Hentikan penyerobotan tanah milik 75 keluarga di Merauke

Penulis: Admin
Editor: Angela Flassy

Merauke, Jubi – Sebanyak 75 keluarga Orang Asli Papua (OAP) dari  Dusun Arwa, Kampung Soa, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan mengadukan penyerobatan tanah milik mereka oleh PT. Global Papua Abadi (GPA) kepada Lembaga Bantuan Hukum Papua Merauke (YLBHI LBH PAPUA Merauke), Selasa (27/5/2025).

“Sebanyak 75 keluarga tersebut telah memiliki dokumen kepemilikan tanah yang legal dengan mengikuti semua prosedur pelepasan hak atas tanah dari pihak pertama yaitu Marga Balagaize sebagai pemilik hak ulayat pada tahun 1990,” kata Direktur YLBHI LBH PAPUA Merauke, Teddy  Wakum kepada Jubi, Rabu (4/6/2025).

Semua alat bukti masih disimpan dengan baik oleh 75 keluarga  berupa dokumen pelepasan hak atas tanah  serta dokumentasi upacara pelepasan secara  adat oleh suku Malind yang disaksikan langsung oleh para saksi-saksi dari berbagai pihak yang masih hidup hingga saat ini.

“Mereka telah menempati dan mendiami wilayah tersebut sejak tahun 1942 dan menjalin hubungan kekerabatan yang baik dengan pemilik ulayat dan telah berlangsung selama puluhan tahun, dan hingga di tahun 1990 barulah ada pelepasan hak secara resmi,” jelas Wakum.

Pada saat menyampaikan pengaduan, para korban yang sebagian terdiri dari mama-mama menyampaikan ketakutan dan kesedihan mereka mengingat keberlangsungan kehidupan mereka dari wilayah tersebut.

Lembaga Bantuan Hukum Papua Merauke yang menerima langsung pengaduan tersebut berpandangan bahwa tindakan yang diduga dilakukan oleh PT.Global Papua Abadi bertentangan pasal 385, junto pasal 372 KUHP dan  Pasal 136 KUHPerdata.

“Dari jumlah korban yang sangat  banyak, tindakan PT.Global Papua Abadi mengarah terhadap terjadinya Pelanggaran Hak Asasi Manusia karena masyarakat terancam kehilangan hak atas sumber daya alam yang dimiliki serta kehilangan mata pencaharian dan sumber penghidupan untuk kehidupan yang layak,” katanya.

BERITATERKAIT

 

Berdasarkan fakta-fakta yang sudah disampaikan diatas, maka YLBHI LBH PAPUA Merauke mendesak :

  1. PT. Global Papua Abadi segera menghentikan semua aktifitas perbuatan  melawan Hukum diatas lahan milik  75 keluarga di dusun Arwa
  2. Gubernur Provinsi Papua Selatan dan Bupati Merauke segera dan wajib  memanggil Pihak PT.Global Papua Abadi guna klarifikasi dan menghentikan penyerobotan dan penggelapan tanah sebagai bagian dari pemajuan, perlindungan, penghormatan dan pemenuhan Hak Asasi Manusia.

PT. Global Papua Abadi sendiri termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk pengembangan Swasembada energi yang ditetapkan melalui  PERPRES Nomor 40 Tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol Sebagai Bahan Bakar Nabati (Biofuel) serta  Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 15 Tahun 2024 tentang Satuan Tugas Percepatan Swasembada Gula dan Bioetanol di Kabupaten Merauke, Papua Selatan yang diterbitkan pada masa pemerintahan presiden Joko Widodo pada 19 April 2024.

Adapun luas dari konsesi  PT. Papua Global Abadi adalah 30.777,9 hektare yang berlokasi di Distrik Tanah Miring dan Jagebob.

Pada pertengahan tahun 2024,  Proyek Strategis Nasional Merauke ini telah mendapat banyak penolakan dari suku-suku asli Papua di Merauke,  diantaranya adalah suku Kimahima, Maklew, Malind dan Yei  karena dianggap merampas dan menghilangkan kepemilikan hak masyarakat adat atas tanah.(*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Gobai warns military presence could perpetuate violence in Paniai

Jayapura, Jubi – Deputy Speaker IV of the Central Papua Legislative Council (DPR Papua Tengah, John NR Gobai, has alleged [...]

Kamuyend clan’s black cross burned amid customary land dispute in Merauke

Jayapura, Jubi – Unidentified individuals have damaged and burned a black cross erected by the Kamuyend clan as a traditional [...]

WVI launches public campaign to support more than 5,000 children in Papua

Jayapura, Jubi – World Vision Indonesia (Wahana Visi Indonesia – WVI) has relaunched its Baca Tanpa Batas (Read Without Limits) [...]

Nduga shooting victims’ families ask Papua Legal Aid Institute to oversee investigation

Jayapura, Jubi – The families of three residents shot in Nduga Regency, Highland Papua Province, on October 23, 2026, have [...]

Challenges and hopes for the new AJI Jayapura City chair for 2026-2029

Jayapura, Jubi – Theo Kelen and Maurits Yansip have been elected chair and secretary of the Alliance of Independent Journalists [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist