• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Mama Anace lebih 20 tahun membersihkan sampah di DAS Emereuw

February 20, 2024
in Tanah Papua, Lingkungan
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: CR-11 - Editor: Syofiardi
sampah

Anace Bongoibo wanita yang selalu setia membersihkan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Emereuw-Konya di Jl Diponegoro, Kota Baru, Abepura, Kota Jayapura, Papua, Senin (19/2/2024). -Jubi/CR – 11

0
SHARES
483
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Mama Anace Bongoibo sudah memasuki lansia, tapi kesetiaannya membersihkan sampah di Daerah Aliran Sungai (DAS) Emereuw selalu ia jalani dengan sabar.

Jubi menemui Mama Bongoiba di Jl Diponegoro, Kota Baru, Abepura, Kota Jayapura, Papua pada Senin (19/2/2024). Ia mengatakan sudah bekerja membersihkan sungai itu dari sampah lebih 20 tahun. Semula ia menjalaninya dengan suaminya. Setelah suaminya meninggal, ia melanjutkan pekerjaan itu dengan putranya.

“Mama punya anak laki-laki yang kerja di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Jayapura, dia berstatus pekerja kontrak, ganti dia Bapa punya posisi. Kebetulan Mama kami tinggal di sini, jadi Mama punya anak dikasih tugas untuk bersih-bersih [sampah] di dekat gua batu, Emereuw-Konya,” ujarnya.

Setiap hari Mama Bongoiba memulai pekerjaan dengan membersihkan sampah di sekitar gua batu Emereuw. Ia berangkat setelah makan pagi dan bekerja hingga pukul 5 sore. Ia melakukan pekerjaan itu untuk membantu anaknya.

“Mama sendiri yang berinisiatif buat bantu Mama punya anak, untuk kasih bersih kali ini,” ujarnya.

Sebenarnya, jelas Mama Bongoiba, terlepas dari ia membantu pekerjaan anaknya, membersihkan lingkungan tempat tinggal merupakan tanggung jawab semua orang.

BERITATERKAIT

Komunitas IBAYAUW bersihkan kawasan Hutan Perempuan

Maggot BSF, solusi atasi sampah sisa makanan

Pesan dari Puncak Jerwok: jaga alam, alam jaga ko

Pemkab Jayapura perkuat pengelolaan sampah lewat daur ulang

“Tidak hanya kami warga Emereuw-Konya saja, tapi setiap orang yang tinggal di daerah-daerah, yang nanti mereka punya sampah tiba di sini, mereka juga harus sadar diri untuk kelola sampah, di mereka punya lingkungan, bukan buang sampah sembarangan ke kali dan ujung-ujungnya tiba di sini,” ujarnya.

Mama Bongoiba menceritakan pengalaman setiap hari membersihkan kali. Terkadang ia ketemu bangkai hewan, seperti babi atau anjing. Padahal, menurutnya bangkai hewan seharusnya dikuburkan, bukan dibuang ke kali.

“Kadang ada popok bayi juga atau dahan pohon yang dipangkas tidak di potong baik-baik buat kayu api, tapi di buang ke dalam kali,” ujarnya.

Menurut Mama Bongoiba jaring yang dipasang untuk menahan sampah di kali itu sebenarnya tidak layak lagi. Jika datang hujan deras, tidak butuh waktu lama, 30 menit saja air sudah naik lewat jaring penahan sampah dan sampah langsung masuk ke dalam Gua Lembah Emereuw-Konya menuju kali Acay hingga Teluk Youtefa.

“Mama punya anak mantu pernah masuk ke dalam gua untuk ambil sampah di dalam gua, dia bilang kalau gua lumayan luas dan airnya dingin sekali, tapi sayang sampah banyak juga di dalam gua,” ujarnya.

Tiga kali banjir

Kores Awom, ketua RT 002/RW 006, Kota Baru, Abepura, Kota Jayapura mengatakan warga yang tinggal di sepanjang DAS Emereuw sudah tiga kali mengalami banjir. Banjir paling parah pada 1999 di mana air naik sampai melewati pohon sagu dan satu warga meninggal akibat bencana itu.

Waktu itu warga yang tinggal di sepanjang DAS Emereuw menunggu pertolongan dari BPBD yang mengevakuasi dengan perahu karet.

“Peristiwa banjir 1999 itu seperti mata air keluar dari dalam tanah, tiba-tiba saja air naik kasih tenggelam Emereuw-Konya sini sampai ke Uncen depan,” ujarnya.

Sedangkan dua korban lainnya adalah seorang laki-laki dewasa dan seorang anak kecil laki-laki. “Kalau anak kecil itu hanyut sampai di sini baru ada warga yang turun cek dan pastikan itu anak kecil atau bukan, kejadian itu tahun 2000,” ujarnya.

Menurut Kores Awom sampah yang tiba kampungnya terbawa arus kali dari Organda, belakang Kampus USTJ, dan Padang Bulan IV.

“Dulu sebelum banjir 1999 itu air di dekat lubang batu dari Gua Lembah Emereuw-Konya ini dalam sekali, kita bisa lompat mandi, jembatan yang lama itu persis ada di bawah jembatan yang baru ini,” ujarnya.

Karena hujan dan material tanah, ditambah sampah menutup lokasi tersebut maka air tidak sedalam dulu lagi. “Sekarang airnya dangkal sekali dan sangat kotor,” ujarnya.

Sebenarnya, kata Kores Awom, hal-hal seperti itu tugas dan tanggung jawabnya Balai Wilayah Sungai.

Awom juga mempertanyaan dampak pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Kedokteran Universitas Cenderawasih. “Apa nanti pengelolaan limbahnya itu sudah dipertimbangkan baik-baik atau tidak, jangan sampai limbah medis nanti juga tiba di sini,” ujarnya.

Awom menjelaskan RT 002/RW 006, Kota Baru, Abepura, Kota Jayapura memiliki penduduk 198 jiwa dengan 40 kepala keluarga. Nama Konya berasal dari singkatan “Kolam Nyamuk”, sebab tempat ini dulunya endemik nyamuk malaria. Habitat nyamuk malaria bertebaran di sekitar wilayah itu.

Ia juga menyebutkan dulu mulai dari Perumnas IV, Kompleks Konya, Abepura, sampai pasar tradisional Youtefa Jayapura adalah hutan sagu. Hutan sagu itu menjadi daerah resapan air Sungai Emereuw. Sungai itu dulu memiliki air yang jernih.

“Sangat disayangkan, hutan sagu itu sudah ditebang habis, sekarang diganti dengan banyaknya perumahan, bangunan milik para pengusaha,” katanya. (*)

Tags: Aksi bersih sampahpengelolaan sampahpetugas kebersihanSungai Jayapura
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Komunitas IBAYAUW

Komunitas IBAYAUW bersihkan kawasan Hutan Perempuan

April 24, 2026
Sampah Sisa Makanan

Maggot BSF, solusi atasi sampah sisa makanan

October 5, 2025

Pesan dari Puncak Jerwok: jaga alam, alam jaga ko

September 7, 2025

Pemkab Jayapura perkuat pengelolaan sampah lewat daur ulang

September 2, 2025

‘Cigi’ sampah, upaya kolaboratif menangani sampah dan promosi wisata

August 2, 2025

DLH Kabupaten Jayapura: Kajian sampah sebagai dasar kebijakan berbasis data

May 17, 2025

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

October 24, 2026
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

October 24, 2026
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

October 24, 2026
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

October 24, 2026
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

October 24, 2026
Hubungan Israel dengan Pasifik

Wakil PM Fiji: Hubungan Israel dan Pasifik alami, abadi, nyata

October 24, 2026
Kelompok gereja Pasifik

Kelompok gereja Pasifik menyerukan peninjauan peran Israel di PIF

October 24, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

October 24, 2026
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

October 24, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

0
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

0
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

0
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

0
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

0
Hubungan Israel dengan Pasifik

Wakil PM Fiji: Hubungan Israel dan Pasifik alami, abadi, nyata

0
Kelompok gereja Pasifik

Kelompok gereja Pasifik menyerukan peninjauan peran Israel di PIF

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara