Manokwari, Jubi – Pencari kerja atau pencaker di Manokwari Papua Barat kembali menagih janji Bupati Hermus Indou yang menjanjikan penambahan kuota 100 kursi. Hal ini disampaikan Ketua Forum Pencari kerja Kabupaten Manokwari Oktopilus Renggup di Manokwari, Papua Barat, Selasa (10/2/2026).
“Kita sudah berada di Tahun baru 2026, sedangkan pada Hari Kamis 22 Mei 2025 Pak Bupati janji ada penambahan 100 kursi CPNS untuk kami yang saat itu sebagai Pendemo,” kata Oktopilus.
Meski demikian dia mengaku meski sudah ada beberapa orang yang telah diakomodir oleh pemerintah Daerah namun hal itu menunjukan ketidakpuasan bagi mereka yang selama ini berjuang.
“Sudah ada beberapa orang yang terakomodir namun itu kami belum puas karena ada beberapa orang yang tidak pernah bergabung untuk aksi tiap kami meminta penambahan tetapi namanya sudah masuk di dalam data terakomodir maka hal itu membuat sangat kecewa dan kami pendemo tidak puas,” katanya.
Dia mendesak agar Kepala Badan Kepegawaian Daerah BKD Kabupaten Manokwari agar segera mengumumkan hasil pemberkasan atau masa sanggah tes CPNS formasi 2024.
“Karena telah melewati tanggal yang dikeluarkan oleh Men-PAN karena pengalaman tes CPNS Formasi 2021 pengumuman lambat sehingga kami Orang Asli Papua OAP dalam maupun OAP Luar banyak yang tidak lulus,” ungkapnya
Selain itu pihaknya meminta agar operator BKD Kabupaten Manokwari agar segera melakukan pemutihan akun formasi 2021.
“Kami sebagai OAP dalam daerah meminta dengan hormat agar formasi 2024 ini harus utuskan tim untuk melakukan pendataan mulai dari distrik, lurah, kampung, dan RT/RW agar kami OAP dalam daerah bisa terakomodir dengan baik Manokwari kota kami dan kami tidak akan cari kerja di kota lain maupun Kabupaten lain,” jelasnya
Dia mengingatkan bahwa jika Formasi 2024 ini masih mengalami hal yang sama maka pihaknya akan melakukan aksi besar-besaran di Kantor Bupati, Kantor BKD, Kantor Regional Papua Barat, Ruas Jalan Maruni Trans Bintuni, Jembatan Warmare dan Jembatan Prafi hingga Jalur Alternatif Umbuy SP1 menuju Anday. (*)






















Discussion about this post