Merauke, Jubi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menyerahkan tiga unit bantuan mobil ambulans untuk mendukung pelayanan kesehatan di Kabupaten Merauke, Mappi, dan Boven Digoel.
Bantuan yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) itu ditujukan untuk memperkuat sarana transportasi pelayanan kesehatan.
Penyerahan dokumen kendaraan dan kunci ambulans berlangsung di ruang rapat lantai III Kantor Gubernur Papua Selatan, di Kota Merauke, Kabupaten Merauke, Senin (12/10/2026).
Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, berharap fasilitas yang disediakan pemerintah daerah itu dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Saya berharap seluruh fasilitas yang disediakan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Papua Selatan,” kata Apolo Safanpo.
Ia mengajak seluruh pihak bersama-sama membangun masyarakat Papua Selatan yang sehat, mandiri, dan sejahtera melalui pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Selatan, Benedicta Herlina Rahangiar, mengatakan bahwa tiga ambulans diperuntukkan bagi Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Merauke, Puskesmas Kmur di Kabupaten Mappi, dan Klinik Polres Boven Digoel.
Menurut Rahangiar, bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah provinsi terhadap fasilitas kesehatan di empat kabupaten, yakni Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat.
Pengadaan itu dibiayai melalui Dana Otsus yang dialokasikan secara spesifik pada tahun anggaran 2026.
Selain tiga ambulans yang telah diserahkan, pemerintah provinsi sedang memproses pengadaan empat unit ambulans tambahan melalui pergeseran anggaran 2026.
Empat kendaraan tersebut direncanakan untuk RSUD Boven Digoel, salah satu puskesmas di Kabupaten Boven Digoel, Klinik JA Dimara di Merauke, serta satu unit mobil jenazah untuk Rumah Sakit Bergerak Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel.
Pemerintah provinsi juga merencanakan penyediaan ambulans air untuk mendukung pelayanan kesehatan di puskesmas-puskesmas di Kabupaten Asmat dan Mappi, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan akses transportasi air.
Rahangiar menjelaskan bahwa dukungan sarana transportasi lainnya pada 2026 mencakup pengadaan 10 kendaraan roda dua dan 10 kendaraan roda tiga.
Kendaraan tersebut direncanakan untuk menunjang operasional pelayanan kesehatan, termasuk kegiatan puskesmas keliling, posyandu, serta mobilitas tenaga kesehatan seperti bidan dan perawat.
Selain transportasi, pemerintah provinsi mengalokasikan bantuan alat kesehatan bagi sejumlah rumah sakit.
Bantuan tersebut meliputi peralatan modular untuk RSUD Boven Digoel dan RSUD Asmat, peralatan penunjang bedah saraf serta ventilator untuk RSUD Merauke.
“Kita juga merencanakan penyediaan peralatan medis bagi puskesmas pembantu sesuai kebutuhan dan tingkat pelayanan masing-masing fasilitas kesehatan,” ujarnya.
Sementara untuk mendukung pelayanan posyandu, Dinas Kesehatan akan menyediakan peralatan antropometri dan alat kesehatan lainnya guna membantu pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak, termasuk deteksi dini masalah gizi dan stunting. (*)






















Discussion about this post