Jayapura, Jubi – Ketua Panitia Festival Kopi Papua Tengah 2026, Andreas Gobai, S.Sos, MA, menyatakan sehari menjelang pelaksanaan festival, persiapan telah mencapai 90 persen.
Festival Kopi Papua Tengah 2026 akan diselenggarakan di Aula Kristus Sahabat Kita (KSK) Gereja Katolik Paroki Bukit Meriam, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Morgo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah pada 29 – 30 Oktober 2026.
Andreas Gobai mengatakan, panitia telah mengundang petani, roaster, barista, pemilik kedai kopi, dan pecinta kopi dari delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah, untuk ambil bagian dalam festival ini.
“Kami mengajak seluruh komponen masyarakat, mulai dari petani, roaster, pemilik kedai kopi, pelajar, mahasiswa, hingga para pecinta kopi untuk datang bersama-sama menyukseskan Festival Kopi Papua Tengah,” kata Andreas Gobai, Rabu (28/10/2026).
Katanya, festival ini tidak hanya menjadi ajang promosi kopi, juga merupakan momentum mempertemukan berbagai pihak yang terlibat dalam rantai usaha kopi, mulai dari petani hingga pembeli.
Sebab, festival ini bertujuan menjadi ruang pertemuan petani kopi, pelaku usaha, barista, dan calon pembeli guna memperluas pemasaran kopi lokal Papua Tengah itu.
Karenanya, keterlibatan berbagai pemangku kepentingan diperlukan agar potensi kopi Papua Tengah dapat dikenal lebih luas dan memiliki akses pasar lebih baik.
“Kami ingin mempertemukan petani, roaster, barista, dan pemilik kedai kopi. Melalui pertemuan ini, kami berharap terbangun kolaborasi yang baik sehingga kopi Papua Tengah semakin dikenal dan memiliki peluang pemasaran yang lebih luas,” ujarnya.
Andreas Gobai mengatakan, event Festival Kopi Papua Tengah ini diharapkan dapat membantu menjawab masalah pemasaran yang selama ini dihadapi sebagian petani kopi di wilayah itu.
Sementara itu, Sekretaris Panitia Festival Kopi Papua Tengah 2026, Nikson Worabay mengatakan event ini menjadi ajang pertemuan antara petani kopi dan pemangku kepentingan yang dapat membuka peluang kerja sama serta memperkuat hubungan pemasaran.
Pihaknya berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi, terutama bagi petani kopi kopi yang selama ini menghadapi kesulitan dalam pemasaran.
“Dengan adanya pertemuan ini, kami berharap terbangun interaksi yang baik sehingga perekonomian kopi di Papua Tengah dapat meningkat,” kata Nikson Worabay.
Festival Kopi Papua Tengah 2026 ini digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak Papua Tengah).
Festival Kopi Papua Tengah 2026 mengangkat tema “Dari Kebun Kopi ke Cangkir, Dari Petani Kopi untuk Papua Tengah”.
Event ini diharapkan dapat memperkenalkan potensi kopi arabika dari wilayah pegunungan dan kopi robusta dari dataran rendah di wilayah Provinsi Papua Tengah, dan mendorong pengembangan usaha kopi yang melibatkan masyarakat dan petani lokal. (*)























Discussion about this post