Jayapura, Jubi- Jenazah almarhum Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura Periode 2023–2027, Prof. Dr. Oscar Oswald Oktovianus Wambrauw akan dimakamkan di Pekuburuan Umum, Abepura, Kota Jayapura, Senin (21/9/2026).
Ribuan pelayat pun hadir termasuk civitas akademika dan Gubernur Papua Selatan, Prof. Dr. Ir Apolos Safanpo, MSc mantan rektor Uncen periode sebelumnya.
Dalam sambutan perpisahan rekan sesama alumni SMA Negeri 1 Biak, Kepala LLDIKTI Wilayah XIV se-Tanah Papua, Dr. Suriel Mofu, S.Pd., M.Ed, M.Phil, menyampaiakan duka cita yang mendalam.
“Saya dan Prof Dr Oscar Wambrauw sama-sama alumni SMA Negeri 1 di Biak dan alumni Uncen. Kemudian saya menjadi Rektor Universitas Negeri Papua dan kawan Oscar jadi Rektor Universitas Negeri Cenderawasih (Uncen). Syowi syowi Kasumasa. Sayang dia..sayang dia, selamat jalan,” kata Dr. Suriel Mofu, S.Pd., M.Ed, M.Phil,dalam sambutan pelepasan jenazah yang disiarkan secara live streaming.
Katanya, ia sangat merasa kehilangan teman seangkatan sejak SMA Negeri 1 di Biak dan berdoa agar Tuhan memberikan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Mewakili Forum Rektor Indonesia, Rektor Universitas Negeri Papua, di Manokwari, Prof. Dr. Hugo Warami, S.Pd., M.Hum, mengatakan Forum Rektor Indonesia merasa kehilangan seorang sosok yang ikut mempengaruhi kebijakan di Indonesia.
Ia berharap ada Oscar Oscar yang lain lagi. ” Kami berdoa agar ada lagi Oscar..Oscar sehingga menjadi mercuar untuk menyinari bumi Papua dan Indonesia,” kata Rektor Unipa dalam pelepasan jenazah.
Sementara itu Toni Silas Manufandu, mewakili keluarga besar Manufandu, Kafiar, Papilaya dan keluarga Mambor mengatakan, sejak kecil umur enam tahun, Oscar Wabrauw ditinggal pergi oleh ibu, Sardina Kafiar.
“Waktu itu, ibunya meninggalkan Oscar dan lima saudaranya yang masih kecil. Sehingga ayahnya Samuel Wambrauw menikah lagi dengan Sarce Manufandu dengan lima bersaudara,” kata Toni Manufandu.
Menurutnya, Oscar Wambrau secara keseluruhan 11 bersaudara. Tak lupa pula Toni Manufandu menyampaikan terima kasih kepada para pembantu dan penolong dari rumah sakit di Singapura, dan di China.
“Perawatan ini semua untuk berusaha mendapat kesembuhan dan selanjutnya di Jakarya serta RS Kemenkes di Abepura Padang Bula hingga menghembus nafas terakhir di RSUD Dok II Jayapura. Tuhan menghendaki yang lebih baik dan terima kasih untuk paramedis dan saudara lainnya,” ucapnya.
Ucapan terima kasih lainnya untuk berbagai pihak juga disampaikan kepada Kementerian Ristek Direktorat Tinggi, Gubernur Provinsi Papua Komjen Pol (Purn) Mathius Fakhiri, Gubernur Provinsi Papua Barat Daya, Elisa Kambu dan Gubernur Papua Selatan Prof Dr Apolos Sapanfo,MSc.
Sebelumnya Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara melayat ke rumah duka Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen), Prof Oscar Oswald.
Dalam suasana duka, Mentrans memberikan penghormatan terakhir sekaligus menegaskan kembali kolaborasi erat dengan akademisi lokal merupakan kunci utama untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Papua di masa depan. (*)




Discussion about this post