• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Penkes

Akademisi kesehatan: TBc di Kabupaten Jayapura kritis, tapi belum darurat

March 6, 2026
in Penkes
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Fitri Ramadhani - Editor: Arjuna Pademme
TBc

Ilustrasi penderita TBc-IST

0
SHARES
82
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sentani, Jubi – Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Cenderawasih atau Uncen Jayapura, Prof. Dr. Hasmi, SKM. MKes mengatakan situasi kasus Tuberkulosis (TBc) di Kabupaten Jayapura, Papua cukup kritis tapi belum berada pada kategori darurat.

“Kritis karena masih ada [sekitar] 30 persen yang menular tapi kondisi ini belum kategori darurat,” kata Prof. Dr. Hasmi, SKM. MKes melalui aplikasi pesan singkat kepada Jubi, Jumat (6/3/2026) pagi.

Prof Hasmi mengatakan berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura tiga tahun terakhir itu, ditemukan 1.382 kasus TBc pada 2023. Kasus tersebut melampaui target nasional yaitu 1.259 kasus atau 109 persen.

“Jika dilihat datanya, interpretasi epidemiologi, tahun 2023 bukan berarti kasus meningkat. Capaian di atas 100 persen menunjukkan sistem penemuan kasus (case finding) bekerja baik, bukan berarti penularan meningkat,” ucapnya.

Menurut Hasmi, hal itu sering terjadi ketika skrining aktif meningkat, fasilitas diagnostik membaik, dan pelaporan lebih lengkap.

Katanya, untuk penurunan capaian target pada 2024 dari target 2.422 kasus dan tercapai 1.717 kasus atau 71 persen, serta pada 2025 ditargetkan 2.417 kasus, namun tercapai 1.350 kasus atau 67 persen, menunjukkan adanya kemungkinan dinaikkannya terget nasional hampir dua kali lipat.

“[Selain itu] case detection gap masih besar (banyak kasus TBc belum ditemukan di masyarakat),” ujarnya.

BERITATERKAIT

Mahasiswa Bakti BCA dampingi UMKM penjahit di Kota Jayapura

376 atlet ikut juraan renang Pangdam Cenderawasih

Kota Jayapura daerah dengan kasus TBC tertinggi di Papua

Jurnalis diharapkan berperan mengedukasi publik tentang HIV/AIDS dan TBC

Prof Hasmi mengatakan dari sudut pandang kesehatan masyarakat, jika capaian hanya 67 hingga 71 persen, berarti kemungkinan masih ada kira-kira 30 persen TBc yang belum ditemukan.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Situasi ini dinilai cukup kritis karena satu penderita TBc aktif dapat menularkan ke 10 hingga 15 orang per tahun, dan keterlambatan diagnosis memperpanjang rantai penularan.

Apalagi lanjutnya, jika daerah memiliki faktor risiko seperti kepadatan rumah, mobilitas penduduk, dan akses layanan kesehatan yang terbatas yang sering ditemukan di wilayah Papua.

Peneliti senior FKM Uncen itu merekomendasikan sejumlah langkah konkret agar penularan TBc benar-benar terputus. Ada lima langkah strategis dalam pendekatan kesehatan masyarakat.

Pertama, memperkuat skrining kontak serumah. Intervensi ini dinilai paling efektif. Setiap satu kasus TBc, semua anggota keluarga dan tetangga dekat harus diskrining. Biasanya ditemukan satu hingga tiga kasus tambahan dari kontak.

Selanjutnya, skrining populasi yang berisiko tinggi bukan semua ke seluruh masyarakat. Adapun kelompok berisiko (targeted screening) seperti, kontak serumah pasien TB, orang dengan HIV/AIDS, narapidana, pekerja tambang, masyarakat padat hunian.

Berikutnya, mempercepat diagnosis dengan alat cepat. Jika memungkinkan gunakan Tes Molekuler Cepat (TCM / GeneXpert). Tes itu bisa mendeteksi TB kira-kira dalam dua jam sekaligus mendeteksi resistensi obat.

Kemudian memastikan pasien tidak putus obat dan memperbaiki surveilans dan tracking pasien.

Hasmi juga mengatakan, beberapa daerah berhasil menurunkan TBc dengan skrining massal menggunakan rontgen portable atau sering disebut mobile TB screening.

“[Jadi,] tim turun turun ke kampung melakukan rontgen dada dan langsung tes TCM jika dicurigai TB. Strategi tambahan itu sangat efektif,” kata Prof. Dr. Hasmi, SKM. MKes.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Lilian Suebu kepada Jubi mengatakan ada sejumlah tantangan dan kendala yang dihadapi pihaknya di lapangan.

Kendala itu antara lain, kepatuhan minum obat yang seharusnya diminum selama enam bulan, resistensi obat (TB-RO) yang menyebabkan pasien putus berobat berisiko resistensi bakteri sehingga harus beralih ke pengobatan yang lebih tinggi.

Selain itu, sistem pelaporan yang terkadang tidak terbaca pada aplikasi sehingga data skrining di lapangan tidak sinkron dengan sistem dan dukungan keluarga.

“Keluarga harus mendukung [penderita TBc] agar mereka tidak menarik diri dan merasa dikucilkan, memberi perhatian agar rutin minum obat termasuk gizi makanannya,” kata Lilian Suebu. (*)

Tags: Fakultas Kesehatan MasyarakatKabupaten JayapuraTBCUncen
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Mahasiswa Bakti

Mahasiswa Bakti BCA dampingi UMKM penjahit di Kota Jayapura

June 21, 2026
Kejuaraan Renang Pangdam XVII/Cenderawasih

376 atlet ikut juraan renang Pangdam Cenderawasih

June 15, 2026

Kota Jayapura daerah dengan kasus TBC tertinggi di Papua

June 12, 2026

Jurnalis diharapkan berperan mengedukasi publik tentang HIV/AIDS dan TBC

June 12, 2026

Dinkes Kota Jayapura sosialisasi TBC dan HIV/AIDS bagi wartawan

June 12, 2026

Trotoar jadi tempat jualan, sampah menumpuk di kawasan Pasar Lama

June 11, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Airline says AMA aircraft was not used to transport Indonesian security forces
4 July 2026
Airline says AMA aircraft was not used to transport Indonesian security forces

Jayapura, Jubi – Associated Mission Aviation (AMA) has denied allegations that its aircraft were used to transport Indonesian military or [...]

The autopsy results state that the AMA pilot died from gunshot wounds
4 July 2026
The autopsy results state that the AMA pilot died from gunshot wounds

Jayapura, Jubi – Autopsy results at Bhayangkara Hospital in Kotaraja, Jayapura City, Papua Province, state that the pilot of an [...]

Four civilians reported killed in shootings in Intan Jaya over the past week
3 July 2026
Four civilians reported killed in shootings in Intan Jaya over the past week

Jayapura, Jubi – Four civilians in Intan Jaya Regency, Central Papua Province, have reportedly been killed in separate shooting incidents [...]

Pregnant Women Reportedly Killed in Shooting in Intan Jaya
3 July 2026
Pregnant Women Reportedly Killed in Shooting in Intan Jaya

Jayapura, Jubi – A woman who was seven months pregnant was reportedly shot dead in Sugapa, the capital of Intan [...]

Indigenous Papuan Women Traders Block The Main Road After Governor Fails to Meet Protesters
3 July 2026
Indigenous Papuan Women Traders Block The Main Road After Governor Fails to Meet Protesters

Sorong, Jubi – Hundreds of Indigenous Papuan women traders blocked a major intersection in Sorong on Thursday night after Southwest [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Intan Jaya

14 warga dilaporkan menjadi korban konflik bersenjata di Intan Jaya

July 4, 2026
Warga Intan Jaya ditembak

Tragedi Kemanusiaan di Intan Jaya: Gubernur di Tanah Papua jangan diam

July 4, 2026
Vivian Gobai Perbasi Papua Tengah

Vivian Gobai pimpin Perbasi Provinsi Papua Tengah setelah terpilih aklamasi

July 4, 2026
Mentan

Kementan kucurkan bantuan pertanian Rp1,3 Triliun untuk Kabupaten Merauke

July 4, 2026
Maskapai AMA

Amnesty Internasional Indonesia: Penembakan terhadap pilot AS harus diselidiki

July 4, 2026
Tanah Papua

Burung Kasuari dan hilangnya hutan tropis di Tanah Papua

July 4, 2026
tim investigasi independen

LP3BH: Perlu dibentuk tim investigasi independen selidiki penembakan pilot

July 4, 2026
Maskapai AMA

Maskapai nyatakan pesawat AMA tidak digunakan mengangkut TNI-Polri

July 3, 2026
Fiji

Petani tebu Fiji kecewa alokasi anggaran nasional tak sesuai realistas hidup

July 3, 2026
Gubernur Papua Barat Daya

Gubernur Papua Barat Daya akhirnya temui mama pedagang asli Papua

July 3, 2026
Jenazah pilot

Uskup Jayapura: Penembakan terhadap pilot lukai pelayanan misi gereja

July 3, 2026
Teluk Humboldt

Warga Teluk Humboldt dan Youtefa mengungsi ke Kampung Ormu saat perang dunia ke-II

July 3, 2026
Warga Intan Jaya ditembak

Empat warga di Intan Jaya dilaporkan tewas ditembak selama sepekan

July 3, 2026
Konflik

Dikhawatirkan terjadi konflik lanjutan di Tanah Papua setelah pilot Amerika tewas

July 4, 2026
Intan Jaya

14 warga dilaporkan menjadi korban konflik bersenjata di Intan Jaya

0
Warga Intan Jaya ditembak

Tragedi Kemanusiaan di Intan Jaya: Gubernur di Tanah Papua jangan diam

0
Vivian Gobai Perbasi Papua Tengah

Vivian Gobai pimpin Perbasi Provinsi Papua Tengah setelah terpilih aklamasi

0
Mentan

Kementan kucurkan bantuan pertanian Rp1,3 Triliun untuk Kabupaten Merauke

0
Maskapai AMA

Amnesty Internasional Indonesia: Penembakan terhadap pilot AS harus diselidiki

0
Tanah Papua

Burung Kasuari dan hilangnya hutan tropis di Tanah Papua

0
tim investigasi independen

LP3BH: Perlu dibentuk tim investigasi independen selidiki penembakan pilot

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara