• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Tanki minyak peninggalan Sekutu dan kota satu malam di Teluk Tanah Merah

August 31, 2022
in Tanah Papua
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: - Editor:
tanki minyak

Tanki minyak peninggalan Sekutu yang digunakan pada Perang Dunia II di Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua. - Jubi/dam

0
SHARES
193
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Siang itu terdengar bunyi suara jangkrik di tengah hutan di jalan menuju pelabuhan peti kemas di Depapre, Kabupaten Jayapura Papua, yang hingga kini proses pembangunannya belum tuntas. Tampak sebuah tanki minyak yang masih berisi solar. Ada tangga untuk menaiki tanki itu dan solarnya sudah berubah warna menjadi hitam.

Banyak lumut yang menempel pada tanki minyak yang diketahui adalah peninggalan tentara Sekutu-Amerika Serikat pada Perang Dunia II, yang hingga kini masih berdiri kokoh.

Itu salah satu dari 23 tanki minyak yang pernah dibangun pasukan Sekutu di Teluk Tanah Merah, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua pada April 1944.

Sumber lain menyebut ada 29 tanki minyak. Tetapi fakta di lapangan, jumlah itu semakin berkurang. Di wilayah Depapre hanya terlihat tersisa beberapa saja. Bahkan beberapa mungkin hilang ditelan waktu atau habis di tangan para pencari besi tua.

“Orang-orang tua bercerita waktu itu malam hari tentara Sekutu membangun tanki-tanki dan besok siang sudah jadi kota. Dorang semua [warga kampung] kaget dan bilang kota dalam satu malam,” kata Amos Soumilena, warga Kampung Tablanusu, kepada jubi.id, di Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (23/8/2022).

Dia juga meragukan jumlah tanki minyak yang masih tersisa. Katanya, perlu dihitung ulang agar tepat. Namun tokoh utusan masyarakat adat dari Tanah Papua dalam Kongres I Masyarakat Adat Nusantara itu tak memungkiri kalau bekas tanki Perang Dunia II di Depapre perlahan hilang satu persatu. Pertama, karena tangan-tangan tidak bertanggung jawab yang membongkar dan mengambil menjadi besi tua. Kedua, mungkin juga hilang karena longsor dan rusak.

“Tapi yang jelas tanki-tanki itu sangat kuat dan masih ada sebagian berdiri kokoh dan tidak karat serta ditumbuhi lumut dan semak belukar,” kata Soumilena.

BERITATERKAIT

Masyarakat sipil Papua Barat menyerukan akses untuk PBB dan Pasifik

Koalisi tagih janji Prabowo selesaikan masalah politik Papua secara damai

Wagub Papua apresiasi Papuan Leaders Bootcamp II

Kunjungan Sekjen PBB mesti menjadi momentum membuka masalah dekolonisasi Papua Barat

Menurut Soumilena, hampir sebagian besar tanki ini dibangun di atas tanah adat milik klen Tonggrotouw, klen Soumilena, klen Andatu, klen Banondi, dan klen Yarisetow.

“Semua tanki minyak milik Sekutu ini dibangun di atas tanah klen-klen tersebut,“ katanya seraya menambahkan jelas tidak ada ganti rugi atau bentuk kompensasi karena memang saat itu dalam suasana Perang Dunia II antara Amerika Serikat dan sekutunya melawan Jepang.

Dia menambahkan kini setelah 78 tahun masih tampak tanki minyak sisa peninggalan tentara Sekutu di Depapre.

“Sayang peninggalan sudah ada yang hilang,” katanya seraya menambahkan mestinya barang bernilai sejarah itu dijaga dan dirawat sebagai aset untuk menarik wisata sejarah kisah perang Pasifik di Tanah Papua.

tanki minyak
Tanki minyak peninggalan Sekutu yang digunakan pada Perang Dunia II di Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua yang dirusak orang tidak bertanggung jawab. – Jubi/dam

Mac Arthur dan Armada VII

Sebenarnya tentara Jepang dari Armada VIII dan IX pimpinan Vice Admiral Endo dan Panglima Angkatan Darat Jepang Jenderal Inada sudah menguasai Hollandia, kini Jayapura, sejak 19 April 1942 atau setahun setelah pemboman di Pangkalan Militer Amerika Serikat di Pearl Harbour, 7 Desember 1941.

“Jepang mulai membangun jalan raya dari Hollandia [Jayapura] ke Pim sampai ke Sentani,” tulis Arnold Mampioper dalam buku berjudul Jayapura Ketika Perang Pasifik, 1972.

Selanjutnya, tulis mantan beestur di zaman pemerintah Nederlans Nieuw Guinea itu, Jepang juga membangun tiga lapangan terbang di Sentani dan Doyo serta dilengkapi pula dengan meriam penangkis udara.

Bersamaan dengan itu pula tentara Jepang menempatkan sebanyak 350 pesawat jenis Zero. Pesawat Mistsubishi A6M Zero adalah pesawat tempur jarak jauh yang dioperasikan Angkatan Laut Kekaisaran Jepang dari 1940-1945. Sekutu menyebutnya Zero semenjak Angkatan Laut Jepang mulai menggunakan pesawat itu pada 1940.

Jepang bertahan di Hollandia sejak April 1942 sampai April 1944. Tepat pukul 10.00 pagi pada 22 April 1944, tentara Sekutu bersama Armada VII di bawah pimpinan General Douglas Mac Arthur menginjakkan kakinya di Hollandia, tepatnya di pantai Hamadi, yang kemudian disebut Inavasie Strand.

Gubernur Nederlands Nieuw Guinea, Prof Dr Jaan van Baal, kemudian membangun tugu peringatan pendaratan tentara Sekutu di Pantai Hamadi.

tanki minyak
Tugu peringatan pendaratan tentara Sekutu di pantai Hamadi, Kota Jayapura, Papua. – Jubi/dam

Amerika menjatuhkan bom dari udara sejak 30 Maret 1944 sampai dengan 16 April 1944. Tentara Jepang tidak siap dan kaget karena serangan mendadak ala Mac Arthur, strategi loncat katak alias island hopping.

Turut serta dalam operasi Rocklese yang didukung oleh 215 kapal di bawah pimpinan Admiral DE Barkley da Lt jenderal RL Eichleberbger.

Jenderal Eichelberger kemudian menulis buku berjudul Jungle Road to Tokyo yang melukiskan kisah mereka membumihanguskan gua-gua Jepang di Biak dengan gasoline dalam merebut wilayah tersebut dengan membangun pangkalan di Pulau Owi.

Pada 22 April 1944, puluhan tanki minyak mulai dibangun di Teluk Tanah Merah, Depapre karena saat itu tentara Sekutu menyerbu lewat dua arah masuk Teluk Humboltd dan juga melalui Teluk Tanah Merah, hingga membangun tanki-tanki minyak di wilayah.

Tentara Sekutu juga menghujani bom di pangkalan angkatan laut. Tempat 340 pesawat jenis Zero di Sentani dihancurkan.

“Kami menyaksikan bagaimana pesawat-pesawat tempur Amerika Serikat melewati permukaan Danau Sentani dan menyerbu pangkalan udara di Sentani. Bom banyak berjatuhan dan kami berhamburan sembunyi di balik dusun-dusun sagu karena bom tidak meledak di situ,” kenang Hans Ohee (86 tahun), warga kampung Asei di tepian Danau Sentani.

Divisi Infantri ke-24 Amerika Serikat lah yang ikut membangun tanki-tanki minyak di Teluk Tanah Merah, Depapre pada 22 April, guna mendukung persiapan menyerbu Biak dan selanjutnya ke Morotai dan Manila Filipina.

Mac Arthur juga membangun rumah dan markas angkatan Darat Amerika Serikat di Ifar Gunung, di bawah kaki Gunung Cycloop atau Dafonsoro serta melihat ke landasan pacu bekas tentara Jepang yang sudah dikuasai Amerika Serikat kala itu.

Lepas dari semua kisah Perang Pasifik di Tanah Papua, jelas merupakan periode baru yang sangat berat, sulit dalam menimpa kehidupan mereka. Memasuki kehidupan dengan disiplin tentara selama pendudukan Jepang, melawan dibunuh perintah kerja paksa harus diterima.

Tanah-tanah adat harus diserahkan untuk kepentingan perang, termasuk tanah tanah adat milik beberapa klen di Depapre. Kota dalam satu malam telah membawa perubahan berarti bagi masyarakat setempat, baik di Depapre maupun seluruh Tanah Papua. (*)

Tags: Kabupaten JayapuraPapuaPerang Dunia IItanki minyak Sekutu
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Masyarakat sipil Papua Barat

Masyarakat sipil Papua Barat menyerukan akses untuk PBB dan Pasifik

October 22, 2026
Janji Prabowo selesaikan masalah Papua

Koalisi tagih janji Prabowo selesaikan masalah politik Papua secara damai

October 20, 2026

Wagub Papua apresiasi Papuan Leaders Bootcamp II

October 20, 2026

Kunjungan Sekjen PBB mesti menjadi momentum membuka masalah dekolonisasi Papua Barat

October 19, 2026

Gubernur Nawipa: Gereja berperan penting dalam pembangunan masyarakat Papua

October 17, 2026

Kriya Papua Ticha tampil di pameran internasional Korea Selatan

October 16, 2026
Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands
24 October 2026
Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands

Jayapura, Jubi – Residents of Mulima village in Libarek district, Jayawijaya regency, Papua Highlands, have condemned suspected arson after a [...]

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

October 25, 2026
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

October 24, 2026
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

October 24, 2026
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

October 24, 2026
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

October 24, 2026
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

October 24, 2026
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

October 24, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

October 24, 2026
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

October 24, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Calon Ketum PSSI Papua Barat

Komite Pemilihan tetapkan empat calon Ketum PSSI Papua Barat

October 24, 2026
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

0
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

0
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

0
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

0
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

0
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

0
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara