• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Sidang gugatan terhadap SK Bupati Merauke memasuki tahap pembuktian

June 9, 2026
in Polhukam, Animha
Reading Time: 5 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
Proses Sidang pembuktian pertama sidang gugatan SK Bupati Merauke

Proses Sidang pembuktian pertama sidang gugatan SK Bupati Merauke, di PTUN Jayapura, Papua Selasa (09/06/2026).-Jubi/Aida Ulim

0
SHARES
210
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Sidang gugatan terhadap Surat Keputusan atau SK Bupati Merauke, Papua Selatan kembali digelar di Pengadilan Tata Usaha Negara atau PTUN Jayapura, Selasa (9/6/2026).

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Merna Cinthia, dengan hakim anggota Irfan Amos Sampe dan Adjadam Riyange Zulfachmi itu, dengan agenda pembuktian pertama.

Gugatan ini diajukan lima perwakilan masyarakat adat Malind, masyarakat adat itu menggugat SK Bupati Merauke Nomor 100.3.3.2/1105/Tahun 2025.

Surat Keputusan tersebut tentang kelayakan lingkungan hidup untuk rencana pembangunan akses jalan sepanjang 135 kilometer, sebagai bagian dari proyek ketahanan pangan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Perkara ini terdaftar di PTUN Jayapura dengan nomor 9/G/LH/2026/PTUN Jayapura sejak 5 Maret 2026.

Perwakilan Tim Advokasi Solidaritas Merauke, Sekar Banjaran Aji mengatakan sidang gugatan terhadap SK Bupati Merauke memasuki tahap pembuktian. Menurutnya pada persidangan tadi, selaku kuasa hukum para penggugat mengajukan sekitar 11 alat bukti.

Namun, satu bukti masih tertunda karena bentuk aslinya berupa percakapan WhatsApp dan perangkat telepon genggam yang memuat bukti tersebut saat ini belum pada pihaknya.

BERITATERKAIT

Hakim diingatkan jaga independensi dalam gugatan terhadap SK Bupati Merauke

Sidang gugatan SK Bupati Merauke: Saksi nyatakan tak pernah dilibatkan dalam sosialisasi

Sidang gugatan terhadap SK Bupati Merauke hadirkan saksi kedua

Penggugat SK Bupati Merauke serahkan rekomendasi Komnas HAM sebagai alat bukti

“Bukti asli itu akan diperlihatkan pada sidang berikutnya, sedangkan untuk pihak lawan mengajukan sekitar 22 alat bukti,” kata Sekar Banjaran Aji.

Ia menyampaikan, sebagian besar bukti tersebut berkaitan dengan dokumen kelayakan lingkungan dan studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan atau AMDAL.

Beberapa di antaranya memiliki substansi yang beririsan dengan dokumen yang juga diperoleh dari Kementerian Pertahanan.

“Sayangnya, pada persidangan hari ini Kementerian Pertahanan selaku Tergugat Intervensi tidak dapat hadir. Karena itu, majelis hakim masih menunggu kehadiran pihak Tergugat Intervensi pada persidangan berikutnya,” ucapnya.

Ia mengatakan, sebagai pihak kuasa hukum dari masyarakat adat Malind memahami bahwa kehadiran teman-teman hari ini bukan semata-mata karena isu pembangunan jalan sepanjang 135 kilometer.

Akan tetapi karena persoalan yang lebih luas, termasuk pembahasan mengenai kolonialisme di Papua, hak-hak masyarakat adat, dan berbagai isu yang saat ini menjadi perhatian publik.

“Sebagai tim kuasa hukum, kami terus menjalankan tugas sebaik-baiknya berdasarkan surat kuasa yang diberikan oleh para penggugat,” ujarnya.

Hingga kini, para penggugat tetap berjumlah lima orang dan tidak ada pencabutan surat kuasa dari salah satu penggugat yaitu Yasinta Moiwend. Karenanya kuasa hukum, tetap bertindak dan bekerja mewakili kepentingan hukum para penggugat.

“Dalam persidangan hari ini, kami juga mengajukan bukti-bukti utama yang menunjukkan bahwa untuk memperoleh akses terhadap dokumen AMDAL saja, para penggugat harus terlebih dahulu mengajukan permohonan informasi kepada Kementerian Pertahanan,” katanya.

Menurutnya, setelah permohonan tersebut dijawab, barulah para penggugat dapat memperoleh informasi yang diperlukan dan mengajukan gugatan ini.

Sebelumnya, para penggugat tidak mengetahui secara utuh proyek seperti apa yang akan dibangun di wilayah adat masyarakat.

“Bahkan dalam persidangan tadi kami baru mengetahui bahwa dokumen yang diberikan Kementerian Pertahanan kepada kami berbeda dengan dokumen yang diberikan kepada pemerintah daerah dan instansi terkait di Kabupaten Merauke,” ucap Sekar Banjaran Aji.

Katanya, pihak penggugat tidak memperoleh lampiran-lampiran yang sama seperti yang diterima oleh pemerintah daerah, sehingga dapat dikatakan bahwa situasi ini menunjukkan masih adanya kesenjangan akses informasi.

Dalam konteks yang lebih luas, kondisi tersebut dinilai memperlihatkan adanya relasi kuasa yang terus dipertahankan. Di mana masyarakat adat masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan informasi yang lengkap dan setara dengan yang dimiliki oleh pemerintah.

Karena itu lanjut Sekar Banjaran Aji, perkara ini memperlihatkan bahwa posisi masyarakat adat sebagai penggugat tidak berada dalam situasi yang setara dengan pihak-pihak yang digugat.

Masyarakat kecil yang berhadapan dengan kekuatan besar. Majelis hakim dalam persidangan juga menyinggung fakta bahwa pembangunan jalan tetap berjalan meskipun perkara ini sedang diperiksa.

“Sebelumnya hakim telah meminta agar proyek tersebut dihentikan sementara selama proses persidangan berlangsung. Namun berdasarkan informasi yang kami peroleh, pembukaan jalan masih terus dilakukan.”

Menurutnya saat ini setidaknya sekitar 58 kilometer jalan telah dibuka. Kondisi ini tidak hanya berarti hilangnya kawasan hutan, tetapi juga berdampak pada keseluruhan ekosistem yang ada di dalamnya.

“Perlu ditegaskan bahwa Papua bukanlah tanah kosong. Di atas tanah itu terdapat kehidupan, sejarah, pengetahuan, dan hubungan yang telah terjalin turun-temurun antara masyarakat adat dan wilayahnya,” kata Sekar Banjaran Aji.

Sementara itu, Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Merauke, Antonius Victor Kaisiepo menjelaskan bahwa proses persidangan saat ini berjalan dengan baik, khususnya pada tahap pembuktian dokumen.

“Hari ini kami telah menyampaikan bukti-bukti surat dalam persidangan. Ada sekitar 22 dokumen yang kami ajukan, mulai dari proses awal pengusulan, dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), hingga terbitnya Surat Keputusan (SK) Bupati,” kata Kaisiepo.

Menurutnya, dalam persidangan sempat muncul pernyataan mengenai adanya perintah penghentian pembangunan jalan.

Namun ia mengatakan bahwa sejak awal ia telah memberitahukan kepada pihak pemerintah terkait proses yang sedang berjalan.

“Kami memahami bahwa ini merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN). Karena itu, kewenangan SK Bupati memiliki batas-batas tertentu yang harus diperhatikan. Baik melalui surat maupun penyampaian langsung, kami telah mengingatkan hal tersebut. Namun hingga saat ini belum ada penyampaian atau tanggapan kembali dari kementerian terkait,” ucapnya.

Katanya, terkait perkembangan fisik proyek di lapangan, pihaknya tidak dapat memberikan keterangan lebih jauh karena fokusnya saat ini berada pada aspek hukum perkara yang sedang disidangkan.

Mengenai ketidakhadiran perwakilan Kementerian Pertahanan dalam persidangan hari ini, ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Merauke telah berupaya melakukan komunikasi.

“Kami sudah menyampaikan surat dan melakukan komunikasi melalui telepon. Bahkan saya sendiri pernah datang langsung untuk menyampaikan surat tersebut. Namun, pihak Kementerian Pertahanan menyampaikan bahwa mereka belum dapat hadir karena masih menyiapkan dokumen-dokumen pendukung yang diperlukan dalam persidangan,” ujarnya.

Ia mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Merauke menerbitkan SK berdasarkan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

“Kami mengikuti seluruh prosedur yang ada, mulai dari usulan, kajian AMDAL, berita acara, hingga tahapan administrasi lainnya. Secara mekanisme, semuanya telah mengikuti peraturan yang berlaku,” katanya.

Ia juga mengatakan, mengenai proyek sementara berjalan di lapangan, dirinya tidak dapat memastikan kondisi fisik proyek tersebut apakah sudah berjalan atau belum.

“Yang dapat kami pastikan adalah bahwa seluruh proses administrasi dan dokumen yang menjadi dasar penerbitan SK telah mengikuti ketentuan yang berlaku.”

Mengenai sikap Bupati Merauke terhadap aktivitas pembangunan yang masih berlangsung di tengah proses persidangan, ia menyebut bahwa pemerintah daerah menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Bupati melalui pihak terkait telah menyampaikan kepada Kementerian Pertahanan bahwa saat ini perkara tersebut sedang dalam proses persidangan. Pihaknya pun menunggu tanggapan dari kementerian, namun hingga kini belum ada respons.

Mengenai lokasi pembangunan terakhir, ia menyebut informasi yang diperoleh dari Kepala Kampung di Distrik Muting menunjukkan bahwa kegiatan berada di sekitar kilometer 50 sekian.

Majelis ketua hakim PTUN Jayapura menyampaikan sidang ditunda hingga Selasa 23 Juni 2026, dengan agenda tambahkan bukti surat dari pihak penggugat dan tergugat. (*)

Tags: Pengadilan Tata Usaha NegaraPTUN JayapuraSidang Gugatan SK Bupati MeraukeSK Bupati MeraukeTahap Pembuktian
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Hakim

Hakim diingatkan jaga independensi dalam gugatan terhadap SK Bupati Merauke

July 16, 2026
SK Bupati Merauke

Sidang gugatan SK Bupati Merauke: Saksi nyatakan tak pernah dilibatkan dalam sosialisasi

July 16, 2026

Sidang gugatan terhadap SK Bupati Merauke hadirkan saksi kedua

July 16, 2026

Penggugat SK Bupati Merauke serahkan rekomendasi Komnas HAM sebagai alat bukti

June 23, 2026

Perubahan sikap Mama Yasinta diduga berkaitan dengan proses hukum di PTUN Jayapura

June 3, 2026

Benarkah proyek pembangunan di Tanah Papua untuk masyarakat

April 21, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Fire destroys sago groves, threatening Indigenous food security in Kimaam
27 October 2026
Fire destroys sago groves, threatening Indigenous food security in Kimaam

Jayapura, Jubi – A fire that swept through sago groves and peatland in Turiram village, Kimaam district, Merauke regency, South [...]

Southwest Papua bottled water project faces Indigenous opposition over customary land rights
27 October 2026
Southwest Papua bottled water project faces Indigenous opposition over customary land rights

Teminabuan, Jubi – Southwest Papua Governor Elisa Kambu says a proposed investment to use the Sembra River as a source [...]

Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting
26 October 2026
Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting

Sentani, Jubi – A member of the Nduga Regency Legislative Council has called on Indonesia’s central government to review the [...]

Thobias Bagubau warns against sidelining Indigenous landowners in illegal mining crackdown
26 October 2026
Thobias Bagubau warns against sidelining Indigenous landowners in illegal mining crackdown

Jayapura, Jubi – A member of the Central Papua Legislative Council has warned that efforts to crack down on illegal [...]

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Penembakan tiga warga Nduga

Warga Nduga ditembak: KNPI Jayawijaya desak investigasi dan evaluasi keamanan

October 28, 2026
Penerbangan di Bandara Sentani

Cuaca buruk: 225 penerbangan dari Bandara Sentani dibatalkan

October 28, 2026
Festival Kopi Papua Tengah

Ada kompetisi barista di Festival Kopi Papua Tengah

October 28, 2026
AMSI

AMSI buka IDMC 2026, bahas masa depan media di era AI dan kreator konten

October 28, 2026
Festival Kopi Papua Tengah

Persiapan pelaksanaan Festival Kopi Papua Tengah sudah 90 persen

October 28, 2026
Pekerja mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan

Pekerja bukan penerima upah bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan

October 28, 2026
Kerusakan laut di Kepulauan Solomon

Permukaan rendah timbulkan kerusakan laut di Kepulauan Solomon

October 28, 2026
Pekerja mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan

Pekerja bukan penerima upah bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan

October 28, 2026
DBH Migas Otsus

Anggota DPR Papua Barat desak gubernur kembalikan DBH Migas Otsus

October 27, 2026
Masyarakat PNG menghadapi kekeringan

Masyarakat PNG berjuang menghadapi kekeringan akibat El Nino

October 26, 2026
Kerusakan laut di Kepulauan Solomon

Permukaan rendah timbulkan kerusakan laut di Kepulauan Solomon

October 28, 2026
Mahasiswa dan pelajar Nduga

Pelajar dan mahasiswa Nduga nyatakan sikap terhadap penembakan tiga warga

October 28, 2026
Dinkes Papua Tengah siapkan ILP

Pembangunan RS Provinsi Papua Tengah ditargetkan dimulai pada 2027

October 27, 2026
Keluarga mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

October 26, 2026
Penembakan tiga warga Nduga

Warga Nduga ditembak: KNPI Jayawijaya desak investigasi dan evaluasi keamanan

0
Penerbangan di Bandara Sentani

Cuaca buruk: 225 penerbangan dari Bandara Sentani dibatalkan

0
Festival Kopi Papua Tengah

Ada kompetisi barista di Festival Kopi Papua Tengah

0
Festival Kopi Papua Tengah

Persiapan pelaksanaan Festival Kopi Papua Tengah sudah 90 persen

0
Pekerja mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan

Pekerja bukan penerima upah bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan

0
Kerusakan laut di Kepulauan Solomon

Permukaan rendah timbulkan kerusakan laut di Kepulauan Solomon

0
Sekolah di PNG terdampak El Nino

El Nino memaksa sekolah-sekolah di Madang PNG ditutup lebih awal

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara