• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Mahasiswa tertembak, LBH Papua lapor dugaan penyalahgunaan senjata api ke Polda Papua

October 21, 2025
in Polhukam
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Hans Makabori - Editor: Syofiardi
LBH Papua

Reinhard Kmur (kanan) dan Yabet Lukas Degei (kiri), pendamping hukum dari LBH Papua bagi Ebenius Tabuni, mahasiswa korban penembakan polisi usai melaporkan berkas pengaduan kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua, Senin (20/10/2025). –Jubi/Hans Makabori

0
SHARES
205
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Lembaga Bantuan Hukum atau LBH Papua mendatangi Polda Papua pada Senin (20/10/2025) untuk melaporkan dugaan pidana penyalahgunaan senjata api (senpi) oleh aparat kepolisian saat penanganan aksi unjuk rasa di Kota Jayapura pada 15 Oktober 2025 yang menyebabkan Ebenius Tabuni tertembak di bagian perut.

Ebenius Tabuni adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Cenderawasih atau FISIP Uncen yang ikut aksi unjuk rasa dari Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Tanah Adat. Ia berama ratusan mahasiswa lain menggelar aksi menolak militerisme, investasi di seluruh Tanah Papua, dan pembebasan tahanan politik.

Reinhard Kmur, pendamping hukum (PH) korban Ebenius Tabuni dari LBH Papua, mengatakan kasus dugaan pidana  pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) oleh aparat kepolisian terhadap Tabuni itu, sebelumnya telah dilaporkan ke Polda Papua pada Rabu, 15 Oktober 2025, sekitar pukul 07.00 Waktu Papua (WP).

Kronologis kejadian

Reinhard Kmur mejelaskan, sebelum peristiwa penembakan, massa aksi dari Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Tanah Adat pada 15 Oktober 2025 itu berencana melakukan aksi dengan menyampaikan aspirasi ke kantor MRP (Majelis Rakyat Papua), Markas Korbs Brigade Mobile (Mako Brimob) Kotaraja, dan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jayapura.

Aksi yang dikawal ratusan aparat keamanan gabungan dari Polda Papua itu, kata Kmur, awalnya berjalan baik. Ratusan Massa yang tersebar di sejumlah titik kumpul saat itu, secara mandiri telah berkumpul di Area Pertigaan Traffic Lamp Abepura.

“Namun, saat massa aksi sedang berorasi secara bergantian, Kapolresta Jayapura, Kombes Polisi Fredrickus WA Maclarimboen SIK MH CPHR meminta pihaknya berkoordinasi dengan kuasa hukum pihak massa aksi agar bergeser ke lingkaran Abepura bagian atas, karena menduduki area Traffic Lamp,” kata Kmur saat diwawancarai Jubi usai melaporkan berkas pengaduan ke Ditreskrimum, Polda Papua, Senin (20/10/2025).

BERITATERKAIT

LBH APIK Jayapura minta Polda Papua lindungi pendamping dan korban kekerasan seksual terhadap anak

Teror berulang bukti kegagalan negara melindungi pekerja HAM di Papua

Kuasa hukum keluarga Jhon S. Wanimbo minta Polda Papua dalami kecelakaan di ring road Hamadi

Koalisi desak penarikan terduga pelaku penembakan dari Maybrat

Polisi, kata Kmur, telah berkoordinasikan dengan kuasa hukum massa aksi serta telah disampaikan juga kepada massa aksi dan telah diterima baik.

Setelah adanya kesepakatan, lanjutnya, antara kuasa hukum massa aksi demonstrasi dan pihak keamanan, para koordinator lapangan atau korlap dan wakil korlap kemudian mengerahkan massa untuk bergeser perlahan ke area Lingkaran Atas.

“Namun, dalam proses itu terjadi gesekan dan desak-desakan antara massa aksi dengan pihak keamanan yang terdiri dari puluhan anggota Brimob dengan perlengkapan pentungan, senapan, gas air mata, dan tameng yang sedang membentuk formasi berbanjar, berdiri tepat di belakang massa aksi,” ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, sekitar pukul 11.30 WIP, dalam proses massa bergeser, terjadi desak-desakan antara polisi dengan massa aksi. Hal seperti itu direspon oleh sejumlah massa aksi agar pihak keamanan untuk ‘pelan-pelan’.

Tak lama, terjadi kembali desak-desakan kedua pihak dan massa aksi meneriakkan agar pihak keamanan untuk tetap ‘pelan-pelan’ karena tameng sudah mengenai massa.

“Sampai sekitar pukul 11.46 WP turun hujan deras, bersamaan dengan itu, gesekan kembali terjadi antara pihak keamanan dan sejumlah massa aksi, hal itu kemudian direspon oleh sejumlah massa dengan melemparkan batu ke arah pasukan Brimob, lalu dibalas dengan tembakan gas air mata, peluru karet, dan senjata api dengan peluru asli,” ujar Reinhard Kmur.

Menurut Kmur, kejadian gesekan dan desak-desakan itu yang diduga kuat menjadi awal mula terjadinya bentrokan atau keos antara pihak keamanan dan massa aksi.

“Saat situasi keos itu juga kemudian terjadi penembakan terhadap korban Ebenius Tabuni,” katanya.

Waktu itu, jelasnya,  Ebenius Tabuni sedang berada di jalan naik Gereja Pengharapan Abepura, persis di depan Bank BNI lingkaran Abepura.

“Ketika aparat keamanan menembakan gas air mata secara serampangan ke arah kerumunan massa, Ebenius yang sedang berdiri di jalan, tiba-tiba ditembak menggunakan senjata api sebanyak dua kali,” katanya.

Tembakan pertama menggunakan peluru karet yang mengena korban di bagian rusuk kanan. Sedangkan tembakan kedua menggunakan peluru asli, tepat mengenai di bagian perut tengah, tembus ke bagian rusuk kanan dan menancap di siku kanan.

“Korban Ebenius jatuh tersungkur di jalan raya, lalu meminta pertolongan ke rekan-rekannya,” kata Kmur.

Reinhard Kmur mengatakan pihaknya telah menyerahkan berkas laporan dugaan pidana penyalahgunaan senjata api (senpi) oleh aparat kepolisian tesebut kepada Ditreskrimum Polda Papua dan akan menunggu proses selanjutnya dari Polda.

Yabet Lukas Degei, pendamping hukum lainnya dari korban Ebenius Tabuni menjelaskan, setelah para mahasiswa peserta demo lainnya mendengar dan melihat peristiwa penembakan itu, segera mengangkat Ebenius dan membawanya ke RSUD Abepura, Kota Jayapura.

“Kondisi terakhir korban pasca penembakan sampai dirawat di RSUD Abepura dan kemudian dipulangkan ke rumahnya, beliau saat  ini masih terbaring di atas kasur,” katannya.

Berdasarkan peristiwa itu, kata Degei, aparat keamanan yang menggunakan senpi dalam menangani massa aksi demonstrasi telah melanggar Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 8 Tahun 2009 Tentang Implementasi Prinsip dan Standar HAM dalam Penyelenggaraan Tugas Polri.

“Pasal 48 huruf b Perkap 8/2009 menyebutkan bahwa senjata api hanya digunakan saat keadaan adanya ancaman terhadap jiwa manusia,” ujarnya.

Sedangkan, tambahnya, pada Pasal 13 Peraturan Kapolri No 1 tahun 2009 tentang Penggunaan dan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian disebutkan bahwa setiap individu anggota Polri wajib bertanggung jawab atas pelaksanaan penggunaan kekuatan dalam tindakan kepolisian yang dilakukannya. (*)

Tags: aksi unjuk rasaDugaan Pelanggaran HAMkasus penembakanLBH PapuaPolda Papua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

LBH APIK Jayapura

LBH APIK Jayapura minta Polda Papua lindungi pendamping dan korban kekerasan seksual terhadap anak

October 12, 2026
teror

Teror berulang bukti kegagalan negara melindungi pekerja HAM di Papua

September 14, 2026

Kuasa hukum keluarga Jhon S. Wanimbo minta Polda Papua dalami kecelakaan di ring road Hamadi

September 12, 2026

Koalisi desak penarikan terduga pelaku penembakan dari Maybrat

August 15, 2026

Mahasiswa desak pengusutan dugaan pelanggaran HAM di Lanny Jaya

June 15, 2026

Polda Papua diminta ambil alih penanganan kasus penembakan di Tolikara

May 14, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands
24 October 2026
Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands

Jayapura, Jubi – Residents of Mulima village in Libarek district, Jayawijaya regency, Papua Highlands, have condemned suspected arson after a [...]

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

October 25, 2026
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

October 24, 2026
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

October 24, 2026
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

October 24, 2026
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

October 24, 2026
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

October 24, 2026
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

October 24, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

October 24, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

October 24, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Calon Ketum PSSI Papua Barat

Komite Pemilihan tetapkan empat calon Ketum PSSI Papua Barat

October 24, 2026
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

0
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

0
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

0
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

0
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

0
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

0
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara