• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Animha

Sidang gugatan SK Bupati Merauke: Saksi nyatakan tak pernah dilibatkan dalam sosialisasi

July 16, 2026
in Animha
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
SK Bupati Merauke

Proses persidangan gugatan proyek pembangunan Jalan 135 Kilometer dengan agenda pemeriksaan saksi kedua, di PTUN Jayapura, Kota Jayapura, Papua Rabu (15/07/2026).-Jubi/Aida Ulim

0
SHARES
125
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Sidang gugatan terhadap Surat Keputusan (SK) Bupati Merauke, Provinsi Papua Selatan kembali digelar di Pengadilan Tata Usaha Negara atau PTUN Jayapura, di Kota Jayapura, Provinsi Papua dengan agenda pemeriksaan dua saksi dari penggugat, Rabu (15/7/2026).

Dalam keterangannya, kedua saksi menyatakan pembangunan Jalan 135 kilometer di tanah adat mereka, tanpa didahului sosialisasi maupun persetujuan dari para pemilik hak ulayat.

Sidang ini dipimpin Ketua Majelis Hakim Merna Cinthia, dengan hakim anggota Irfan Amos Sampe dan Adjadam Riyange Zulfachmi.

Gugatan ini diajukan lima perwakilan masyarakat adat Malind, masyarakat adat itu menggugat SK Bupati Merauke Nomor 100.3.3.2/1105/Tahun 2025.

Surat Keputusan tersebut tentang kelayakan lingkungan hidup untuk rencana pembangunan akses jalan sepanjang 135 kilometer, sebagai bagian dari proyek ketahanan pangan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Perkara ini terdaftar di PTUN Jayapura dengan nomor 9/G/LH/2026/PTUN Jayapura sejak 5 Maret 2026.

Pada sidang kali ini saksi pertama, Esau menjelaskan bahwa lokasi pembangunan berada di wilayah Distrik Ilwayab dan sejak kilometer 1 hingga kawasan yang kini dibuka merupakan tanah ulayat miliknya.

Menurutnya, pembukaan hutan adat telah menghilangkan sumber kehidupan masyarakat adat yang selama ini bergantung pada hasil hutan, satwa, dan sumber daya alam lainnya.

“Masyarakat tidak pernah diajak bermusyawarah sebelum proyek dimulai. Meski penolakan telah disampaikan, pembangunan tetap berjalan,” kata Esau.

BERITATERKAIT

Hakim diingatkan jaga independensi dalam gugatan terhadap SK Bupati Merauke

Sidang gugatan terhadap SK Bupati Merauke hadirkan saksi kedua

Penggugat SK Bupati Merauke serahkan rekomendasi Komnas HAM sebagai alat bukti

Sidang gugatan terhadap SK Bupati Merauke memasuki tahap pembuktian

Dalam keterangannya, Esau juga menegaskan bahwa sejumlah pihak yang disebut dalam persidangan, termasuk seorang sekretaris kampung dan bukan merupakan pemilik hak ulayat di wilayah proses pembangunan jalan karena berasal dari kampung lain.

Katanya, Lembaga Masyarakat Adat (LMA) bukan pemilik hak ulayat dan tidak memiliki kewenangan menjual tanah adat.

Ia menjelaskan bahwa hak untuk menentukan atau melepaskan tanah hanya dimiliki pemilik hak ulayat yang mewarisi tanah secara turun-temurun dari leluhur.

“LMA ada untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat bukan untuk menjual tanah milik marga lain yang bukan hak dia,” ucapnya.

Ia mengatakan, pencabutan tanda larangan adat berupa salib merah oleh Ketua LMA dilakukan tanpa persetujuan pemilik hak ulayat dan itu bertentangan dengan hukum adat.

Di sisi lain, pemerintah dinilai tidak pernah memperlihatkan peta jalan, luas lahan yang akan digunakan, dokumen perencanaan, maupun kajian dampak pembangunan kepada masyarakat.

Esau juga mengatakan, papan informasi proyek tidak pernah dipasang sehingga masyarakat hanya mengetahui informasi pembangunan melalui media.

“Saat awal itu tidak ditunjukkan peta atau papan nama, kami tidak mengetahui itu sama sekali,” ujarnya.

Dampak terbesar dari pembangunan itu lanjut Esau, adalah hilangnya hutan beserta sumber pangan, hasil hutan, dan kawasan yang memiliki nilai budaya maupun spiritual.

Menurutnya, kondisi lingkungan juga berubah dari kawasan berhawa sejuk menjadi lebih panas, berdebu, dan kualitas air menurun akibat pembukaan lahan.

Masyarakat adat hingga kini tidak pernah memperoleh penjelasan mengenai rencana pemanfaatan kawasan setelah lahan dibuka, termasuk siapa yang akan mengelolanya.

“Karena itu, masyarakat tetap menolak pembangunan yang dilakukan tanpa izin maupun sosialisasi kepada pemilik hak ulayat,” kata Esau.

Sementara itu saksi kedua, Hariston mengatakan pada Agustus 2024, perusahaan masuk tanpa permisi dan tanpa ada pendekatan dengan masyarakat adat sebagai milik hak ulayat. Tidak ada komunikasi termasuk tak pernah melakukan sosialisasi.

“[Perusahaan] datang dengan kekuatan militer yang full dan alat berat. Menggusur tanpa izin kami sebagai pemilik, sehingga kami melakukan penolakan sampai sekarang, walaupun kami menolak pembangunan tetap berjalan,” kata Hariston.

Hariston menyatakan dirinya hadir di persidangan sebagai ketua marga, pemilik hak ulayat, sekaligus masyarakat yang terdampak langsung oleh pembangunan tersebu, dan penolakan ia lakukan karena itu satu-satunya dusunnya tidak ada lagi yang lain.

“Patok batas yang dipasangnya pada sempat dicabut. Namun setelah itu, tidak pernah ada komunikasi lanjutan maupun dialog dari pemerintah dengan masyarakat adat,” ucapnya.

Hariston juga mengaku tidak mengetahui informasi mengenai dugaan pemberian uang sekitar Rp2 miliar kepada pihak tertentu. Terkait Program Strategis Nasional (PSN).

Ia menyatakan sejak tahun 2024 masyarakat adat tidak pernah dilibatkan dalam sosialisasi ataupun pembahasan program tersebut.

Bahkan, ketika ditanya apakah sikapnya akan berubah apabila sejak awal dilibatkan dalam sosialisasi, Hariston menegaskan dirinya tetap akan menolak pembangunan tersebut. Pembangunan tidak hanya mencakup badan jalan, tetapi juga pembukaan lahan pertanian atau cetak sawah.

Menurutnya, masyarakat pada awalnya hanya mengetahui rencana pembangunan jalan dan cetak sawah, namun kemudian muncul pembangunan lain seperti dermaga dan fasilitas pendukung yang sebelumnya tidak pernah disampaikan kepada masyarakat.

“Kawasan rawa yang dahulu selalu tergenang air kini berubah menjadi lahan yang lebih kering setelah pembangunan berlangsung, kami tetap menolak pembangunan tersebut dan minta agar seluruh pekerjaan dihentikan,” katanya. (*)

Tags: Sidang Gugatan SK Bupati MeraukeSK Bupati Merauke
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Hakim

Hakim diingatkan jaga independensi dalam gugatan terhadap SK Bupati Merauke

July 16, 2026
SK Bupati Merauke

Sidang gugatan terhadap SK Bupati Merauke hadirkan saksi kedua

July 16, 2026

Penggugat SK Bupati Merauke serahkan rekomendasi Komnas HAM sebagai alat bukti

June 23, 2026

Sidang gugatan terhadap SK Bupati Merauke memasuki tahap pembuktian

June 9, 2026

Perubahan sikap Mama Yasinta diduga berkaitan dengan proses hukum di PTUN Jayapura

June 3, 2026

Benarkah proyek pembangunan di Tanah Papua untuk masyarakat

April 21, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Fire destroys sago groves, threatening Indigenous food security in Kimaam
27 October 2026
Fire destroys sago groves, threatening Indigenous food security in Kimaam

Jayapura, Jubi – A fire that swept through sago groves and peatland in Turiram village, Kimaam district, Merauke regency, South [...]

Southwest Papua bottled water project faces Indigenous opposition over customary land rights
27 October 2026
Southwest Papua bottled water project faces Indigenous opposition over customary land rights

Teminabuan, Jubi – Southwest Papua Governor Elisa Kambu says a proposed investment to use the Sembra River as a source [...]

Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting
26 October 2026
Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting

Sentani, Jubi – A member of the Nduga Regency Legislative Council has called on Indonesia’s central government to review the [...]

Thobias Bagubau warns against sidelining Indigenous landowners in illegal mining crackdown
26 October 2026
Thobias Bagubau warns against sidelining Indigenous landowners in illegal mining crackdown

Jayapura, Jubi – A member of the Central Papua Legislative Council has warned that efforts to crack down on illegal [...]

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
KPPG Papua Raya dan BGN tak pungut biaya

BGN dan KPPG Papua Raya tidak pernah memungut biaya pendaftaran kegiatan

October 27, 2026
DBH Migas Otsus

Anggota DPR Papua Barat desak gubernur kembalikan DBH Migas Otsus

October 27, 2026
Dinkes Papua Tengah siapkan ILP

Pembangunan RS Provinsi Papua Tengah ditargetkan dimulai pada 2027

October 27, 2026
Dinkes Papua Tengah siapkan ILP

Dinkes Papua Tengah siapkan penguatan ILP di delapan kabupaten

October 27, 2026
Anggaran daerah untuk kesejahteraan masyarakat

Gubernur Nawipa: Anggaran daerah mesti berorientasi untuk kesejahteraan masyarakat

October 27, 2026
Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem

Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem tidak mengabaikan hak masyarakat adat

October 27, 2026
Pelaku perkelahian dengan WNA

Polisi tangkap pelaku perkelahian dengan WNA di Manokwari

October 27, 2026
Keluarga mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

October 26, 2026
Pimpinan pro-kemerdekaan Kaledonia Baru

Pemimpin pro-kemerdekaan Kaledonia Baru boikot Kesepakatan mineral Uni Eropa

October 26, 2026
Pemerintah Distrik menata Pasar Lama Sentani

Pemerintah Distrik Sentani mulai menata kawasan Pasar Lama

October 26, 2026
Masyarakat PNG menghadapi kekeringan

Masyarakat PNG berjuang menghadapi kekeringan akibat El Nino

October 26, 2026
Kebakaran dusun sagu Kimaam

Kebakaran dusun sagu di Kimaam ancam pangan masyarakat adat

October 26, 2026
Kehadiran investor untuk kepentingan masyarakat

Gubernur Papua Barat sebut kehadiran investor air kemasan untuk kepentingan masyarakat

October 27, 2026
DBH Migas Otsus

Anggota DPR Papua Barat desak gubernur kembalikan DBH Migas Otsus

October 27, 2026
KPPG Papua Raya dan BGN tak pungut biaya

BGN dan KPPG Papua Raya tidak pernah memungut biaya pendaftaran kegiatan

0
DBH Migas Otsus

Anggota DPR Papua Barat desak gubernur kembalikan DBH Migas Otsus

0
Dinkes Papua Tengah siapkan ILP

Pembangunan RS Provinsi Papua Tengah ditargetkan dimulai pada 2027

0
Dinkes Papua Tengah siapkan ILP

Dinkes Papua Tengah siapkan penguatan ILP di delapan kabupaten

0
Anggaran daerah untuk kesejahteraan masyarakat

Gubernur Nawipa: Anggaran daerah mesti berorientasi untuk kesejahteraan masyarakat

0
Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem

Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem tidak mengabaikan hak masyarakat adat

0
Pelaku perkelahian dengan WNA

Polisi tangkap pelaku perkelahian dengan WNA di Manokwari

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara