• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Animha

PTUN Jayapura kembali gelar sidang gugatan terhadap SK Bupati Merauke

April 21, 2026
in Animha
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
PTUN Jayapura

Suasana persidangan ke-3 gugatan SK Bupati Merauke di PTUN Jayapura, Kota Jayapura, Papua 21/4/2026).-Jubi/Aida Ulim

0
SHARES
308
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Pengadilan Tata Usaha Negara atau PTUN Jayapura, Papua kembali menggelar sidang gugatan masyarakat adat Malind dari Kabupaten Merauke, Papua Selatan, terhadap Surat Keputusan (SK) Bupati Merauke. 

Sidang kali ini adalah perbaikan berkas perkara sebelum memasuki tahap pemeriksaan persiapan gugatan. Ini merupakan sidangan ketiga dan berlangsung secara tertutup, Selasa (21/4/2026).

Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Merna Cinthia, dengan hakim anggota Irfan Amos Sampe dan Adjadam Riyange Zulfachmi.

Gugatan ini diajukan lima perwakilan masyarakat adat Malind. Mereka menggugat SK Bupati Merauke Nomor 100.3.3.2/1105/Tahun 2025.

Surat Keputusan tersebut berkaitan dengan kelayakan lingkungan hidup untuk rencana pembangunan akses jalan sepanjang 135 kilometer, sebagai bagian dari proyek ketahanan pangan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Perkara ini terdaftar di PTUN Jayapura dengan nomor 9/G/LH/2026/PTUN Jayapura sejak 5 Maret 2026.

Perwakilan Tim Advokasi Solidaritas Merauke, Sekar Banjaran Aji mengatakan dalam sidang ia bersama tim advokasi telah memenuhi permintaan majelis hakim pada persidangan sebelumnya, agar pihaknya memperbaiki materi gugatan.

BERITATERKAIT

Sekolah adiwiyata didorong jadi penggerak pengurangan sampah makanan di Merauke

Empat tim berebut tiket nasional di Soeratin U-17 Papua Selatan

Dugaan kekerasan dalam keluarga di balik kematian anak difabel di Merauke

Hakim diingatkan jaga independensi dalam gugatan terhadap SK Bupati Merauke

“Gugatan yang kami ajukan telah diterima oleh pengadilan. Selanjutnya hanya akan dilakukan satu revisi minor sebelum dokumen diserahkan kembali untuk dibacakan pada sidang berikutnya yang dijadwalkan pada 28 April 2026,” kata Sekar Banjaran Aji usai sidang.

Menurutnya, tim kuasa hukum penggugat, perwakilan Pemerintah Kabupaten Merauke, serta Jaksa Pengacara Negara pun hadir dalam sidang. Namun, perwakilan Kementerian Pertahanan tak hadir, meski sebelumnya telah dipanggil.

Perwakilan Tim Advokasi Solidaritas Merauke, dari YLBHI Emanuel Gobay mengatakan majelis hakim telah menyatakan gugatan tersebut lengkap dan siap memasuki tahap pembacaan gugatan.

“Dengan demikian, perkara ini akan masuk pada agenda pembacaan gugatan yang berlangsung secara online pada 28 April 2026,” ucap Emanuel Gobay.

Menurutnya, majelis hakim kembali mempertanyakan kepada pihak tergugat mengenai pelaksanaan instruksi penghentian sementara pembangunan jalan yang menjadi pokok perkara.

Namun pihak tergugat menjawab pembangunan untuk sementara masih berjalan, sambil menunggu konfirmasi dari pemerintah pusat.

Katanya, dalam laporan yang diterima, tim advokasi menemukan adanya upaya pendekatan kepada masyarakat adat untuk membujuk masyarakat agar melepaskan hak atas tanah. Selain itu, simbol penolakan berupa salib merah yang dipasang masyarakat adat dilaporkan telah dibongkar.

“Kondisi tersebut sebagai indikasi adanya tindakan yang patut diduga sebagai pengrusakan oleh pihak ketiga di tengah proses hukum yang masih berjalan,” ucapnya.

Gobay meminta penegak hukum, termasuk jajaran kepolisian di Papua dan Merauke, segera menindak dugaan tindak pidana tersebut. Sebab jika dibiarkan, hal itu dikhawarikan menimbulkan adanya kesan pembiaran, bahkan perlindungan terhadap pihak-pihak yang melakukan pelanggaran hukum.

“Situasi ini bisa membuka ruang terjadinya praktik bujukan kepada masyarakat hingga dugaan tindakan pengrusakan di lapangan,” ujarnya.

Selain itu lanjut Gobay, kondisi tersebut berpotensi memicu konflik sosial antara kelompok masyarakat yang menerima dan menolak proyek itu. Indikasi meningkatnya ketegangan mulai terlihat dan dikhawatirkan akan berujung pada konflik antarwarga.

Ia mendesak agar instruksi penghentian dari majelis hakim benar-benar dilaksanakan untuk mencegah konflik horizontal.

Gobay pun mempertanyakan ketidakhadiran pihak Kementerian Pertahanan dalam sidang. Padahal majelis hakim telah dua kali melayangkan panggilan, karena proyek pembangunan jalan 135 kilometer yang menjadi objek sengketa, merupakan bagian dari proyek strategis nasional di bawah kewenangan kementerian itu.

“Ketidakhadiran [pihak Kementerian Pertahanan] dalam beberapa kali panggilan persidangan dapat katakan sebagai bentuk ketidakpatuhan terhadap proses hukum yang sedang berjalan di PTUN,” kata Emanuel Gobay.

Sementara itu, Philipus Karamuya, kuasa hukum dari empat marga yang melakukan mengajukan gugatan terhadap SK Bupati Merauke menegaskan bahwa pembangunan jalan masih berlangsung secara masif meski proses hukum tengah berjalan.

“Kami harapkan proyek ini dihentikan sementara karena proses hukum sedang berjalan,” ucap Philipus Karamuya.

Ia mengajak solidaritas masyarakat sipil, aktivis, dan jurnalis turut mengawal proses persidangan, serta memantau kondisi di lapangan untuk memastikan transparansi.

“Perkara ini merupakan bagian dari perjuangan masyarakat adat dalam mempertahankan hak atas tanah mereka,” ucapnya.

Para tim kuasa hukum mengajak semua pihak mengawal proses hukum ini, agar pemerintah menjalankan kewajibannya melindungi dan menghormati hak-hak masyarakat adat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua.

Kasubag Bantuan Hukum Kabupaten Merauke, Ricky Rumbo Rumbo yang mewakili pemerintah kabupaten mengatakan, seluruh berkas dalam persidangan sudah dinyatakan lengkap oleh majelis hakim dan tidak memerlukan perbaikan.

“Kami akan menunggu agenda sidang berikutnya pada 28 April 2026. Secara umum tidak ada kendala dalam persidangan hari ini,” kata Ricky Rumbo Rumbo.

Menurutnya, sempat terjadi kekeliruan administratif pada Surat Kuasa Khusus terkait penulisan nomor perkara. Namun telah diperbaiki majelis hakim dan tidak mempengaruhi jalannya sidang.

Terkait keterlibatan Kementerian Pertahanan, pihaknya menyatakan telah mengirimkan surat resmi sejak 7 April 2026, dan kini masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah pusat.

Ia juga mengakui bahwa pekerjaan proyek masih tetap berlangsung sambil menunggu hasil koordinasi dengan Kementerian Pertahanan.

“Sidang selanjutnya dijadwalkan pada 28 April 2026 dengan agenda pembacaan gugatan secara online,” ucapnya. (*)

Tags: Gugatan Masyarakat AdatKabupaten MeraukePTUN JayapuraSK Bupati Merauke
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Sampah Makanan

Sekolah adiwiyata didorong jadi penggerak pengurangan sampah makanan di Merauke

September 16, 2026
Soeratin U-17

Empat tim berebut tiket nasional di Soeratin U-17 Papua Selatan

August 21, 2026

Dugaan kekerasan dalam keluarga di balik kematian anak difabel di Merauke

August 21, 2026

Hakim diingatkan jaga independensi dalam gugatan terhadap SK Bupati Merauke

July 16, 2026

Sidang gugatan SK Bupati Merauke: Saksi nyatakan tak pernah dilibatkan dalam sosialisasi

July 16, 2026

Akses jalan kawasan pemerintahan Papua Selatan ditarget selesai tahun ini

July 16, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Fire destroys sago groves, threatening Indigenous food security in Kimaam
27 October 2026
Fire destroys sago groves, threatening Indigenous food security in Kimaam

Jayapura, Jubi – A fire that swept through sago groves and peatland in Turiram village, Kimaam district, Merauke regency, South [...]

