Jayapura, Jubi – Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura, Matheys Sibi, mengatakan pembangunan yang dilakukan di Teluk Youtefa berdampak pada ekosistem dan lingkungan baik di darat dan laut.
“Daya dukung lahan di perairan Teluk Youtefa menurun, karena aktivitas pembangunan di darat sehingga berdampak pada kualitas air laut yang menurun, mangrove berkurang, dan terumbu karang,” ujar Matheys Sibi di Jayapura, Selasa (23/1/2024).
Dikatakannya, mangrove di Teluk Youtefa ada di kawasan pesisir dan laut yang terancam keberadaanya akibat pembangunan infrastruktur di kawasan Teluk Youtefa, karena menjadi tempat bertelurnya ikan, berkembang biaknya ikan, dan sebagai tempat ikan mencari makan.
“Kalau mangrove terganggu maka otomatis ikan berkurang karena keluar dari area mangrove. Tentu sumber ikan menurun di dalam area Teluk Youtefa. Belum lagi dampak penyakit yang ditimbulkan dari sampah,” ujarnya.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Dibutuhkan kebijakan yang akomodatif terhadap usaha, untuk memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan bisa meminimalisir tingkat pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Agar pembangunan di Teluk Youtefa tidak merusak ekosistem dan lingkungan, kata Sibi, harus gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengedepankan penataan lingkungan.
“Pemulihan sumber daya ikan dengan melakukan fish apartemen atau rumah ikan di lokasi yang terumbu karangnya rusak, sehingga keberadaan ikan di Teluk Youtefa tetap terjaga dan tidak membuang sampah ke laut,” ujarnya.
Air laut di Teluk Youtefa sudah tercemar oleh sampah, sehingga membuat hasil tangkapan ikan dan kerang menjadi berkurang.
“Masyarakat kampung kalau cari kerang di pesisir pantai dan hutan bakau bisa dapat 1-2 karung, sekarang ini sudah susah mencarinya, karena terkontaminasi dengan sampah,” ujarnya. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua
















Discussion about this post