Jayapura, Jubi – Gawang PSBS Biak ‘dihujani’ gol oleh para mantan pemainnya dalam laga derby Papua saat tim yang dijuluki Badai Pasifik itu melawan saudara tuanya, Persipura Jayapura pada pekan Liga 2 keenam Pegadaian Championship 2026/2027, di Stadion Sriwedari Solo, Jawa Tengah, Sabtu sore (17/10/2026).
Tiga mantan pemain PSBS Biak mencetak lima gol dalam laga yang berakhir dengan skor 1-6 untuk kemenangan ‘Mutiara Hitam’ Persipura itu.
Alexsandro Ferreira mencetak hattrick (tiga gol) ke gawang eks timnya. Kelly Sroyer dan Febrianto Uopmabin menciptkan masing-masing satu gol.
Satu gol kemenangan Persipura lainnya dicetak oleh Elisa Yahya Basna. Sementara gol hiburan PSBS Biak diciptakan Samuel Viktor Gwijangge menjelang laga berakhir.
Meski berhasil membobol gawang PSBS Biak, namun tak ada selebrasi kemenangan dari Alexandro Ferreira, Kelly Sroyer dan Febrianto Uopmabin.
Tiga gol yang diciptakan Alexandro Ferreira pada laga ini, membuat penyerangan asal Brazil itu masuk dalam deretan top skor dengan torehan 4 gol.
Sebelum laga, pengamat sepak bola Papua, Daniel Womsiwor memprediksi bahwa di atas kertas Persipura sudah pasti lebih unggul mengingat materi pemain dan dukungan finansial memadai.
Dalam laga ini, Persipura Jayapura membuka keunggulan melalui gol Elisa Yahya Basna pada babak pertama. Namun, tim besutan Regi Aditya baru benar-benar menunjukkan ketajamannya setelah turun minum.
Pelatih Persipura Jayapura, Regi Aditya bersyukur atas kemenangan timnya. Ia mengapresiasi kerja keras para pemainnya yang mampu menjaga komitmen sejak awal hingga akhir pertandingan.
“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa terkait kemenangan pada sore hari ini. Saya mengapresiasi sekali bagaimana pemain bekerja keras sejak menit pertama sampai akhir,” kata Regi Aditya usai laga dilansir dari laman http://ileague.id, Minggu (18/10/2026).
Regi Aditya mengakui Persipura sempat mengalami kesulitan pada babak pertama karena PSBS Biak menerapkan permainan bertahan.
Namun, kesabaran dan komitmen para pemain menjadi kunci keberhasilan timnya mencetak banyak gol selepas jeda.
“Pada babak pertama, kami memang sedikit struggle. Mereka bertahan, tetapi karena kesabaran dan komitmen dari semua pihak, terutama pemain, pada babak kedua akhirnya bisa mencetak banyak gol,” ujarnya.
Di sisi lain, Regi Aditya juga mengapresiasi PSBS Biak yang dinilainya memiliki permainan luar biasa dan sejumlah pemain potensial, dan berharap PSBS mampu meraih hasil positif pada pertandingan berikutnya.
“Saya mengapresiasi juga permainan yang luar biasa dari PSBS Biak dan banyak pemain potensial. Semoga sukses untuk pertandingan selanjutnya,” ucapnya. (*)




















Discussion about this post