Jayapura, Jubi – Menteri Luar Negeri (Menlu) dan Perdagangan Luar Negeri, Rick Houenipwela, bertemu dengan Ketua Badan Kerja Sama Pembangunan Internasional China (CIDCA), Chen Xiaodong di Beijing untuk menegaskan kembali persahabatan antara kedua negara dan menjajaki peluang untuk memperdalam kerja sama pembangunan.
Selama pertemuan tersebut, Menteri dan Ketua bertukar pandangan mengenai penguatan kerja sama di bidang-bidang yang menjadi kepentingan Bersama, sebagaimana dilansir Jubi dari laman.www.solomonstarnews.com, Kamis (16/7/2026)
Ketua CIDCA menyampaikan dukungan China kepada Kepulauan Solomon untuk memilih jalur pembangunan yang mendukung kebutuhan nasional dan pembangunan ekonomi Kepulauan Solomon.
Ketua menyampaikan bahwa selama hampir 7 tahun hubungan diplomatik, Tiongkok telah memberikan bantuan senilai 1,8 miliar RMB (2,8 miliar SBD) kepada Kepulauan Solomon dan mereka senang melihat bahwa hal ini telah memberikan kontribusi besar bagi kesejahteraan penduduk Kepulauan Solomon.
Ketua Chen menyoroti beberapa pencapaian penting seperti Stadion Pesta Olahraga Pasifik, proyek asrama Solomon Island National University (SINU), Pusat Medis Komprehensif Rumah Sakit Rujukan Nasional, Jalan Dala-Atori di provinsi Malaita, dan masih banyak lagi.
Menteri Luar Negeri Houenipwela menyampaikan apresiasi tulus atas dukungan berkelanjutan dari Tiongkok, seraya mencatat bahwa hubungan bilateral relatif baru tetapi telah berkembang dengan pesat sejak 2019.
Menteri menyampaikan apresiasi atas dukungan luar biasa yang diberikan selama bertahun-tahun dan lebih dari 40 perjanjian dan MOU yang ditandatangani antara kedua negara, serta menyatakan niat SI untuk meningkatkan kerja sama di bawah kerangka kerja tersebut.
Menteri Luar Negeri juga berkesempatan untuk menyoroti tujuan kebijakan utama Pemerintah GREAT, seperti pendidikan gratis, pengurangan biaya listrik sebesar 80% di Kepulauan Solomon, dan percepatan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan untuk meningkatkan produksi dan meningkatkan konektivitas.
Ketua menyambut baik tujuan kebijakan Pemerintah GREAT dan menyatakan kesediaan mereka untuk menyelaraskan strategi pembangunan dengan Kepulauan Solomon.
Ketua menegaskan kembali komitmen CIDCA untuk bekerja sama secara erat dengan Pemerintah dalam mengidentifikasi dan melaksanakan proyek-proyek berdampak tinggi yang selaras dengan prioritas pembangunan nasional negara tersebut.
Menteri Luar Negeri juga mengakui dukungan yang diberikan China terhadap pengembangan sumber daya manusia, dengan 202 mahasiswa yang saat ini belajar di universitas-universitas di China dan lebih dari 1300 profesional yang dilatih di China melalui seminar kursus singkat.
Kedua belah pihak membahas peluang lebih lanjut untuk meningkatkan pertukaran teknis, memperkuat kerja sama kelembagaan, dan memperluas hubungan antar masyarakat melalui program pelatihan, berbagi pengetahuan, dan inisiatif peningkatan kapasitas.
Pertemuan tersebut menggarisbawahi komitmen bersama kedua negara untuk memajukan kemitraan strategis komprehensif yang didasarkan pada rasa saling menghormati, saling menguntungkan, dan tujuan pembangunan bersama.
Kedua belah pihak sepakat untuk menjaga komunikasi yang erat dan memperkuat kerja sama lebih lanjut melalui dialog rutin dan inisiatif praktis. (*)

Discussion about this post