Jayapura, Jubi – Maskapai penerbangan nasional Fiji, Fiji Airways, mengumumkan akan melanjutkan kembali penerbangan langsungnya ke Kaledonia Baru mulai 22 September 2026.
Pembukaan rute ini dilakukan setelah lebih dari dua tahun pasca kerusuhan mematikan di Kaledonia Baru, yang dimulai pertengahan Mei 2024, dan memaksa maskapai penerbangan internasional menangguhkan penerbangan mereka ke wilayah Pasifik Prancis tersebut.
Layanan Nadi-Nouméa akan beroperasi dua kali seminggu menggunakan pesawat ATR-72-600 milik Fiji Link, sebagaimana dilansir Jubi dari laman internet, RNZ Pasifik, Senin (8/6/2026)
“Kaledonia Baru adalah tujuan menakjubkan dan pasar penting bagi Fiji Airways,” kata Direktur Pelaksana dan CEO Fiji Airways, Paul Scurrah.
“Pengaktifan kembali layanan ini menciptakan peluang baru yang menarik bagi para pelancong, baik yang mengunjungi Fiji untuk menikmati keramahan kami yang terkenal di dunia maupun yang menjelajahi budaya Pasifik Prancis yang unik di Nouméa,” tambahnya.
Scurrah mengatakan bahwa koneksi udara ini juga merupakan respons terhadap meningkatnya permintaan di wilayah tersebut.
“[Hal ini] didasarkan, terlepas dari pariwisata, pada kenyataan bahwa Kaledonia Baru dan Fiji sama-sama menjadi tuan rumah bagi beberapa organisasi antar pemerintah dan pembangunan paling penting di Pasifik, dengan staf, delegasi, konsultan, dan mitra yang secara teratur melakukan perjalanan antara (Nouméa dan Suva),” katanya.
Kaledonia Baru menjadi lokasi kantor pusat Komunitas Pasifik (SPC), yang juga memiliki cabang utama di Suva.
Suva juga menjadi tuan rumah bagi organisasi regional penting lainnya seperti Forum Kepulauan Pasifik, serta basis regional untuk beberapa organisasi dan badan internasional.
“Fiji Airways berharap dapat mendukung kebutuhan konektivitas organisasi-organisasi ini dan komunitas profesional yang lebih luas yang menjaga konektivitas kawasan Pasifik,” kata Scurrah.
Rute Nadi-Nouméa juga memberikan sinergi regional dalam hal manfaat tambahan bagi jaringan masing-masing perusahaan, “memberikan koneksi lanjutan bagi para pelancong di seluruh Pasifik, Selandia Baru, Amerika Serikat, dan Kanada.”
Pemulihan penerbangan langsung Nadi-Nouméa dikatakan akan memberikan kapasitas tambahan sekitar 10.000 kursi per tahun pada rute ini.
Rute langsung Nadi-Nouméa pertama kali diperkenalkan oleh Fiji Airways pada November 2023.
Pada rute yang sama, pesaing lainnya adalah Air Calédonie International (AirCalin), yang beroperasi melalui perjanjian kerja sama (code-share) dengan Air Tahiti Nui dari Polinesia Prancis dan memperluas kemungkinan koneksi ke Amerika Serikat (San Francisco, Los Angeles), Kanada, dan Jepang. (*)


























Discussion about this post