Jayapura, Jubi – Tim berjuluk Badai Pasifik, PSBS Biak, akan melakoni laga perdana menghadapi Arema FC pada Senin (11/8/2025) dalam putaran pertama I-League BRI musim 2025/2026. Namun, persiapan tim asal Kota Karang Panas, Biak—yang kini bermarkas di Sleman—dinilai belum maksimal.
“Saya berani katakan belum maksimal karena seluruh materi pemain diganti, pelatih baru, tujuh pemain asing juga baru, dan manajemen pun berganti. Apalagi mereka baru menjalani uji coba sebanyak tiga kali saja,” kata pengamat sepak bola sekaligus Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Cenderawasih, Dr. Daniel Womsiwor, kepada jubi.id di Kampus FIK Waena, Jumat (8/8/2025).
Menurutnya, secara periodik, persiapan tim sangat kurang. Kompetisi akan segera dimulai, namun tim belum sepenuhnya siap.

“Rekrutmen pemain baru langsung dilakukan oleh manajemen PSBS Biak. Jadi bisa dikatakan tim Napi Bongkar ini sebenarnya belum siap untuk mengikuti kompetisi secara maksimal,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa sebagian besar pemain musim lalu yang membawa PSBS Biak finis di 10 besar Liga 1 telah hengkang. Hanya beberapa pemain yang bertahan, termasuk Nelson Alom dan M. Tahir.
“Manajemen langsung merekrut pemain baru, termasuk tujuh pemain asing, dan pelatih dari Argentina serta Portugal. Dengan manajemen baru, tentu PSBS masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Saya pikir laga perdana akan menjadi tantangan berat. Harapannya, PSBS Biak bisa mengimbangi permainan Arema FC,” tambahnya.
Dengan jumlah uji coba yang minim—hanya tiga hingga empat kali—ia menilai setidaknya pada pertandingan pertama PSBS harus bisa menampilkan permainan yang solid demi membangun chemistry antarpemain, agar pada pertandingan selanjutnya performa bisa meningkat.
PSBS Biak yang kini dilatih oleh pelatih asal Portugal, Divaldo Alves, telah menjalani uji coba melawan PS Barito Putera dengan hasil imbang 2-2, menahan PSS Sleman 1-1, dan menang tipis atas PSS Sleman 1-0. Sebelumnya, Nelson Alom dan rekan-rekan juga mengalahkan tim lokal Yogyakarta dengan skor telak 7-0.
PSBS Biak baru saja meluncurkan skuad mereka yang akan tampil di BRI Super League 2025/2026. Tim Badai Pasifik kini memiliki 29 pemain. Manajer tim, Yan Artinus Mbaro, menegaskan bahwa kombinasi pemain lama dan baru siap berkolaborasi demi prestasi yang lebih baik dibanding musim sebelumnya. Hal itu dikutip jubi.id dari laman ileague.id, Jumat (8/8/2025).
Dalam peluncuran tersebut, sebanyak 29 pemain diperkenalkan, termasuk tujuh pemain asing. Padahal regulasi BRI Super League 2025/2026 mengizinkan klub mendaftarkan hingga 35 pemain.
“Skuad musim ini ada yang lama, ada yang baru. Pemain lokal sebagian baru, dan semua pemain asing juga baru. Kami masih akan mendatangkan satu pemain asing lagi untuk melengkapi tim,” ujar Yan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberi kelonggaran kepada PSBS Biak untuk menjadikan Sleman sebagai homebase. Yan secara khusus menyebut dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sleman.
“Terutama kepada masyarakat yang telah memberi ruang dan kesempatan bagi PSBS Biak untuk bermarkas di Kabupaten Sleman musim ini. Sudah resmi, kami berkandang di sini, di Stadion Maguwoharjo,” kata Yan.
Menjadi tim musafir bukan hal baru bagi PSBS Biak. Musim lalu, juara Pegadaian Liga 2 2023/2024 ini juga memainkan sebagian besar laga kandangnya di luar Biak. Yan menegaskan bahwa bermain jauh dari rumah tidak akan mengurangi semangat juang tim.
“Yang pasti, di mana pun bermain, para pemain akan menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Untuk itu, tim kami siap tampil maksimal, baik di laga kandang maupun tandang,” tegas Yan.(*)




Discussion about this post