Jayapura, Jubi – Satuan Tugas atau Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 memperketat penjagaan di kawasan yang dianggap rawan di Tanah Papua.
Perketat penjagaan di kawasan rawan di Papua ini, dilakukan setelah adanya ancaman penyanderaan oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB, yang disampaikan juru bicara TPNPB, Sebby Sambom.
Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz 2024, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, melalui Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024 Kombes Pol, Dr. Bayu Suseno mengatakan, patroli di lokasi-lokasi strategis, seperti bandara perintis, kini lebih sering dilakukan.
Langkah ini diambil sebagai respons atas ancaman baru TPNPB setelah pembebasan pilot Susi Air, Philips Mark Mehrtens, pada 21 September 2024.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
“Kami tingkatkan kegiatan patroli dan pengamanan, khususnya di bandara-bandara perintis. Pengejaran terhadap KKB juga masih terus kami lakukan,” ujar Kombes Pol, Dr. Bayu Suseno.
Bayu mengatakan, Operasi Damai Cartenz 2024 tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, terutama di sembilan wilayah prioritas yang tersebar di Provinsi Papua, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Pegunungan Bintang, Yahukimo, Mimika, Intan Jaya, Dogiyai, Puncak, Nduga, Jayawijaya, dan Jayapura.
“Operasi ini mengutamakan pembinaan masyarakat, deteksi dini, serta menjalin komunikasi dengan masyarakat. Namun, kami juga siap dengan langkah penegakan hukum jika diperlukan,” kata Bayu Suseno.
Dengan pengamanan yang semakin diperketat, Satgas Ops Damai Cartenz 2024 berharap dapat menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua dan sekitarnya. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua




Discussion about this post