggung jawab atas pengungsi di Pulau Manus PNG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ilmuwan Australia temukan spesies hiu baru di PNG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Papua Tengah perluas cakupan program sekolah gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Pengungsi Sedunia: Pengungsi desak pemerintah tarik militer dari Ndugama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara