• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Meepago

Bupati desak presiden evaluasi keberadaan TNI non organik di Intan Jaya

July 2, 2026
in Meepago
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Arjuna Pademme
Bupati Intan Jaya

Suasana saat warga hendak mengevakuasi jenazah Okto Tigau, Rabu (01/07/2026) - Dok. Warga Intan Jaya

0
SHARES
35
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Bupati Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, Aner Maisini mendesak Presiden, Menteri Pertahanan, dan Panglima TNI segera mengevaluasi keberadaan satuan TNI non organik di wilayah pemerintahannya, agar penanganan terhadap masyarakat dilakukan secara terukur dan sesuai aturan.

Desakan itu disampaikan Aner Maisini setelah penemuan jenazah seorang pemuda bernama Okto Tigau (19 tahun) di Kampung Bamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Rabu (1/7/2026).

Saat akan dievakuasi warga, terdapat sejumlah bekas lubang bagian dadanya dan beberapa di bagain tubuh lain korban.

Bupati Aner Maisini mengatakan, jenazah Okto Tigau ditemukan saat masyarakat Intan Jaya makamkan seorang gembala Gereja GKII Elianus Agimbau yang menjadi korban penembakan.

Ketika dapat informasi penemuan jenazah Okto Tigau, pihak pemerintah bersama DPR Kabupaten Intan Jaya, tim penanganan konflik sosial serta masyarakat langsung mengevakuasi jenazah korban.

“Kami makamkan gembala yang ditembak. saat yang sama kami mendapat informasi bahwa jenazah Okto ditemukan di belakang Pos [Satgas] Habema. Jadi kami langsung bergerak melakukan evakuasi lalu korban dimakamkan hari ini,” kata Bupati Intan Jaya Aner Maisini melalui panggilan teleponnya, Kamis (2/7/2026).

Bupati Aner mengaku sangat kecewa atas peristiwa yang terus menelan korban jiwa dari kalangan masyarakatnya. Katanya, semestinya aparat keamanan menjalankan amanat negara melindungi masyarakat, bukan justru menjadikan masyarakat sipil sebagai sasaran tembak atau korban.

BERITATERKAIT

Dua remaja di Intan Jaya dilaporkan ditembak

TPNPB claims to have killed one TNI soldier in Intan Jaya, seven other wounded

TPNPB bertanggung jawab terhadap tewasnya seorang prajurit TNI di Intan Jaya

Bupati Jayapura: Tuntutan ganti rugi hak ulayat mesti dengan dialog

“Kami pemerintah sangat kecewa. TNI dan Polri menjalankan amanat negara untuk melindungi masyarakat. Tetapi kenapa masyarakat justru menjadi sasaran,” ujarnya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Ia menegaskan, apabila seseorang diduga terlibat dengan kelompok tertentu, aparat tetap harus mengedepankan proses hukum, jangan langsung dibunuh.

“Saya minta Presiden, Menteri Pertahanan, dan Panglima TNI mengevaluasi satuan nonorganik di Intan Jaya. Kalaupun seseorang diduga simpatisan, tetap ada proses hukum. Jangan sampai nyawa masyarakat dihilangkan begitu saja,” ucapnya.

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini juga meminta Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) tidak menjadikan kampung-kampung yang dihuni masyarakat sipil sebagai lokasi aktivitas maupun kontak bersenjata dengan aparat keamanan.

Sebab, keselamatan warga harus menjadi prioritas dan tidak boleh dikorbankan dalam konflik yang masih berlangsung di wilayah Intan Jaya.

“TPNPB tidak boleh beraktivitas di rumah-rumah masyarakat karena masyarakat sipil kerap berada di tengah situasi konflik dan berisiko menjadi korban ketika terjadi kontak tembak antara kelompok bersenjata dan aparat keamanan,” katanya.

Ia menilai keberadaan kelompok bersenjata di lingkungan permukiman hanya akan meningkatkan risiko bagi masyarakat sipil. Sebab, ketika aparat keamanan melakukan pengejaran, masyarakat yang tinggal di kampung berpotensi menjadi sasaran dalam insiden baku tembak.

“Jadi, sekali lagi TPNPB tolong tinggalkan kampung-kampung yang dihuni masyarakat sipil.”

Aner Maisini juga berharap aparat keamanan tetap mengedepankan perlindungan terhadap masyarakat sipil dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.

Menurutnya, keselamatan warga harus menjadi perhatian utama bagi semua pihak yang terlibat dalam konflik.

“Masyarakat sipil harus kita lindungi. Jangan jadikan kampung-kampung tempat tinggal warga sebagai lokasi perang. Mohon, Jangan sampai ada lagi masyarakat yang menjadi korban,” kata Aner Maisini.

Sementara itu, Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna mengatakan berdasarkan data yang dimiliki aparat keamanan, Okto Tigau merupakan anggota TPNPB-OPM yang menjabat sebagai Wakil Komandan Operasi Batalyon Metua Kodap VIII/Intan Jaya.

“Yang bersangkutan terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan di Intan Jaya, antara lain penembakan terhadap aparat keamanan, penembakan pekerja sipil, penyiksaan warga, serta berbagai aksi intimidasi terhadap masyarakat,” kata Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna dalam keterangan tertulis yang diterima Jubi.

Katanya, penyampaian informasi ini dimaksudkan untuk memberikan konteks mengenai situasi yang dihadapi personel di lapangan. (*)

Tags: BupatidesakEvaluasiIntan JayaKeberadaanNon organikPresidenTNI
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Intan Jaya

Mobil yang ditumpangi pimpinan gereja Katolik ditembak di Intan Jaya

July 2, 2026
Pansus DPRK Puncak

Komnas HAM diminta tetapkan status 12 korban sipil di Kembru

June 23, 2026

Aparat keamanan mesti membedakan warga sipil dengan TPNPB

June 20, 2026

Dua warga Intan Jaya dilaporkan terkena ledakan yang diduga bom

June 20, 2026

Wakil Ketua DPR Papua Tengah bawa aspirasi masyarakat ke Jakarta

June 5, 2026

Masyarakat adat blokade akses menuju PT Freeport

June 4, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Bullet marks visible on the rectory vehicle that was shot at in Titigi, Intan Jaya Regency, Central Papua, Monday (6/29/2026). - Photo courtesy of Jubi

Car Carrying Catholic Church Leader Shot at in Intan Jaya

July 2, 2026
Papuan Women Traders

Papuan Women Traders Spend Night Outside Southwest Papua Governor’s Office

July 2, 2026
Women's Role in Economic Development

Central Papua Strengthens Women’s Role in Economic Development

July 2, 2026
Bupati Intan Jaya

Bupati desak presiden evaluasi keberadaan TNI non organik di Intan Jaya

July 2, 2026
Pesawat AMA

Pesawat AMA rute Wamena–Balingga hilang kontak

July 2, 2026
Forum Peduli Generasi Tolikara

Forum Peduli Generasi Tolikara rekomendasikan sejumlah poin setelah nobar Pesta Babi

July 2, 2026
Warga Tolikara

Panglima TNI didesak proses hukum terduga pelaku penembak warga Tolikara

July 2, 2026
Gula di Fiji

Perselisihan pekerja dan petani menyebabkan industrik gula di Fiji lumpuh

July 2, 2026
wondama

Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

March 17, 2026
Komnas HAM

Penggusuran paksa tanah masyarakat adat Biak diadukan ke Komnas HAM

March 17, 2026
pedagang pakaian

Potret lesu pedagang pakaian kaki lima jelang Idulfitri di Jayapura

March 17, 2026
Bom

Kantor pusat Komite Nasional Papua Barat diteror bom

March 17, 2026
Pohon

Ratusan relawan tanam 420 pohon cemara di bukit Telaga Ria

March 14, 2026
RSUD Yowari

Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

March 17, 2026
Bullet marks visible on the rectory vehicle that was shot at in Titigi, Intan Jaya Regency, Central Papua, Monday (6/29/2026). - Photo courtesy of Jubi

Car Carrying Catholic Church Leader Shot at in Intan Jaya

0
Papuan Women Traders

Papuan Women Traders Spend Night Outside Southwest Papua Governor’s Office

0
Women's Role in Economic Development

Central Papua Strengthens Women’s Role in Economic Development

0
Bupati Intan Jaya

Bupati desak presiden evaluasi keberadaan TNI non organik di Intan Jaya

0
Pesawat AMA

Pesawat AMA rute Wamena–Balingga hilang kontak

0
Forum Peduli Generasi Tolikara

Forum Peduli Generasi Tolikara rekomendasikan sejumlah poin setelah nobar Pesta Babi

0
Warga Tolikara

Panglima TNI didesak proses hukum terduga pelaku penembak warga Tolikara

0

English Stories

Bullet marks visible on the rectory vehicle that was shot at in Titigi, Intan Jaya Regency, Central Papua, Monday (6/29/2026). - Photo courtesy of Jubi
Pacnews

Car Carrying Catholic Church Leader Shot at in Intan Jaya

July 2, 2026
Papuan Women Traders
Pacnews

Papuan Women Traders Spend Night Outside Southwest Papua Governor’s Office

July 2, 2026
Women's Role in Economic Development
Pacnews

Central Papua Strengthens Women’s Role in Economic Development

July 2, 2026
Jayapura Regency
Pacnews

Three Jayapura Regency Council Factions Push to Dissolve Special Committee

July 1, 2026
Jubi](https://jubi.id/wp-content/uploads/2026/06/1000877419.jpg)One of the teenagers reportedly shot in Titigi Village, Sugapa District, Intan Jaya Regency, Central Papua, Monday (29/06/2026) – Photo courtesy of Jubi
Pacnews

Two teenagers in Intan Jaya reportedly shot

July 1, 2026

Trending

  • Gula di Fiji

    Perselisihan pekerja dan petani menyebabkan industrik gula di Fiji lumpuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggusuran paksa tanah masyarakat adat Biak diadukan ke Komnas HAM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Potret lesu pedagang pakaian kaki lima jelang Idulfitri di Jayapura

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kantor pusat Komite Nasional Papua Barat diteror bom

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara