• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Dunia

Dari Amsterdam, diaspora Indonesia serukan blok politik alternatif

June 26, 2026
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Jean Bisay
Amsterdam

Sekelompok diaspora Indonesia di Belanda mendeklarasikan seruan pembentukan Blok Politik Alternatif dalam sebuah pertemuan yang digelar di De Natuurkamer Park, kawasan Drijfsijs, Amsterdam pada, Rabu (17/6/2025) sore. Deklarasi yang diberi nama "Deklarasi Amsterdam" itu lahir dari kegelisahan para penggagasnya terhadap kondisi politik Indonesia yang mereka nilai tengah mengalami krisis sistem, bukan sekadar krisis kepemimpinan. - Jubi/Dok pribadi

0
SHARES
25
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Sekelompok diaspora Indonesia di Belanda mendeklarasikan seruan pembentukan Blok Politik Alternatif dalam sebuah pertemuan yang digelar di De Natuurkamer Park, kawasan Drijfsijs, Amsterdam pada, Rabu (17/6/2025) sore.

Deklarasi yang diberi nama Deklarasi Amsterdam itu lahir dari kegelisahan para penggagasnya terhadap kondisi politik Indonesia yang mereka nilai tengah mengalami krisis sistem, bukan sekadar krisis kepemimpinan.

Mereka menilai partai-partai politik semakin kehilangan fungsi representasinya, sementara ruang demokrasi terus menyempit di tengah menguatnya pengaruh oligarki.

Polemik Sebelum Deklarasi

Sebelum resmi dibacakan, deklarasi ini lebih dulu memicu perdebatan. Beberapa hari menjelang pelaksanaan, draf awal beredar luas di Indonesia. Dalam versi tersebut, para penggagas berencana mendaulat jurnalis dan aktivis Dandhy Dwi Laksono untuk memimpin konsolidasi pembentukan blok politik alternatif.

Namun melalui jaringan Ekspedisi Indonesia Baru, Dandhy menyampaikan bahwa upaya membangun kekuatan politik alternatif sebenarnya telah tumbuh secara organik di berbagai tempat dan tidak membutuhkan fungsi koordinator tunggal. Menurutnya, yang lebih penting adalah memperkuat konsolidasi gagasan, membangun organisasi rakyat, dan menciptakan ruang perjumpaan untuk merumuskan agenda bersama.

Para deklarator tidak melihat respons tersebut sebagai penolakan. Sebaliknya, mereka menganggap perdebatan itu sebagai bagian dari tujuan yang ingin dicapai sejak awal.

BERITATERKAIT

Burung elang laut di Bandara Schiphol Amsterdam

Insa Ap, perempuan Papua Barat masuk finalis Miss Nederland 2022

“Deklarasi Amsterdam pada akhirnya sudah kami anggap berhasil jika berhasil memicu percakapan mendalam dan polemik yang meluas,” demikian pernyataan para deklarator.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Dari Figur Tunggal ke Kepemimpinan Kolektif

Perdebatan internal turut mewarnai proses penyusunan deklarasi. Para penggagas sempat mempertimbangkan dua opsi: mendaulat Dandhy Laksono sebagai figur sentral, atau membangun kepemimpinan kolektif yang melibatkan sejumlah tokoh dan perwakilan masyarakat sipil.

Suara mayoritas akhirnya memilih pendekatan kedua. Deklarasi final yang dibacakan pun berbeda dari draf awal.

Deklarasi tersebut dibacakan secara bergantian oleh Didin Fahrudin, Evi Sutrisno, Brian Trinanda, Andi Alfian, Hertasning Ikhlas, Aboedpriadji Santoso, Muthia, dan Syafiih Kamil — diaspora Indonesia di Belanda yang berlatar belakang beragam, mulai dari mahasiswa, akademisi, perawat, pekerja profesional, pengusaha, hingga warga senior.

Deklarasi final mendorong terbentuknya kepemimpinan kolektif yang melibatkan Dandhy Dwi Laksono bersama Farid Gaban, Bivitri Susanti, Zainal Arifin Mochtar, Feri Amsari, Bhima Yudhistira Adhinegara, Alissa Wahid, Busyro Muqoddas, serta berbagai elemen masyarakat sipil lainnya.

Amsterdam
Sekelompok diaspora Indonesia di Belanda mendeklarasikan seruan pembentukan Blok Politik Alternatif dalam sebuah pertemuan yang digelar di De Natuurkamer Park, kawasan Drijfsijs, Amsterdam pada, Rabu (17/6/2025) sore. Deklarasi yang diberi nama “Deklarasi Amsterdam” itu lahir dari kegelisahan para penggagasnya terhadap kondisi politik Indonesia yang mereka nilai tengah mengalami krisis sistem, bukan sekadar krisis kepemimpinan. – Jubi/Dok pribadi

Menuju Kongres Rakyat

Gagasan utama yang ditawarkan adalah penyelenggaraan Kongres Rakyat yang Demokratis dan Damai. Forum itu dibayangkan sebagai ruang pertemuan berbagai unsur masyarakat sipil — dari gerakan adat, petani, nelayan, buruh, organisasi keagamaan, akademisi, mahasiswa, pelajar, hingga diaspora Indonesia — untuk menyusun manifesto politik dan arah perjuangan bersama.

Para deklarator menegaskan tujuan akhirnya bukan mencari tokoh penyelamat atau mempersiapkan calon presiden alternatif, melainkan membangun kekuatan politik yang lahir dari pengorganisasian masyarakat sipil.

Mereka juga mengajak komunitas warga, kelompok mahasiswa, organisasi profesi, dan jaringan masyarakat sipil di berbagai daerah untuk menyelenggarakan deklarasi serupa serta membangun ruang diskusi dan konsolidasi politik dengan tagar #DaruratPolitik, #BlokPolitikAlternatif, #GerakanRakyatBerdaulat, #ResetIndonesia, dan #SistemReformasiTelahGagal. (*)

Tags: Amsterdamblok politik alternatifDeklarasi Amsterdamdiaspora Indonesia
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Australia

Perusahaan scaleups Australia jajaki kemitraan dukung pencapaian sasaran iklim Indonesia

June 24, 2026
Australia

Australia dukung rantai pasokan penting LPG untuk Indonesia

June 23, 2026

Chief Scientist Australia Berkunjung ke Jakarta

June 19, 2026

Duta pembelajaran Bahasa Indonesia bersiap ditempatkan di seluruh Australia

June 17, 2026

Gempa magnitudo 7,7 guncang Filipina Selatan

June 8, 2026

ASEAN dan Australia rayakan lima tahun Kemitraan Strategis Komprehensif

May 29, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Free Education Program

Free Education Program Offers Hope for the Future of Central Papua’s Youth

June 26, 2026
Forest Task Force Fails

Forest Task Force Fails to Protect Indigenous Land Rights in West Papua

June 26, 2026
Amsterdam

Dari Amsterdam, diaspora Indonesia serukan blok politik alternatif

June 26, 2026
Papua Tengah

Program pendidikan gratis jawaban masa depan generasi Papua Tengah

June 26, 2026
Militerisasi

Amnesty Internasional Indonesia: Militerisasi makin meluas di ruang sipil

June 26, 2026
Satgas PKH

Keberadaan Satgas PKH tak mampu melindungi hak masyarakat adat

June 26, 2026
HIV/AIDS

Kasus HIV di Kepulauan Solomon terus meningkat

June 26, 2026
BPK

BPK temukan masalah pengelolaan kendaraan dinas dan anggaran di Pemprov Papua

June 25, 2026
wondama

Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

March 17, 2026
KontraS

Koalisi desak presiden perintahkan tangkap pelaku teror terhadap aktivis KontraS

April 10, 2026
Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah anggarkan Rp77,84 miliar untuk pendidikan gratis

June 25, 2026
pedagang pakaian

Potret lesu pedagang pakaian kaki lima jelang Idulfitri di Jayapura

March 17, 2026
website

YPMD luncurkan website dokumentasikan Kabar dari Kampung

March 17, 2026
Pohon

Ratusan relawan tanam 420 pohon cemara di bukit Telaga Ria

March 14, 2026
Free Education Program

Free Education Program Offers Hope for the Future of Central Papua’s Youth

0
Forest Task Force Fails

Forest Task Force Fails to Protect Indigenous Land Rights in West Papua

0
Amsterdam

Dari Amsterdam, diaspora Indonesia serukan blok politik alternatif

0
Papua Tengah

Program pendidikan gratis jawaban masa depan generasi Papua Tengah

0
Militerisasi

Amnesty Internasional Indonesia: Militerisasi makin meluas di ruang sipil

0
Satgas PKH

Keberadaan Satgas PKH tak mampu melindungi hak masyarakat adat

0
HIV/AIDS

Kasus HIV di Kepulauan Solomon terus meningkat

0

English Stories

Free Education Program
Pacnews

Free Education Program Offers Hope for the Future of Central Papua’s Youth

June 26, 2026
Forest Task Force Fails
Pacnews

Forest Task Force Fails to Protect Indigenous Land Rights in West Papua

June 26, 2026
Central Papua
Pacnews

Central Papua Allocates Rp.77.84 Billion to Fund Free Education

June 25, 2026
WWF
Pacnews

WWF Collaborates With Multiple Stakeholders to Turn Organic Waste Into an Energy Source

June 25, 2026
Central Papua Government
Pacnews

Central Papua Government Plans to Build Weighbridge in Nabire

June 24, 2026

Trending

  • BPK

    BPK temukan masalah pengelolaan kendaraan dinas dan anggaran di Pemprov Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi desak presiden perintahkan tangkap pelaku teror terhadap aktivis KontraS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Papua Tengah anggarkan Rp77,84 miliar untuk pendidikan gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Potret lesu pedagang pakaian kaki lima jelang Idulfitri di Jayapura

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara