• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Menyelamatkan hutan CAP Cycloop dari perambahan

Harus ada penegakan hukum yang tegas berupa sanksi pidana maupun denda kepada siapa saja yang merusak kawasan Cagar Alam Pegunungan (CAP) Cycloop

May 5, 2024
in Lingkungan
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Antara - Editor: Syofiardi
Cycloop

Salah satu sungai di Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua yang mengalir di kaki gunung Cycloop. - Jubi/Engelbert Wally

0
SHARES
278
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sentani, Jubi – Pegunungan Cycloop terbentang kurang lebih 78 kilometer dari Pasir Enam, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, hingga ke Kampung Maribu di Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Masyarakat setempat menyebutnya Pegunungan Dobonsolo, Pegunungan Dafonsoro, atau Pegunungan Robhong Holo.

Pegunungan Cycloop sejak zaman dahulu menjadi sumber kehidupan bagi makhluk hidup. Kawasan ini juga menjadi rumah bagi berbagai flora maupun fauna endemik Papua. Hutannya yang lebat menyimpan miliaran liter air bagi kebutuhan makhluk hidup, terutama manusia yang berada di Jayapura.

Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup pada 2023 menanam 20.000 pohon bambu sejauh 78 kilometer untuk menyelamatkan kawasan Cagar Alam Pegunungan (CAP) Cycloop. Bambu-bambu tersebut akan menjadi pembatas antara kawasan konservasi atau perlindungan dan area aktivitas masyarakat.

Selain penanaman bambu oleh pemerintah, berbagai organisasi kemasyarakatan yang didukung oleh masyarakat adat pun mulai menanam beragam pohon di kawasan Cagar Alam Pegunungan Cycloop maupun di bantaran sungai. Hal ini dilakukan untuk menjaga ekosistem hutan serta menjaga sumber air bersih di kawasan CAP Cycloop.

“Kami harap kawasan Cagar Alam Pegunungan Cycloop tetap steril dari aktivitas apa pun sehingga sumber air bagi masyarakat tetap terjaga,” kata Ketua Pemuda Peduli Lingkungan Hidup (PPLH) Kabupaten Jayapura Manase Bernard Taime.

Pegunungan Cycloop ditetapkan sebagai kawasan cagar alam berdaarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pertanian Nomor 56/Kpts/Um/1/1978 tanggal 26 Januari 1978, kemudian ditetapkan berdasarkan SK Menteri Kehutanan Nomor 365/Kpts-II/1987 tanggal 18 November 1987 dengan luas 22.500 hektare menjadi kawasan cagar alam.

Atas penatapan tersebut, kawasan CAP Cycloop seharusnya tidak boleh ada aktivitas di area tersebut karena akan mengganggu ekosistem serta ketersediaan air bersih bagi kebutuhan makhluk hidup, terutama manusia. Namun, ternyata masih ada sekelompok masyarakat yang melakukan aktivitas perkebunan di kawasan itu, yang dikhawatirkan lambat laut mengganggu ekosistem, ketersediaan air, bahkan memicu banjir.

BERITATERKAIT

Pernyataan Prabowo dikhawatirkan perparah kerusakan lingkungan di Tanah Papua

Ko-Kreasi Lestari kembali tanam pohon di kawasan Cycloop

Penambangan laut dalam dan dampaknya di Pasifik

Ini rencana program 5 Paslon Bupati-Wabup Jayapura tangani Cycloop dan Danau Sentani

cycloop
Salah satu sungai atau kali Pojok Distrik Sentani Kabupaten Jayapura Provinsi Papua yang terlihat alirannya beberapa tahun ini mengecil saat musim panas akibat perambahan hutan yang masih terjadi di kawasan CAP Cycloop sehingga membuat ketersediaan air bersih berkurang drastis. -Foto: Antara/Yudhi Efendi

Ketua Dewan Adat Suku (DAS) Imbi Numbay Daniel Toto sudah mengingatkan berulang kali kepada mereka untuk menghentikan aktivitas di Cagar Alam Pegunungan Cycloop tetapi diabaikan. Karena itu harus ada penegakan hukum yang tegas berupa sanksi pidana maupun denda kepada siapa saja yang merusak kawasan CAP Cycloop.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Kami lihat sanksi kurungan dan denda sepertinya tidak ada sehingga mereka (masyarakat yang berkebun) seenaknya merusak kawasan Cycloop,” ujarnya.

Dampak perambahan
Akibat perambahan di kawasan CAP Cycloop, yakni pohon-pohon ditebang dialihfungsikan menjadi kebun, dampaknya sungai-sungai atau kali yang selama ini aliran airnya deras, mulai mengecil dan itu berlangsung hingga saat ini.

