Jayapura, Jubi – Ketua Senat Universitas Cenderawasih atau Uncen Jayapura, Papua, Prof Dr Balthasar Kambuaya, MBA berharap para lulusan universitas itu dapat menciptakan lapangan kerja di daerahnya masing-masing, setelah menyelesaikan pendidikannya.
Katanya, lulusan Uncen Jayapura mesti menciptakan lapangan kerja sendiri. Bukan mencari pekerjaaan atau menambah beban pemerintah daerah setelah mereka menyelesaikan kuliahnya.
Sebab, dengan menciptakan lapangan kerja sendiri, lulusan Uncen juga bisa membantu orang lain dengan memberi kesempatan bekerja melalui lapangan kerja yang merak ciptakannya.
Pernyataan itu disampaikan Prof Dr Balthasar Kambuaya, MBA saat Uncen mewisuda 1.039 mahasiswanya periode III di auditorium Uncen, Abepura, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, Kamis (28/08/2025).
“Mereka harus menjadi orang-orang yang bisa menciptakan lapangan pekerjaaan tidak lagi menambah beban pemerintah. Karena kita butuh orang yang punya kapasitas tinggi menciptakan pekerjaannya sendiri di daerah masing-masing,” kata Kambuaya.
Menurutnya, para wisudawan atau lulusan Uncen sudah diajarkan keterampilan dan kemampuan untuk bisa menciptakan lapangan pekerjaan atau berwirausaha setelah mereka lulus.
“Itu baru sarjana ada artinya, bisa berfungsi bagi orang lain, dalam satu tahun ada empat kali wisudan sesuai dengan kebijakan yang baru kita bikin ini. Jadi dengan setiap tahun Uncen mewisudakan banyak mahasiswa diharapkan bisa membuat lapangan pekerjaan dengan ilmu yang didapatkan,” ucapnya.
Rektor Universitas Cenderawasih, Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, SE.,M.Sc.Agr saat prosesi wisuda juga menyampaikan agar lulusan Uncen bisa menciptakan lapangan pekerjaan, sehingga ilmu yang didapatkan diaplikasikan secara nyata di masyarakat untuk pengembangan ekonomi dan kreativitas bagi bangsa dan negara.
“Kita sebagai global citizen, orang yang ada di dunia ini berkewajiban menyebarkan identitas lokal kita yaitu dimana kehadiran lokal perlu kita kuatkan dan bisa bawa kepada dunia global yang ada untuk menghadapi daya saing yang terus berkembang saat ini,” kata Wambrauw. (*)

























Discussion about this post