• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Kunjungan Sekjen PBB mesti menjadi momentum membuka masalah dekolonisasi Papua Barat

October 19, 2026
in Polhukam, Lapago
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: CR18 - Editor: Arjuna Pademme
Kunjungan Sekjen PBB

Para pengurus KNPB Baliem Barat- Dok. KNPB Baliem Barat

0
SHARES
37
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sentani, Jubi — Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Baliem Barat, Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan menyatakan kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, ke Indonesia mesti menjadi momentum membuka masalah dekolonisasi Papua Barat.

Antonio Guterres tiba di Indonesia dalam rangka kunjung kerja resmi pada Sabtu malam (17/10/2026).

Ketua KNPB Sektor Pitano, Baliem Barat, Awani Wanimbo, menyatakan kunjungan Antonio Guterres ke Indonesia pada 17 hingga 19 Oktober 2026, tidak boleh hanya dipahami sebagai agenda hubungan bilateral antara PBB dan Pemerintah Indonesia.

Menurutnya, momentum ini harus digunakan untuk kembali mengangkat pertanyaan mendasar dan selama ini belum memperoleh penyelesaian politik yang dapat diterima oleh seluruh pihak berkepentingan.

Wanimbo menyatakan bahwa persoalan Papua Barat tidak boleh direduksi semata-mata menjadi persoalan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang harus segera ditangani.

“Upaya perlindungan dan penegakan HAM dinilai tidak dengan sendirinya menyelesaikan persoalan status politik Papua Barat maupun hak untuk menentukan nasib sendiri,” kata Awani Wanimbo dalam pesan tertulisnya, Senin (19/10/2026).

KNPB Baliem Barat menyatakan, penyelesaian akar masalah Papua yang hanya berorientasi pada bantuan pembangunan, dialog keamanan, atau perbaikan hubungan bilateral tanpa membahas akar persoalan politik, berisiko membuat eskalasi konflik terus berulang dan meningkat.

BERITATERKAIT

Festival Kopi: Momentum membumikan kopi Papua Tengah

KNPI Jayawijaya: Kunjungan Sekjen PBB ke Indonesia jangan hanya formalitas

Gubernur Nawipa: Gereja berperan penting dalam pembangunan masyarakat Papua

Koalisi desak akses bagi utusan PBB dan Pasifik ke Tanah Papua

Karenanya, KNPB Baliem Barat mendesak agar masalah West Papua ditempatkan dalam pembahasan yang lebih menyeluruh, dengan memperhatikan prinsip dekolonisasi, hak menentukan nasib sendiri, perlindungan masyarakat adat, serta kewajiban internasional bidang HAM.

Pihaknya pun meminta Sekjen PBB tidak hanya mendengarkan penjelasan Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Akan tetapi melihat langsung situasi terkini di Papua Barat (West Papua).

KNPB Baliem Barat menegaskan bahwa masyarakat adat, korban kekerasan, pengungsi internal, keluarga korban, pembela HAM, tokoh gereja, serta perwakilan masyarakat sipil Papua perlu diberikan ruang yang bermakna untuk menyampaikan pengalaman, aspirasi, dan pandangan mereka.

“[Kami juga] mendorong Dewan HAM PBB dan Sekjen PBB untuk membuka saluran komunikasi yang kredibel dengan berbagai representasi rakyat West Papua, membuka ruang dialog terhadap kesaksian korban, serta mendukung akses kemanusiaan dan pemantauan pelanggaran HAM secara independen di Papua,” ucap Wanimbo.

Ia menegaskan bahwa rakyat Papua bukan sekadar objek kebijakan pembangunan atau objek pembicaraan diplomatik. Mereka adalah manusia yang memiliki martabat, hak, sejarah, identitas, dan aspirasi politik yang harus didengar.

KNPB Baliem Barat mengingatkan bahwa prinsip penentuan nasib sendiri merupakan prinsip fundamental dalam hukum internasional, sebagaimana tertuang dalam Piagam PBB, Pasal 1 Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik, serta Resolusi Majelis Umum PBB 1514 (XV) tentang pemberian kemerdekaan kepada negeri-negeri dan bangsa-bangsa terjajah.

Karenanya, KNPB Baliem Barat menyerukan agar PBB memberi perhatian pada dimensi historis dan hukum internasional dari persoalan West Papua, termasuk penentuan hak nasib sendiri Bangsa Papua Barat.

Mendorong kajian dan dialog internasional yang terbuka berdasarkan bukti sejarah, dokumen hukum serta prinsip-prinsip PBB yang relevan.

“Pembangunan dan perlindungan HAM tidak boleh digunakan untuk menutup ruang pembahasan mengenai aspirasi politik rakyat Papua,” ujarnya.

KNPB Baliem Barat mengajak seluruh rakyat Papua Barat, organisasi masyarakat sipil, gereja, mahasiswa, pemuda, perempuan, akademisi, dan jaringan solidaritas internasional memanfaatkan momentum ini melalui aksi damai, penyampaian aspirasi secara tertulis, dokumentasi yang dapat diverifikasi, serta komunikasi dengan lembaga-lembaga internasional.

Katanya, perjuangan politik harus terus dibangun melalui pengorganisasian rakyat, penguatan pengetahuan, dokumentasi fakta, dan diplomasi yang konsisten.

“Setiap langkah harus menjaga keselamatan masyarakat sipil dan menghindari tindakan yang membahayakan warga.”

KNPB Baliem Barat menegaskan bahwa perhatian internasional tidak boleh berhenti pada pengakuan bahwa terdapat persoalan di West Papua.

Perhatian tersebut harus membuka jalan bagi penanganan akar konflik dan penghormatan terhadap hak-hak rakyat Papua.

“PBB harus mendengar suara hati rakyat West Papua, HAM harus dilindungi. Akar konflik harus dibahas di forum-forum internasional, hak menentukan nasib sendiri harus memperoleh ruang yang nyata dalam proses politik yang damai dan demokratis,” kata Wanimbo.

KNPB Baliem Barat pun meminta dan menyerukan kepada Sekjen PBB untuk memberikan perhatian khusus terhadap situasi pelanggaran HAM dan krisis kemanusiaan di West Papua.

Mendorong akses kemanusiaan yang aman bagi masyarakat terdampak konflik, termasuk pengungsi internal di West Papua.

Mendukung pemantauan HAM yang independen serta akses bagi mekanisme HAM PBB yang relevan.

Membuka ruang dialog dengan representasi masyarakat sipil dan masyarakat adat West Papua.

Mendorong pembahasan yang serius mengenai akar historis dan politik konflik West Papua, termasuk prinsip hak menentukan nasib sendiri.

Memastikan bahwa aspirasi dan kepentingan rakyat Papua tidak diabaikan dalam setiap pembahasan internasional yang menyangkut masa depan mereka. Rakyat West Papua bukan penonton diplomasi internasional.

Rakyat Bangsa Papua menolak dengan tegas atas definisi orang asli Papua yang didorong oleh Kementerian Dalam Negeri untuk kepentingan politik hak penentuan nasib sendiri bagi Bangsa Papua, karena yang punya hak suara dalam proses hak penentuan nasib sendiri adalah orang pribumi Bangsa Papua bukan non-Papua.

Rakyat Bangsa Papua menuntut Presiden Prabowo Subianto bertanggung jawab atas penghilangan paksa nyawa dua orang, 1 siswa kelas 3 SMK N 1 Dekai dan 1 warga sipil oleh pasukan marinir TNI-Polri di Yahukimo, dan segera kembalikan jasadnya kepada keluarga korban agar mereka melakukan pemakaman secara terhormat dan manusiawi. (*)

Tags: DekolonisasiKunjunganmasalahmomentumPapuaPBBSekjen
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Festival Kopi Papua Tengah

Festival Kopi: Momentum membumikan kopi Papua Tengah

October 19, 2026
Kunjungan Sekjen PBB

KNPI Jayawijaya: Kunjungan Sekjen PBB ke Indonesia jangan hanya formalitas

October 19, 2026

Gubernur Nawipa: Gereja berperan penting dalam pembangunan masyarakat Papua

October 17, 2026

Koalisi desak akses bagi utusan PBB dan Pasifik ke Tanah Papua

October 17, 2026

Kriya Papua Ticha tampil di pameran internasional Korea Selatan

October 16, 2026

Derby Papua: Dua klub musafir, Mutiara Hitam versus Badai Pasifik

October 15, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Southern Papua’s last conservation stronghold threatened by fires and development
19 October 2026
Southern Papua’s last conservation stronghold threatened by fires and  development

Jayapura, Jubi – The Indonesian Forum for the Environment (WALHI) Papua says forest and land fires in South Papua province [...]

GIDI calls for military operations in Korowai to stop amid displacement fears
19 October 2026
GIDI calls for military operations in Korowai to stop amid displacement fears

Jayapura, Jubi – The Legal and Human Rights Department of the Evangelical Christian Church in Indonesia (GIDI) has called on [...]

KINGMI Church calls for urgent aid for civilians reportedly displaced in Papua Highlands
17 October 2026
KINGMI Church calls for urgent aid for civilians reportedly displaced in Papua  Highlands

Jayapura, Jubi – The Evangelical Christian Church (KINGMI) in the Land of Papua has called on the Indonesian Government and [...]

Thick smoke continues to blanket Fakfak as forest fires burn across West Papua
17 October 2026
Thick smoke continues to blanket Fakfak as forest fires burn across West  Papua

Jayapura, Jubi – Thick smoke continued to blanket Fakfak, the capital of Fakfak Regency in West Papua, on Friday (October [...]

Intan Jaya students mark one year since Soanggama killings
16 October 2026
Intan Jaya students mark one year since Soanggama killings

Jayapura, Jubi — Dozens of students from the Somatua Intan Jaya Independent Student Community (KOMISI) have held a public rally [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
IM3

IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max

October 19, 2026
Dinkes Papua Tengah gelar workshop

Dinkes Papua Tengah tingkatkan kompetensi tenaga kesehahan lewat workshop

October 19, 2026
Festival Kopi Papua Tengah

Festival Kopi: Momentum membumikan kopi Papua Tengah

October 19, 2026
Kunjungan Sekjen PBB

KNPI Jayawijaya: Kunjungan Sekjen PBB ke Indonesia jangan hanya formalitas

October 19, 2026
Kunjungan Sekjen PBB

Kunjungan Sekjen PBB mesti menjadi momentum membuka masalah dekolonisasi Papua Barat

October 19, 2026
Berung Kasuari

Sawit dibuka, pohon ditebang, hutan hilang, burung terbang menjauh

October 19, 2026
Perundingan iklim tanpa kesepakatan ilmiah

Perundingan iklim IPCC di Ethiopia berakhir tanpa kesepakatan laporan ilmiah

October 19, 2026
Kapolda Papua Barat dilaporkan ke Kompolnas dan praperadilan

Kuasa hukum tersangka berencana laporkan Kapolda Papua Barat ke Kompolnas

October 19, 2026
Raja Ampat, Tambang, Nikel

Tambang masih mengancam Raja Ampat

October 19, 2026
Gubernur Nawipa

Gubernur Nawipa: Gereja berperan penting dalam pembangunan masyarakat Papua

October 17, 2026
Berung Kasuari

Sawit dibuka, pohon ditebang, hutan hilang, burung terbang menjauh

October 19, 2026
Derby Papua

Derby Papua: Gawang PSBS Biak ‘dihujani’ gol oleh mantan pemain

October 18, 2026
Suasana demonstrasi di Perumnas III Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Sabtu (15/08/2026) - Jubi/Larius Kogoya

Nilai Indonesia alami kemunduran kebebasan sipil, Civicus soroti Papua

October 19, 2026
Benteng konservasi

Benteng konservasi terakhir di Papua Selatan terancam rusak

October 17, 2026
IM3

IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max

0
Dinkes Papua Tengah gelar workshop

Dinkes Papua Tengah tingkatkan kompetensi tenaga kesehahan lewat workshop

0
Festival Kopi Papua Tengah

Festival Kopi: Momentum membumikan kopi Papua Tengah

0
Kunjungan Sekjen PBB

KNPI Jayawijaya: Kunjungan Sekjen PBB ke Indonesia jangan hanya formalitas

0
Kunjungan Sekjen PBB

Kunjungan Sekjen PBB mesti menjadi momentum membuka masalah dekolonisasi Papua Barat

0
Berung Kasuari

Sawit dibuka, pohon ditebang, hutan hilang, burung terbang menjauh

0
Perundingan iklim tanpa kesepakatan ilmiah

Perundingan iklim IPCC di Ethiopia berakhir tanpa kesepakatan laporan ilmiah

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara