Sentani, Jubi – Ratusan pengusaha asli Papua yang tergabung dalam Forum Pengusaha Asli Kenambai Umbai atau FPAKU Kabupaten Jayapura mendatangi Kantor DPR Kabupaten Jayapura di Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Senin (29/6/2026). Mereka menagih janji Bupati Jayapura untuk mendapatkan tender pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Puluhan pengusaha itu datang dengan membawa spanduk dan baliho yang berisikan sejumlah tuntutan. Mereka ditemui sejumlah pimpinan dan anggota DPR Kabupaten Jayapura.
Salah satu orator FPAKU, Dona Sokoy yang mengawali orasinya di hadapan anggota DPR Kabupaten Jayapura. Ia mempertanyakan komitmen Pemerintah Kabupaten Jayapura yang telah berjanji memberikan paket pengadaan barang dan jasa yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jayapura.
Dona juga menagih janji bahwa Pemerintah Kabupaten Jayapura akan melakukan Penunjukan Langsung untuk memberikan paket pengadaan barang dan jasa kepada para anggota FPAKU. Menurutnya, itu merupakan janji Bupati Jayapura, Yunus Wonda saat berkampanye dalam pilkada.
Dona menyatakan sejak Yunus Wonda dilantik menjadi Bupati Jayapura, belum ada kebijakan bupati yang secara langsung menguntungkan atau berpihak kepada pengusaha asli Papua. Selain itu, para pengusaha asli Papua justru kesulitan untuk memenangi paket pengadaan barang dan jasa pemerintah. “Kami seperti dipingpong, dari pejabat ini ke pejabat yang lainnya, bahkan sebenarnya kami sudah ditipu,” ujarnya.
Orator lainnya, Manase Taime mempertanyakan kebijakan Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam mengelola Dana Otonomi Khusus Papua (Dana Otsus). Menurutnya, pengelolaan Dana Otsus di Kabupaten Jayapura tidak transparan.
Taime meminta DPR Kabupaten Jayapura segera membentuk panitia khusus untuk menelusuri pengelolaan Dana Otsus. “Dana Otsus yang turun ke Kabupaten Jayapura tidak jelas [pengelolaannya]. Kami pengusaha lokal sama sekali tidak dilibatkan,” katanya.
Ketua DPR Kabupaten Jayapura, Ruddy Bukanaung bersama kedua wakil ketuanya—Petrus Hamongkwarong dan Nelson Yohosua Ondi—menerima perwakilan pengunjuk rasa. Mereka menyampaikan sejumlah arahan terkait demonstrasi itu.
“Terima kasih atas kehadiran para pengusaha lokal di Kabupaten Jayapura. Kami teruskan dalam rapat koordinasi bersama pemerintah daerah,” ujarnya. (*)























Discussion about this post