Nabire, Jubi – Wakil Ketua DPD RI, Yorris Raweyai, menegaskan pentingnya Provinsi Papua Tengah membangun manusia sebelum membangun infrastruktur. Menurutnya, peningkatan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan dan kesehatan harus menjadi prioritas utama.
“Papua Tengah harus muncul sebagai provinsi yang membangun SDM melalui pendidikan, dan meningkatkan angka harapan hidup lewat kesehatan. Dua program ini harus dipacu bersama karena sangat berguna bagi anak cucu ke depan,” ujar Yorris saat kunjungan kerja di Nabire, Rabu (15/10/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Yorris didampingi anggota DPD RI Lis Tabuni serta pimpinan dan anggota DPR Papua Tengah. Mereka mengunjungi sejumlah instansi dan lembaga daerah untuk meninjau langsung kondisi pendidikan, kesehatan, serta pelayanan publik.
Yorris menjelaskan, kunjungan itu juga menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah Presiden Prabowo-Gibran, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan koperasi merah putih. Selain mendukung, ia juga menyerap aspirasi masyarakat untuk diteruskan ke pemerintah pusat.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
“Papua Tengah termasuk salah satu provinsi dengan indeks pembangunan manusia (IPM) terendah di Tanah Papua. Angka harapan hidup juga paling rendah. Mari kita menggumuli hal ini lewat keyakinan dan peran bersama semua pihak,” katanya.
Dalam kunjungannya, Yorris turut menyoroti ketimpangan akses listrik yang masih dirasakan sebagian besar masyarakat. “Kami sudah sampaikan kepada PLN agar pemerataan listrik menjadi prioritas. Tanpa energi, pendidikan dan ekonomi tidak bisa bergerak,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi program Presiden Prabowo-Gibran yang dinilai berpihak pada masyarakat bawah, khususnya di bidang pendidikan dan pangan.
“Pendidikan ada sekolah gratis, sekolah rakyat, lalu ketahanan pangan yang digarap bersama. Ini program paling mendasar untuk membangun Indonesia. Mari kita dukung penuh program lima tahun ke depan,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPR Papua Tengah, Anis Labene, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara DPD RI dan DPR Papua Tengah. Menurutnya, perhatian Yorris pada bidang pendidikan sejalan dengan semangat pembangunan SDM di wilayah itu.
“Dalam kunjungan kali ini tidak hanya diskusi, tapi juga ada aksi nyata. DPD menyalurkan bantuan Indonesia Pintar kepada anak-anak yang membutuhkan. Kami harap bantuan seperti ini menjangkau lebih banyak kabupaten, tidak hanya Mimika dan Nabire,” kata Anis.
Anis menegaskan, program bantuan tersebut menyasar anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah, bukan untuk anak pejabat atau ASN. “Meski nilainya kecil, tapi manfaatnya besar. Ini bentuk kepedulian nyata terhadap pendidikan anak-anak Papua Tengah,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antar lembaga pusat dan daerah semakin diperkuat agar program pendidikan terus berlanjut.
“Untuk membangun SDM Papua Tengah, pendidikan harus menjadi yang utama. Dari sanalah lahir generasi baru yang mampu mengelola kekayaan daerahnya sendiri,” ujarnya.(*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua


















Discussion about this post