Puncak dari perambahan yang terus-menerus itu berakibat fatal. Pada 16 Maret 2019 terjadi  banjir bandang dahsyat yang menerjang Kota Sentani dan sekitarnya sehingga banyak korban jiwa dan kehilangan harta benda.

Setelah bencana banjir bandang besar itu, pemulihan ekosistem mulai dilakukan oleh berbagai komponen masyarakat dan pemerintah, dengan tujuan menjaga kelestarian kawasan CAP Cycloop, warisan alam yang tak ternilai harganya itu.

PT Freeport Indonesia bersama dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Mamberamo, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI berusaha menyelamatkan daerah aliran sungai di Jayapura dengan menanam berbagai pohon. Hal itu dilakukan untuk mengembalikan fungsi hutan dan sungai, agar ketersediaan air tetap melimpah.

Bibit yang disediakan oleh perusahaan itu dan BPDAS Mamberamo untuk penanaman di kawasan aliran Sungai Kampung Sosiri Distrik Waibu Kabupaten Jayapura sebanyak 1.100 pohon per hektare. Pohon-pohon yang ditanam meliputi merbau (kayu besi), jati putih, matoa, duku, mangga, dan pinang.

“Apa yang kami lakukan untuk memulihkan hutan sehingga aliran sungai tetap terjaga dan masyarakat bisa memperoleh hasilnya,” kata Kepala BPDAS Mamberamo KLHK RI Irwan Valentino.

Perda Cagar Alam Pegunungan Cycloop
Untuk mengamankan kawasan CAP Cycloop, Pemerintah Kabupaten Jayapura menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Kawasan Penyangga Cagar Alam Pegunungan Cycloop. Setahun kemudian, Pemerintah Kota Jayapura juga mengeluarkan Perda Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pengelolaan dan Perlindungan Cycloop.

KCA Gunung Cycloop
Kawasan Cagar Alam Gunung Cycloop di Jayapura, Papua. – Jubi/Jerat Papua

Dengan dua perda di Kabupaten dan Kota Jayapura, masyarakat seharusnya sudah tidak dapat melaksanakan aktivitas apa pun di dalam kawasan CAP Cycloop. Namun kenyataannya, baik di ‘urat’ CAP Cycloop Kabupaten Jayapura maupun di Kota Jayapura tetap saja ada aktivitas perambahan akibat belum ada sanksi hukum yang tegas.

“Masalah ini memang harus diatasi serius demi keberlangsungan Cycloop ke depan supaya tidak lagi dirusak yang berakibat fatal, seperti banjir dan aliran sungai mengering. Kedua bencana ini telah terjadi,” kata Penjabat Bupati Jayapura Triwarno Purnomo.

Karena itu, katanya, Pemkot Jayapura segera merumuskan langkah-langkah konkret, terutama untuk memberikan sanksi tegas kepada siapa saja yang merusak kawasan CAP Cycloop.

Pegunungan Cycloop menjadi satu dari beberapa kawasan konservasi hutan di Indonesia yang wajib dilindungi karena masuk dalam penyumbang oksigen bagi dunia atau paru-paru dunia. Indonesia saat ini merupakan salah satu negara yang memiliki hutan tropis ketiga terluas di dunia setelah Brazil dan Kongo.

Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2023, sebanyak 59 persen daratan di Indonesia adalah hutan tropis, yang merupakan 10 persen dari total luas hutan di dunia. Luas lahan hutan seluruh daratan Indonesia sebesar 95,6 juta hektare, dengan 92,5 persen di antaranya atau sebesar 88,4 juta hektare berada di dalam kawasan hutan.

Karena itu, menjaga kawasan Cagar Alam Pegunungan Cycloop, selain untuk menyelamatkan warga Jayapura, juga wujud nyata Indonesia merawat ekosistem dunia. (*)

Continue Reading
Tags: Cagar Alam Pegunungan CycloopCycloopkerusakan lingkunganPerambahan Hutan
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Sampah Sisa makanan

Sampah sisa makanan berdampak lebih kuat terhadap pemanasan global

April 25, 2026
Komunitas IBAYAUW

Komunitas IBAYAUW bersihkan kawasan Hutan Perempuan

April 24, 2026
jepang

Sumur, kapal, monyet peninggalan Tentara Jepang di tepi Gunung Mher Teluk Youtefa

April 13, 2026

Gereja mesti tegas terhadap krisis tanah dan lingkungan di Tanah Papua

March 7, 2026

Kain dan cat merah, upaya masyarakat adat Papua jaga paru-paru dunia

March 6, 2026

Dorongan pengakuan wilayah laut adat dan revisi UU Pemda

March 5, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara