• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Kabupaten Jayapura

WWF Program Papua libatkan berbagai kalangan kelola sampah makanan

June 17, 2026
in Kabupaten Jayapura
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Silpester Kasipka - Editor: Arjuna Pademme
WWF Indonesia

WWF Indonesia Program Papua bersama berbagai kelompok penggerak komunitas saat melatih pengelolan kompos sampah makanan di kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu(17/06/2026).-Jubi/Silpester Kasipka

0
SHARES
8
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sentani, Jubi – World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia Program Papua melibatkan pelajar, mahasiswa, komunitas lingkungan, pemuda lintas agama, dan masyarakat adat dalam pelatihan pengelolaan sampah makanan di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (17/6/2026).

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya menghadapi tiga krisis lingkungan global atau triple planetary crisis, yakni perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, serta polusi dan limbah.

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayapura tersebut, memadukan pelatihan penyusunan konten kampanye lingkungan, dengan praktik pembuatan kompos dari sampah makanan.

Peserta diharapkan tidak hanya memahami teknik pengolahan sampah organik, juga mampu menyebarluaskan pengetahuan tersebut kepada masyarakat, melalui berbagai media komunikasi.

Campaign and Outreach Officer WWF Indonesia Program Papua, Delia Septiani Restanti Tania mengatakan tema pengelolaan sampah makanan dipilih karena persoalan tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan tiga krisis lingkungan yang saat ini dihadapi dunia.

“Topik sampah makanan dipilih karena menjadi salah satu faktor yang mempercepat perubahan iklim, meningkatkan pencemaran, dan berdampak pada hilangnya keanekaragaman hayati,” kata Tania.

Menurutnya, WWF ingin membangun kelompok-kelompok penggerak di tingkat komunitas yang dapat mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya mengurangi sampah makanan dan mengolahnya menjadi produk yang bermanfaat, seperti kompos.

BERITATERKAIT

Jayapura Environment Agency and WWF Encourage Communities to Raise Awareness of the Triple Planetary Crisis

DLH Jayapura dan WWF ajak komunitas suarakan isu triple planetary crisis

Trotoar jadi tempat jualan, sampah menumpuk di kawasan Pasar Lama

Selamatkan ikan pelangi, pelajar bersihkan sampah dari sungai Ayamaru

Karena itu, peserta mendapat pelatihan menyusun materi kampanye yang dapat digunakan di media sosial maupun kegiatan edukasi di sekolah dan lingkungan masyarakat.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Kami ingin mereka menjadi penggerak di lingkungan masing-masing. Pengetahuan yang diperoleh di sini bisa diteruskan kepada siswa, komunitas, atau masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.

WWF Indonesia Program Papua Papua berencana melakukan pendampingan lanjutan agar peserta dapat mengembangkan program pengelolaan sampah secara mandiri di komunitas masing-masing.

Kepala Bidang Kebersihan DLH Kabupaten Jayapura, Sandi Nusantara mengatakan pelatihan tersebut merupakan salah satu langkah untuk menekan jumlah sampah yang selama ini diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Waibron.

Menurut Sandi, sampah organik terutama sisa makanan, merupakan salah satu penyumbang terbesar timbulan sampah rumah tangga di Kota Sentani.

Karenanya, pengolahan sampah menjadi kompos dinilai dapat mengurangi beban TPA, dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah.

“Pelatihan ini sangat membantu mengurangi timbulan sampah di Kota Sentani. Sampah makanan yang biasanya dibuang dapat diolah menjadi kompos sehingga jumlah sampah yang dibawa ke TPA menjadi berkurang,” kata Sandi Nusantara.

Para peserta diharapkan menjadi agen edukasi yang dapat menyebarluaskan praktik pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing.

Katanya, selain mengolah sampah, pemerintah daerah terus mendorong gerakan kebersihan melalui program Jumat Bersih. Melibatkan pemerintah daerah, masyarakat, serta sejumlah lembaga dan perusahaan di Kabupaten Jayapura.

Masyarakat diimbau agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di daerah aliran sungai dan Danau Sentani. Sebab, sampah yang terbawa ke danau dapat mengganggu ekosistem dan mengancam sumber penghidupan masyarakat yang bergantung pada hasil perikanan.

“Kalau sampah terus masuk ke Danau Sentani, habitat ikan akan terganggu dan pada akhirnya berdampak pada masyarakat yang mencari nafkah dari danau,” ujarnya.

Salah seorang peserta pelatihan, Nelson N. M. Tokoro dari komunitas pemuda Gereja GKI Honomi Sentani mengatakan pelatihan tersebut memberikan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan langsung di lingkungan tempat tinggalnya.

Menurut Tokoro, peserta tidak hanya menerima materi di dalam ruangan, juga mempraktikkan cara membuat kompos dari sampah makanan di lapangan.

“Setelah kembali ke tempat masing-masing, kami akan mengembangkan pengetahuan ini bersama teman-teman di komunitas gereja,” kata Tokoro.

Ia menilai pelatihan itu penting untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap persoalan lingkungan yang dimulai dari kebiasaan sehari-hari.

“Kalau makan jangan disisakan. Kalau bisa habiskan makanan yang sudah diambil. Selain itu, masyarakat perlu belajar bagaimana mendaur ulang sisa makanan agar tidak menjadi sampah yang mencemari lingkungan,” ujarnya. (*)

Tags: BerbagaiKalangankelolalibatkanMakanansampahWWF
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Forum Hamba Tuhan

Forum Hamba Tuhan dibentuk untuk pelayanan dan pemberdayaan masyarakat

June 17, 2026
Pemeriksaan mata

Pemerintah kampung adat Haei Saei Yomo Haei gelar pemeriksaan mata gratis

June 1, 2026

DPRK Jayapura serahkan 35 rekomendasi atas LKPJ bupati 2025

May 20, 2026

Kasus malaria di Kabupaten Jayapura tertinggi kedua secara nasional

May 18, 2026

Bappenda Jayapura minimalisir parkir liar dengan pembayaran non tunai

May 13, 2026

DPMPTSP dan Bank Mandiri berkolaborasi tingkatkan kualitas pelayanan publik

May 13, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Central Papua Civil

Central Papua Civil Servants Urged Not to Neglect Duties During World Cup

June 17, 2026
WWF

Jayapura Environment Agency and WWF Encourage Communities to Raise Awareness of the Triple Planetary Crisis

June 17, 2026
WWF Indonesia

WWF Program Papua libatkan berbagai kalangan kelola sampah makanan

June 17, 2026
Gubernur Papua Selatan

Gubernur Papua Selatan minta OPD percepat serapan anggaran

June 17, 2026
Gubernur Papua Selatan

Gubernur minta perguruan tinggi di Papua Selatan tingkatkan mutu pendidikan

June 17, 2026
Sidak BBM subsidi

Sidak BBM subsidi di Merauke: Lima kendaraan terindikasi melanggar

June 17, 2026
duta pembelajaran bahasa Indonesia

Duta pembelajaran Bahasa Indonesia bersiap ditempatkan di seluruh Australia

June 17, 2026
Perusahaan Sawit

Perusahaan sawit investasikan 2,7 miliar dollar untuk perekonomian PNG

June 13, 2026
Pelajar ditembak di Yahukimo

Pelajar di Yahukimo dilaporkan ditembak saat operasi militer

June 16, 2026
Petani kakao di PNG

Petani kakao di PNG dibekali pelatihan pelatih

June 16, 2026
PNG

Kemarahan melanda PNG karena kapal Filipina menangkap lumba-lumba

June 13, 2026
Korupsi

Dua tersangka korupsi dana pengawasan pilkada Kabupaten Pegaf ditahan

June 13, 2026
RSUD Yowari

Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

March 17, 2026
Festival

Rayakan budaya, Festival Pasifika Auckland tarik 25 ribu pengunjung

March 17, 2026
Central Papua Civil

Central Papua Civil Servants Urged Not to Neglect Duties During World Cup

0
WWF

Jayapura Environment Agency and WWF Encourage Communities to Raise Awareness of the Triple Planetary Crisis

0
WWF Indonesia

WWF Program Papua libatkan berbagai kalangan kelola sampah makanan

0
Gubernur Papua Selatan

Gubernur Papua Selatan minta OPD percepat serapan anggaran

0
Gubernur Papua Selatan

Gubernur minta perguruan tinggi di Papua Selatan tingkatkan mutu pendidikan

0
Sidak BBM subsidi

Sidak BBM subsidi di Merauke: Lima kendaraan terindikasi melanggar

0
duta pembelajaran bahasa Indonesia

Duta pembelajaran Bahasa Indonesia bersiap ditempatkan di seluruh Australia

0

English Stories

Central Papua Civil
Pacnews

Central Papua Civil Servants Urged Not to Neglect Duties During World Cup

June 17, 2026
WWF
Pacnews

Jayapura Environment Agency and WWF Encourage Communities to Raise Awareness of the Triple Planetary Crisis

June 17, 2026
Clergy Forum
Pacnews

Clergy Forum Established to Strengthen Ministry and Community Empowerment

June 17, 2026
Indonesian Fishermen
Pacnews

Indonesian Fishermen Repeatedly Shot Dead in PNG Water

June 17, 2026
Lanny Jaya
Pacnews

Lanny Jaya Students Submit Complaint to Papua Human Rights Commission

June 16, 2026

Trending

  • Perusahaan Sawit

    Perusahaan sawit investasikan 2,7 miliar dollar untuk perekonomian PNG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelajar di Yahukimo dilaporkan ditembak saat operasi militer

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petani kakao di PNG dibekali pelatihan pelatih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemarahan melanda PNG karena kapal Filipina menangkap lumba-lumba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua tersangka korupsi dana pengawasan pilkada Kabupaten Pegaf ditahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara