Jayapura, Jubi – PSBS Biak Numfor akan menjamu Borneo FC pada lanjutan kompetisi Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/3/2025) besok. Tim berjulukan Badai Pasifik itu berharap bisa meraih hasil maksimal untuk mengakhiri tren tanpa kemenangan mereka.
PSBS Biak masih akrab dengan hasil imbang. Mereka masih kesulitan mendapatkan tiga poin. Dalam delapan laga secara beruntun, PSBS hanya bisa meraih enam hasil imbang dan menelan dua kali kekalahan.
Hasil itu membuat mereka masih tertahan di papan bawah di peringkat ke-12 pada klasemen sementara Liga 1 dengan mengumpulkan 31 poin. Mereka butuh kemenangan kontra Borneo FC agar bisa mendongkrak posisi mereka dan menjauhi zona degradasi.
Juru taktik PSBS asal Argentina, Marcos Guillermo Samso mengungkapkan jelang menghadapi Borneo mereka mengawali persiapan dengan memfokuskan pada recovery pemain. Dan tentunya, mereka juga sudah mematangkan taktik untuk menghadapi Borneo.
Ia menyatakan seluruh pemainnya sudah dalam kondisi siap tempur. Skuad Badai Pasifik sudah bersemangat untuk berjuang merebut tiga poin di laga kandang mereka.
“Kita fokus recovery pemain setelah bertanding di Padang, kemarin kita juga latihan taktik untuk pertandingan besok. Semua pemain sudah siap dan semua semangat. Tim kami membawa energi positif untuk menghadapi laga besok,” kata Samso dalam rekaman konferensi pers yang dikirim oleh media officer PSBS, Rabu (5/3/2025).
Samso yang sebelumnya menjabat sebagai direktur teknik PSBS itu juga mengatakan timnya fokus membenahi kekurangan mereka yang terlihat pada laga-laga sebelumnya. Mereka terus bekerja keras dalam latihan untuk menutup kekurangan agar bisa mendapatkan hasil positif kontra Borneo.
“Beberapa pertandingan kita belum bisa menang, kita lagi kerja keras dan akan berusaha memperbaiki kelemahan kita. Pada pertandingan besok kita tahu harus merubah situasi itu. Kita fokus di berapa pertandingan, dan beberapa laga kita belum bisa menang dan kita berlatih keras untuk mencari solusi dalam membenahi kelemahan kita,” ujarnya.
Ia membeberkan timnya sudah membaca dan mengantongi kekuatan Borneo lewat rekaman video. Namun, Samso mengaku Borneo merupakan lawan yang berat, terlebih mereka baru saja melakukan pergantian pelatih.
“Tim pelatih kita sudah menonton strategi Borneo untuk menghadapi mereka, kita juga sudah melakukan persiapan matang untuk laga besok. Pelatih mereka sudah berganti dan pasti akan berbeda. Kita sudah pernah melawan mereka tapi laga besok pasti akan jauh berbeda karena banyak perubahan,” bebernya.
Gelandang muda PSBS, Arjuna Agung mewakili rekan-rekannya menyatakan siap untuk meladeni Borneo. Mereka akan berjuang untuk memetik tiga poin di markas sendiri.
“Kami pemain sudah dalam kondisi baik dan kami siap untuk menghadapi Borneo besok untuk merebut poin. Kita sebagai pemain akan berjuang untuk tampil sebaik mungkin demi meraih hasil maksimal,” kata Arjuna.
Ogah finis di papan bawah
Kompetisi Liga 1 hanya tinggal menyisakan 9 laga. PSBS Biak bertekad memperbaiki posisi mereka agar tak mengakhiri musim kompetisi di papan bawah. Skuad Badai Pasifik ingin finis di peringkat yang lebih baik.
Untuk mewujudkan target mereka itu, Samso mengaku timnya terus berlatih keras dan saling introspeksi untuk membenahi kelemahan dan kesalahan mereka agar bisa mengakhiri paceklik kemenangan.
“Kita berlatih dengan intensitas yang sama dan kita perlu mendapatkan kemenangan untuk bisa memperbaiki posisi kita di akhir kompetisi nanti. Kompetisi sangat kompetitif, tim papan bawah bisa menang lawan tim papan atas, dan begitu pula sebaliknya,” katanya.
Meksi menargetkan finis di posisi yang lebih baik, Samso menuturkan penampilan timnya di Liga 1 musim ini sudah cukup memuaskan karena mereka bisa bersaing meski berstatuskan tim debutan yang baru promosi dari Liga 2 musim lalu.
“Kita menargetkan posisi paling tinggi, tapi kita baru promosi dan hasil ini sudah cukup baik, karena semua pengurus dan pemain telah bekerja keras di Liga 1. Tapi kita akan berjuang untuk bisa finis lebih baik di klasemen akhir. Kita terus latihan dan akan berusaha maksimal di setiap pertandingan,” ujarnya.
Pada laga kontra Borneo besok, PSBS tak bisa diperkuat oleh kapten mereka, Fabiano Beltrame. Bek naturalisasi dari Brasil itu harus absen karena terkena kartu merah pada laga sebelumnya menghadapi Semen Padang. Samso mengungkapkan posisi Beltrame akan sementara akan diisi oleh Jonata Machado yang berposisi asli sebagai gelandang.
“Kita harus kehilangan dia (Beltrame) karena kartu merah dan Jonata Machado sementara akan menggantikan posisi dia,” ungkapnya.
Arjuna Agung menyebut timnya harus bekerja keras untuk bisa mendapatkan tiga poin menghadapi Borneo FC. Menurut dia, timnya harus tetap kompak dan tampil enjoy agar bisa mencapai target.
“Kita harus lebih kompak dalam pertandingan besok dan menurut saya kita harus bermain enjoy untuk mendapatkan hasil positif,” kata Arjuna.
Dari kubu Borneo FC, pelatih baru Joaquin Gomez yang baru saja menggantikan posisi Pieter Huistra mengatakan dirinya akan berupaya agar kondisi pemainnya tetap dalam kondisi bugar di tengah jadwal laga tandang yang berdekatan.
“Kami terus berupaya memastikan kondisi pemain kami tetap optimal. Itu memberikan banyak lapisan persiapan agar kami lebih siap menghadapi pertandingan,” kata Gomez.
Borneo FC juga sedang mengalami penurunan performa. Tim asal Kalimantan Timur itu kini menempati peringkat ke-8 dengan mengoleksi 38 poin. (*)






















Discussion about this post