Southwest Papua bottled water project faces Indigenous opposition over customary land rights
27 October 2026
Southwest Papua bottled water project faces Indigenous opposition over customary land rights

Teminabuan, Jubi – Southwest Papua Governor Elisa Kambu says a proposed investment to use the Sembra River as a source [...]

Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting
26 October 2026
Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting

Sentani, Jubi – A member of the Nduga Regency Legislative Council has called on Indonesia’s central government to review the [...]

Thobias Bagubau warns against sidelining Indigenous landowners in illegal mining crackdown
26 October 2026
Thobias Bagubau warns against sidelining Indigenous landowners in illegal mining crackdown

Jayapura, Jubi – A member of the Central Papua Legislative Council has warned that efforts to crack down on illegal [...]

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
KPPG Papua Raya dan BGN tak pungut biaya

BGN dan KPPG Papua Raya tidak pernah memungut biaya pendaftaran kegiatan

October 27, 2026
DBH Migas Otsus

Anggota DPR Papua Barat desak gubernur kembalikan DBH Migas Otsus

October 27, 2026
Dinkes Papua Tengah siapkan ILP

Pembangunan RS Provinsi Papua Tengah ditargetkan dimulai pada 2027

October 27, 2026
Dinkes Papua Tengah siapkan ILP

Dinkes Papua Tengah siapkan penguatan ILP di delapan kabupaten

October 27, 2026
Anggaran daerah untuk kesejahteraan masyarakat

Gubernur Nawipa: Anggaran daerah mesti berorientasi untuk kesejahteraan masyarakat

October 27, 2026
Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem

Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem tidak mengabaikan hak masyarakat adat

October 27, 2026
Pelaku perkelahian dengan WNA

Polisi tangkap pelaku perkelahian dengan WNA di Manokwari

October 27, 2026
Keluarga mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

October 26, 2026
Pimpinan pro-kemerdekaan Kaledonia Baru

Pemimpin pro-kemerdekaan Kaledonia Baru boikot Kesepakatan mineral Uni Eropa

October 26, 2026
Pemerintah Distrik menata Pasar Lama Sentani

Pemerintah Distrik Sentani mulai menata kawasan Pasar Lama

October 26, 2026
Masyarakat PNG menghadapi kekeringan

Masyarakat PNG berjuang menghadapi kekeringan akibat El Nino

October 26, 2026
Kebakaran dusun sagu Kimaam

Kebakaran dusun sagu di Kimaam ancam pangan masyarakat adat

October 26, 2026
Kehadiran investor untuk kepentingan masyarakat

Gubernur Papua Barat sebut kehadiran investor air kemasan untuk kepentingan masyarakat

October 27, 2026
DBH Migas Otsus

Anggota DPR Papua Barat desak gubernur kembalikan DBH Migas Otsus

October 27, 2026
KPPG Papua Raya dan BGN tak pungut biaya

BGN dan KPPG Papua Raya tidak pernah memungut biaya pendaftaran kegiatan

0
DBH Migas Otsus

Anggota DPR Papua Barat desak gubernur kembalikan DBH Migas Otsus

0
Dinkes Papua Tengah siapkan ILP

Pembangunan RS Provinsi Papua Tengah ditargetkan dimulai pada 2027

0
Dinkes Papua Tengah siapkan ILP

Dinkes Papua Tengah siapkan penguatan ILP di delapan kabupaten

0
Anggaran daerah untuk kesejahteraan masyarakat

Gubernur Nawipa: Anggaran daerah mesti berorientasi untuk kesejahteraan masyarakat

0
Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem

Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem tidak mengabaikan hak masyarakat adat

0
Pelaku perkelahian dengan WNA

Polisi tangkap pelaku perkelahian dengan WNA di Manokwari

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara