• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

Koalisi tagih janji Prabowo selesaikan masalah politik Papua secara damai

October 20, 2026
in Rilis Pers, Nasional & Internasional
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Janji Prabowo selesaikan masalah Papua

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka - akun Facebook Prabowo Subianto

0
SHARES
16
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua menagih janji kampanye Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mewujudkan penyelesaian masalah politik Papua secara damai sesuai perintah Pasal 46 Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2021.

Pernyataan itu disampaikan Koalisi Penegak Hukum dan HAM Papua tepat pada dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, Selasa (20/10/2026).

Koalisi Penegak Hukum dan HAM Papua terdiri dari LBH Papua, PAHAM Papua, ALDP, KPKC Sinode Tanah Papua, JPIC OFM Papua, Elsham Papua, Yadupa, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, LBH Papua Merauke, LBH Papua Pos Sorong, Kontras Papua, Tong Pu Ruang Aman, LBH Kyadawun.

Koalisi menyatakan, saat masa kampanye, terkait masalah Papua, Prabowo berjanji menegakkan hukum, memperkuat aparat dan mempercepat pembangunan ekonomi, menghabisi teroris dan menegakkan HAM.

Namun dalam dua tahun terakhir Rezim Prabowo-Gibran ini, menunjukkan fakta hanya fokus pada memperkuat aparat dan pembangunan ekonomi, yang justru telah meningkatkan kasus dugaan pelanggaran HAM, pengungsi internal akibat konflik bersenjata.

Terlanggarnya hak masyarakat adat serta ruang hidupnya yang menimbulkan titik api, serta nihilnya pemenuhan hak atas keadilan bagi korban pelanggaran HAM.

“Berdasarkan pemantauan dalam dua tahun Rezim Prabowo-Gibran, pemerintah pusat benar-benar hanya fokus pada sektor keamanan sebagaimana terlihat melalui fakta mobilisasi tentara non-organik,” kata Koalisi dalam siaran pers tertulis, Selasa (20/10/2026).

BERITATERKAIT

Wagub Papua apresiasi Papuan Leaders Bootcamp II

Kunjungan Sekjen PBB mesti menjadi momentum membuka masalah dekolonisasi Papua Barat

Gubernur Nawipa: Gereja berperan penting dalam pembangunan masyarakat Papua

Koalisi desak akses bagi utusan PBB dan Pasifik ke Tanah Papua

Menurut Koalisi, Jakarta melalui TNI terus berupaya menguatkan dominasi ekonomi politik dengan penambahan pos-pos militer permanen dalam bentuk Brigade Teritorial Pembangunan (BTP) sebanyak 25 Yonif Teritorial Pembangunan (TP), dan Brigade Pangan.

Sementara itu, dalam bentuk struktur Komando Teritorial hanya dalam dua tahun terakhir ini, Pemerintah Pusat membentuk dua Komando Daerah Militer (Kodam) yaitu Kodam XXIV/Mandala Trikora di wilayah Papua Selatan yang berkedudukan di Merauke pada 2025, dan Kodam XXIX/Mambruk di Nabire, Papua Tengah tahun ini.

“Saat ini di seluruh Tanah Papua terdapat empat Kodam dan tiga Polda. Dalam struktur aparat keamanan, pada 2025 tercatat ada 83.177 anggota tentara dan polisi organik di Tanah Papua. Dari angka itu, 56.517 di antaranya adalah personel TNI dan 26.660 adalah personel Polri,” kata Koalisi.

Selanjutnya pada tahun 2026 kata Koalisi, setidaknya 40-an satgas batalyon non-organik bertugas di Tanah Papua. Kekuatan 400-450 prajurit per satgas batalyon, total pasukan non-organik yang bertugas di Papua mencapai 17.780 orang.

Selain itu, ada 2.239 personel non-organik yang diperbantukan dalam Satgas Cartenz dan Satgas Amole. (

Dengan begitu, jumlah tentara non-organik 17.780 orang dan 2.239 orang polisi non-organik di Tanah Papua pada pada 2026.

Apabila ditambah dengan jumlah tentara dan polisi organik 83.177 orang pada 2025, maka jumlah keseluruhan ada 103.196 aparat keamanan di Tanah Papua.

“Jumlah aparat keamanan di Tanah Papua itu tentunya akan bertambah sebab di Tahun 2026 telah ditambah satu Komando Daerah Militer (Kodam) baru yang bermarkas di Nabire, Papua Tengah.”

Menurut Koalisi, untuk bidang pembangunan ekonomi rezim Prabowo-Gibran mempertahankan pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayah seluas 2 juta hektare di Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Pada praktiknya, PSN disebut di-backup Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan, dan melakukan perampasan tanah adat beberapa marga di sana. Salah satunya adalah Marga Kwipalo yang dilakukan oleh PT. Murni Nusantara Mandiri.

“Sebagian tanah adat Marga Kwipalo itu diberikan kepada institusi militer untuk membangun Mako Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 817/Aoba,” ucap Koalisi.

Di sisi lain, Pemerintah Republik Indonesia mengedepankan pendekatan keamanan di Tanah Papua. Akibatnya tercatat sejak Januari 2026 hingga Agustus 2026, terjadi beberapa konflik bersenjata antara TNI-Polri melawan TPNPB.

Konflik bersenjata itu berujung pada meningkatnya jumlah pengungsi internal di Tanah Papua, yang hingga kini telah mencapai 124.931 jiwa.

Selain itu menurut Koalisi, praktik penangkapan sewenang-wenang dan penyiksaan terhadap masyarakat sipil di dalam wilayah konflik bersenjata mayoritas dilakukan oknum anggota TNI non-organik.

Padahal mereka tidak memiliki kewenangan penangkapan sebagaimana yang terjadi di Kabupaten Maybrat dan Yahukimo di awal-awal pada 2026.

“Bahkan ada beberapa masyarakat sipil Papua yang menjadi korban penghilangan paksa, penembakan serta tindakan pembunuhan di luar hukum.”

Praktik pembungkaman ruang demokrasi dengan pendekatan kekerasan, ancaman kriminalisasi dan praktik kriminalisasi terhadap aktivis mahasiswa Papua juga disebut mengisi beranda 2026.

Bahkan ada beberapa aktivis mahasiswa Papua yang menjadi korban penembakan saat pembubaran aksi damai dengan pendekatan kekerasan.

Selain itu, ada beberapa aktivis mahasiswa Papua yang menjadi korban kriminalisasi.

Koalisi pun menilai, prinsipnya selama dua tahun Rezim Prabowo-Gibran hanya fokus pada isu keamanan dan ekonomi. Ini terlihat melalui fakta penambahan struktur aparat keamanan organik dan non-organik di Tanah Papua.

Karenanya, Koalisi berpendapat dalam dua tahun Rezim Prabowo-Gibran telah sukses membangun cengkraman militerisme secara sistematik dan struktural di Tanah Papua.

Koalisi Penegak Hukum dan HAM Papua pun meminta Presiden Republik Indonesia segera wujudkan janji kampanye politiknya terkait penyelesaian persoalan politik Papua secara damai yang sesuai juga dengan perintah Pasal 46 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 dan penegakan HAM;

Ketua MPR RI segera mengkoordinasikan dengan Presiden Republik Indonesia untuk memutuskan rantai Operasi Militer Selain Perang (OMSP), dalam mem-backup praktik eksploitasi SDA Papua melalui Proyek Strategis Nasional yang telah melanggar HAM dan ruang hidup masyarakat adat Papua di atas wilayah adat Papua.

Ketua DPR RI dan DPD RI segera revisi tugas pokok Operasi Militer Selain Perang dalam UU Nomor 3 Tahun 2025, yang telah melegalkan cengkeraman militer secara sistematik dan struktural pemulus praktik eksploitasi SDA Papua melalui PSN, yang telah melanggar HAM dan ruang hidup masyarakat adat Papua di atas wilayah adat Papua.

Menteri Pertahanan Republik Indonesia segera hentikan praktik eksploitasi SDA Papua melalui PSN menggunakan Operasi Militer Selain Perang, yang telah melanggar HAM dan ruang hidup masyarakat adat Papua serta menimbulkan 9.152 titik api di atas wilayah adat Papua;

Menteri HAM RI segera perkuat independensi UU Nomor 39 Tahun 1999 dan UU Nomor 26 Tahun 2000 dan meningkatkan anggaran penyelidikan dugaan pelanggaran HAM berat serta penegakan HAM di Pengadilan HAM serta mendorong penyelesaian persoalan politik Papua.

Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia dan Komisi Yudisial Republik Indonesia segera bentuk Majelis Hakim Pengadilan HAM pada Tingkat Kasasi dan segera sidangkan kasus pelanggaran HAM berat Paniai Berdarah;

Kepala Daerah, Anggota MRP dan Anggota DPR se-Provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh Tanah Papua wajib melindungi, menghormati, menegakkan dan memajukan Hak Asasi Manusia Papua di tengah ambisi eksploitasi SDA Papua melalui Proyek Strategis Nasional yang diwujudkan melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP) di Tanah Papua. (*)

Tags: janjiKoalisimasalahPapuaPolitikPrabowo
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Wagub Papua apresiasi Papuan Leaders Bootcamp

Wagub Papua apresiasi Papuan Leaders Bootcamp II

October 20, 2026
Kunjungan Sekjen PBB

Kunjungan Sekjen PBB mesti menjadi momentum membuka masalah dekolonisasi Papua Barat

October 19, 2026

Gubernur Nawipa: Gereja berperan penting dalam pembangunan masyarakat Papua

October 17, 2026

Koalisi desak akses bagi utusan PBB dan Pasifik ke Tanah Papua

October 17, 2026

Kriya Papua Ticha tampil di pameran internasional Korea Selatan

October 16, 2026

Derby Papua: Dua klub musafir, Mutiara Hitam versus Badai Pasifik

October 15, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Southern Papua’s last conservation stronghold threatened by fires and development
19 October 2026
Southern Papua’s last conservation stronghold threatened by fires and  development

Jayapura, Jubi – The Indonesian Forum for the Environment (WALHI) Papua says forest and land fires in South Papua province [...]

GIDI calls for military operations in Korowai to stop amid displacement fears
19 October 2026
GIDI calls for military operations in Korowai to stop amid displacement fears

Jayapura, Jubi – The Legal and Human Rights Department of the Evangelical Christian Church in Indonesia (GIDI) has called on [...]

KINGMI Church calls for urgent aid for civilians reportedly displaced in Papua Highlands
17 October 2026
KINGMI Church calls for urgent aid for civilians reportedly displaced in Papua  Highlands

Jayapura, Jubi – The Evangelical Christian Church (KINGMI) in the Land of Papua has called on the Indonesian Government and [...]

Thick smoke continues to blanket Fakfak as forest fires burn across West Papua
17 October 2026
Thick smoke continues to blanket Fakfak as forest fires burn across West  Papua

Jayapura, Jubi – Thick smoke continued to blanket Fakfak, the capital of Fakfak Regency in West Papua, on Friday (October [...]

Intan Jaya students mark one year since Soanggama killings
16 October 2026
Intan Jaya students mark one year since Soanggama killings

Jayapura, Jubi — Dozens of students from the Somatua Intan Jaya Independent Student Community (KOMISI) have held a public rally [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Papuan Leaders Bootcamp

WRI Indonesia gelar pelatihan masyarakat adat dukung perekonomian

October 20, 2026
Janji Prabowo selesaikan masalah Papua

Koalisi tagih janji Prabowo selesaikan masalah politik Papua secara damai

October 20, 2026
Wagub Papua apresiasi Papuan Leaders Bootcamp

Wagub Papua apresiasi Papuan Leaders Bootcamp II

October 20, 2026
PM Republik Vanuatu

PM Vanuatu: Pemerintah tetap stabil di tengah klaim tantangan kepemimpinan

October 20, 2026
Uni Eropa

Uni Eropa siap menandatangani kesepakatan dengan Kaledonia Baru mengenai nikel

October 20, 2026
Pulau Lou PNG

Pulau Lou di PNG menanti bantuan setelah setengah hutannya terbakar

October 20, 2026
PERBATI

PERBATI Manokwari kirim 14 atlet ikut kejuaraan tinju di NTT

October 20, 2026
Kapolda Papua Barat dilaporkan ke Kompolnas dan praperadilan

Kuasa hukum tersangka berencana laporkan Kapolda Papua Barat ke Kompolnas

October 19, 2026
Berung Kasuari

Sawit dibuka, pohon ditebang, hutan hilang, burung terbang menjauh

October 19, 2026
Raja Ampat, Tambang, Nikel

Tambang masih mengancam Raja Ampat

October 20, 2026
Pulau Lou PNG

Pulau Lou di PNG menanti bantuan setelah setengah hutannya terbakar

October 20, 2026
IM3

IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max

October 19, 2026
Solomon ikut pameran dagang di Indonesia

Delegasi Kepulauan Solomon ikut pemeran dagang di Indonesia

October 19, 2026
Perundingan iklim tanpa kesepakatan ilmiah

Perundingan iklim IPCC di Ethiopia berakhir tanpa kesepakatan laporan ilmiah

October 19, 2026
Papuan Leaders Bootcamp

WRI Indonesia gelar pelatihan masyarakat adat dukung perekonomian

0
Janji Prabowo selesaikan masalah Papua

Koalisi tagih janji Prabowo selesaikan masalah politik Papua secara damai

0
Wagub Papua apresiasi Papuan Leaders Bootcamp

Wagub Papua apresiasi Papuan Leaders Bootcamp II

0
PM Republik Vanuatu

PM Vanuatu: Pemerintah tetap stabil di tengah klaim tantangan kepemimpinan

0
Uni Eropa

Uni Eropa siap menandatangani kesepakatan dengan Kaledonia Baru mengenai nikel

0
Pulau Lou PNG

Pulau Lou di PNG menanti bantuan setelah setengah hutannya terbakar

0
PERBATI

PERBATI Manokwari kirim 14 atlet ikut kejuaraan tinju di NTT

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara