• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

TPNPB nilai status DPO pembunuh pilot belum tentu bisa dibuktikan secara hukum

August 21, 2024
in Polhukam, Meepago
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Hengky Yeimo - Editor: Syofiardi
Cartenz

Foto lama yang dikirimkan Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2024 bersama siaran pers yang memperlihatkan pasukan TPNPB-OPM bersama pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens asal Selandia Baru yang disandera sejak 7 Februari 2023. Pria di samping kanan Pilot Mehrtens dilingkari garis kuning dengan tulisan ‘Malas Gwijangge’. –Jubi/Dok Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2024

0
SHARES
5
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Nabire, Jubi – Juru Bicara TPNPB-OPM atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka, Sebby Sambom menilai, penetapan Malas Gwijangge dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) dalam kasus pembunuhan Mr Glen Malcolm Conning, pilot helikopter PT Intan Angkasa Air Service, di Bandara Distrik Alama, Kabupaten Mimika, belum tentu bisa dibuktikan di hadapan hukum.

“Itu mereka [TNI-Polri] hanya berpura-pura menetapkan status DPO kepada anggota kami,” katanya kepada Jubi.id melalui pesan WhatsApp, Selasa (20/8/2024).

Sambom menuduh aparat TNI-Polri menutupi aib dengan cara memberikan status DPO kepada anggota TPNPB-OPM sebagai membunuh pilot helikopter asal Selandia Baru tersebut.

“Pembunuhan pilot New Zealand Glen itu terjadi karena gagalnya koordinasi dan komunikasi antara sutradara, pembuat skenario, dan eksekutor di lapangan, akibatnya eksekusi tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan sehingga sutradara hanya mengungkapkan skenarionya tanpa mengetahui fakta di lapangan. Itulah keajaiban Tuhan untuk mengungkapkan rencana jahat sang sutradara,” katanya.

Sambom juga menduga militer dan polisi Indonesia bekerja sama dengan tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi penumpang helikopter.

Pembunuhan Pilot Heli

“Kami dengar hari ini, negara [Indonesia] memberikan penghargaan kepada nakes yang selamat dari Alama. Dengan penyerahan hadiah maka ini adalah misi khusus yang telah berhasil disukseskan oleh nakes sehingga pada tanggal 17 Agustus 2024 diberikan penghargaan,” ujarnya.

BERITATERKAIT

Aparat keamanan diingatkan tidak melakukan penangkapan serampangan di Yahukimo

Truk tangki air ditembak di Yahukimo

Delapan terduga penyerangan guru di Distrik Anggruk telah ditangkap

TPNPB bertanggung jawab atas penembakan honorer di Intan Jaya

Secara logika, kata Sambom, pilot bisa dianggap dijebak oleh nakes, karena nakes yang memakai heli.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Nakes di Alama dan nakes yang akan ke Alama dari Timika harusnya dituntut karena membahayakan pilot dan tidak memberikan informasi bahaya di Alama, justru pilot dipaksa mendarat,” katanya.

Para nakes, lanjut Sambom, tidak berupaya menyelamatan pilot dan tidak ada perlawanan kepada para pelaku. “Justru nakes membiarkan pilot terbunuh dan mereka dijemput ke Timika. Oleh karena itu, pertanyaannya negara memberikan penghargaan dalam hal apa,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun Jubi.id, keempat nakes yang menumpang dengan helikopter yang dibawa Mr. Glen berhasil dievakusi TNI-Polri dari Alama ke Timika sehari setelah kejadian dalam kondisi selamat. Keempat nakes yang bertugas di Puskesmas Alama itu adalah Kolariak Gwijangge (kepala tata usaha), Hasmaya AMd Keb (bidan), Naomi Kambu (gizi), dan Demianus Pakage (perawat).

TPNPB
Evakuasi 13 orang tenaga kesehatan, guru, dan warga sipil dari Distrik Alama saat tiba di Aero Modeling Lanud Yohanis Kapiyau, Mimika, Selasa (6/8/2024). – Jubi/Dok Damai Cartenz

Keempatnya kemudian diundang Penjabat Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk untuk menghadiri upacara HUT RI ke-79 di Nabire dan diberi pengahargaan oleh Pemprov Papua Tengah sebagai bentuk apresiasi, kepedulian, dan perhatian kepada nakes yang bekerja di daerah pelosok dengan risiko berat. Sebelum mengikuti upacara keempatnya juga mengikuti trauma healing pasca kejadian.

TPNPB berkali-kali bantah terlibat

TPNPB melalui juru bicaranya, Sebby Sambom beberapa kali membantah bahwa pasukan TPNPB-OPM terlibat dalam pembunuhan pilot Mr Glen.

Melalui pidato rekaman video yang diterima Jubi.id sebagai lampiran siaran pers yang dikirimkan Sebby Sambom pada Jumat (16/8/2024), tiga pimpinan Komando Daerah Pertahanan (Kodap) TPNPB-OPM juga menyatakan bantahan terlibat dalam pembunuhan pilot Mr Glen di bandara Distrik Alama pada 5 Agustus 2024 tersebut.

Ketiga pimpinan Kodap TPNPB adalah Panglima Kodap III Ndugama Ndarakma Egianus Kogoya, perwakilan Kodap XVIII Puncak Ilaga, dan perwakilan Kodap XXVII Sinak.

“Kami… menyatakan dengan tegas TPNPB tidak pernah melakukan pembunuhan Pilot Glenn Malcolm Conning asal New Zealand. Pembunuhan itu bukan kami dari TPNPB,” kata Egianus Kogoya.

Kogoya menuding pelaku pembunuh Pilot Glenn adalah TNI/Polri, karena sebelumnya pihaknya telah menyampaikan kepada media hendak membebaskan pilot asal New Zealand (Selandia Baru) Philips Mark Martin, beberapa hari kemudian TNI-Polri membawa pilot asal New Zealand Mr Glenn Malcolm Conning ke Alama.

“Kami sudah melacak, ternyata bukan pasukan dari Komandan Operasi dari Sinak, Lekagak Telenggen, komandan Operasi dari Ilaga, atau komandan operasi Nduga Darakma di bawah pimpin saya, Egianus Kogeya,” ujarnya.

Kogoya mengaku pihaknya telah mengutus timnya untuk mengecek langsung ke Distrik Alama, Kabupaten Mimika.

“Kami sudah cek di lapangan, tetapi pelakunya TNI/Polri, jadi tentara Indonesia yang tembak, bukan kami TPNPB OPM,” ujarnya.

Pilot
Satgas Ops Damai Cartenz-2024 yang diterjukan ke Distrik Alama, Kabupaten Mimika untuk melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) pembunuhan pilot heli berkebangsaan Selandia Baru, Mr Glen Malcolm Conning, selama dua hari, Selasa-Rabu (6-8/8/2024). – Jubi/Dok Damai Cartenz

Polisi keluarkan DPO berdasarkan olah TKP

Seperti diberitakan Jubi.id sebelumnya, Kepala Satuan Tugas Humas Ops Damai Cartenz-2024 Kombes Polisi Dr Bayu Suseno dalam keterangan pers yang diterima Jubi, Jumat (16/8/2024) mengatakan, olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), pengumpulan barang bukti, alat bukti, dan pemeriksaan seluruh saksi terkait kasus pembunuhan pilot Mr Glen Malcolm Conning di Bandara Distrik Alama, Kabupaten Mimika telah selesai dilakukan.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, maka identitas pelaku sudah dapat kami ketahui, yaitu Perintah Kola Lokbere alias Malas Lokbere alias Malas Gwijangge, Jeri Wandikbo, Irisim Gwijangge, Jaka Gwijangge, dan Analuk Amisim. KKB [Kelompok Kriminal Bersenjata] ini terdiri dari lima orang dan diduga mereka berasal dari KKB pimpinan Perek Jelas Kogoya yang bermarkas di Yuguru, Kabupaten Nduga,” katanya.

Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2024 bersama siaran pers juga melampirkan foto lama pasukan TPNPB-OPM bersama pilot Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens asal Selandia Baru yang disandera sejak 7 Februari 2023. Pria di samping kanan Pilot Mehrtens dilingkari garis kuning dengan tulisan ‘Malas Gwijangge’.

Kombes Bayu mengatakan DPO (Daftar Pencarian Orang) terhadap terduga pelaku tersebut telah diterbitkan dan selanjutnya akan dilakukan upaya penyidikan dan penegakan hukum. Surat Daftar Pencarian Orang yang dikirimkan beserta siaran pers memperlihatkan DPO atas nama Perintah Kola Lokbere alias Malas Lokbere alias Malas Gwijangge ditandatangani Kapolres Puncak Jaya I Komang Budartha SIK pada 14 Agustus 2024. (*)

Tags: DPO Pembunuhan Pilotkasus pembunuhan pilot Glen Malcolm ConningSatgas Damai CartenzTPNP-OPM
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Aparat Keamanan

Aparat keamanan diingatkan tidak melakukan penangkapan serampangan di Yahukimo

February 24, 2026
Yahukimo

Truk tangki air ditembak di Yahukimo

February 13, 2026

Delapan terduga penyerangan guru di Distrik Anggruk telah ditangkap

July 13, 2025

TPNPB bertanggung jawab atas penembakan honorer di Intan Jaya

March 19, 2025

Pemerintah pastikan tidak ada tebusan untuk bebaskan Philip Mehrtens

September 22, 2024

Komnas HAM Papua: pembunuhan pilot Glen Malcolm Conning pelanggaran HAM

September 3, 2024

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua
18 September 2026
Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua

Jayapura, Jubi – Amnesty International Indonesia has called for an end to the killing of civilians in Papua by armed [...]

Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say
18 September 2026
Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say

Jayapura, Jubi — Pastor Yance Douw of the Jayapura Diocese says dialogue, access to information, solidarity and a better understanding [...]

The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road
17 September 2026
The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road

Jayapura, Jubi – The West Papua National Liberation Army (TPNPB) has claimed responsibility for the shooting that killed a driver, [...]

Governor urges South Papua residents to protect Payum coastal mangroves
17 September 2026
Governor urges South Papua residents to protect Payum coastal mangroves

Merauke, Jubi – South Papua Governor Apolo Safanpo has urged residents to protect and preserve mangrove forests along the coast [...]

Jayapura Police: 78 students detained during protest released
16 September 2026
Jayapura Police: 78 students detained during protest released

Sentani, Jubi – Jayapura Police said 78 students were detained while they were preparing to take part in a demonstration [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Pendidikan Vokasi

Pembinaan vokasi di SLB, bekal kemandirian anak disabilitas 

September 18, 2026
Meepago

Gubernur Nawipa: Kepala suku di wilayah Meepago adalah mitra pemerintah

September 18, 2026
Sekolah Rakyat

Pemerintah siapkan Rp1 Triliun untuk bangun Sekolah Rakyat di Papua

September 18, 2026
Mengolah sagu

Hutan sagu terancam: Tradisi masyarakat Kampung Yoboi tergerus

September 18, 2026
Vanuatu

Menteri Ati menyampaikan pernyataan Vanuatu di Sidang Umum PBB

September 18, 2026
Pendidikan

Anak-anak PNG diminta prioritaskan Pendidikan

September 18, 2026
Bougainville

Para pemilik tanah adat tambang Panguna di Bougainville adakan pembicaraan

September 18, 2026
Bougainville

Para pemilik tanah adat tambang Panguna di Bougainville adakan pembicaraan

September 18, 2026
PNG

Susan Karike Huhume, perancang bendera nasional PNG

September 16, 2026
Pendidikan

Anak-anak PNG diminta prioritaskan Pendidikan

September 18, 2026
Hentikan pembununah warga sipil

Amnesty Internasional Indonesia: Hentikan pembunuhan warga sipil di Tanah Papua

September 17, 2026
wondama

Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

March 17, 2026
kelapa sawit

Dua perusahan perkebunan kelapa sawit di Papua Barat diduga timbun limbah

September 16, 2026
Kesehatan

Kementerian Kesehatan Vanuatu kirim pasokan darurat ke Pulau Ambae

March 17, 2026
Pendidikan Vokasi

Pembinaan vokasi di SLB, bekal kemandirian anak disabilitas 

0
Meepago

Gubernur Nawipa: Kepala suku di wilayah Meepago adalah mitra pemerintah

0
Sekolah Rakyat

Pemerintah siapkan Rp1 Triliun untuk bangun Sekolah Rakyat di Papua

0
Mengolah sagu

Hutan sagu terancam: Tradisi masyarakat Kampung Yoboi tergerus

0
Vanuatu

Menteri Ati menyampaikan pernyataan Vanuatu di Sidang Umum PBB

0
Pendidikan

Anak-anak PNG diminta prioritaskan Pendidikan

0
Bougainville

Para pemilik tanah adat tambang Panguna di Bougainville adakan pembicaraan

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara