• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Laurenzus Kadepa : Konflik Papua PR Jokowi yang belum diselesaikan

March 4, 2024
in Polhukam
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Hengky Yeimo - Editor: Syam Terrajana
Konflik

Laurenzus Kadepa . Ist

0
SHARES
789
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Laurenzus Kadepa mengatakan, Presiden Joko Widodo mengabaikan Nasib rakyat Papua di daerah konflik selama masa kepemimpinannya. Tidak ada niat baik untuk menyelesaikan konflik bersenjata yang memakan nyawa warga sipil, tentunya ini menjadi pekerjaan rumahnya yang belum terselesaikan di masa kepemimpinannya.

“Malah korban warga sipil terus bertambah sebagaimana yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya di tahun 2024 Peristiwa pertama pada Rabu, 28 Februari 2024 sekitar pukul 22:25 malam waktu setempat. dua warga sipil terkena luka tembak, yakni Selli Maiseni (17) mengalami luka tembak pada lengan tangan dan Makelon Hagisimijau (15) ditembak pada bagian paha pada hari. Peristiwa kedua pada 1 Maret 2024 di sela sela penyelenggaraan pemilu seorang warga sipil bernama Nelson Sani (16) terkena tembakan pada lengan kiri tembus perut hingga tewas. Itu terjadi saat kontak tembak terjadi antar aparat gabungan dengan kelompok TPNPB di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah,” katanya kepada Jubi melalui sambungan telepon selulernya, Senin (4/3/2024).

Kadepa mengatakan,  Aliansi Demokrasi Untuk Papua (ALDP) merilis 56 kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia, aksi kekerasan dan konflik bersenjata yang mengorbankan masyarakat sipil, aparat TNI, POLRI dan Kelompok bersenjata TPNPB yang terjadi sepanjang tahun 2023 yang tidak pernah diselesaikan oleh Negara Republik Indonesia,  hingga saat ini saat peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2023.

“Konflik dan aksi kekerasan di tahun 2023 saja ada 56 kasus belum lagi kami bicara dari tahun 1969-2024 ada ribuan kasus yang belum terselesaikan kami menilai bahwa ini merupakan potret buruk yang belum berakhir dan tidak ada niat tulus dari pemerintah untuk menyelesaikan konflik bersenjata ini agar rakyat Papua bisa hidup aman dan damai, sangat memprihatinkan,” katanya.

Kadepa mengaku prihatin dan menyangkut kehidupan rakyat sipil Papua di daerah konflik di Intan Jaya, Puncak Papua, Nduga, Yahukimo, Pegunungan Bintang dan Maybrat, Tanah Papua.Saat ini warga sipil benar benar berada dibawah tekanan dan sangat memprihatinkan imbas dari konflik bersenjata yang tiada akhirnya.

“Korban sipil terus ada di Intan Jaya, Puncak Papua, Nduga, Yahukimo, Pegunungan Bintang dan Maybrat, Tanah Papua. Kapan akan berakhir kondisi seperti ini, hanya dalam konteks Pemilu itu saja membuat warga menjadi korban ini sangat aneh,” katanya.

Kadepa mengatakan,  berdasarkan pengamatan DPRP bahwa terjadi saling tuding pelaku antara TNI Polri dan TPNPB apabila ada korban nyawa dari warga sipil.

BERITATERKAIT

Perlu dibentuk Perdasus hak veto OAP atas investasi di Tanah Papua

Dikhawatirkan terjadi konflik lanjutan di Tanah Papua setelah pilot Amerika tewas

Kadepa: Di Tanah Papua bukan hanya emas, ada manusia yang mesti dijaga

Pendekatan militer tak bisa mengakhiri konflik di Tanah Papua

“Konflik semakin bertambah, warga sipil korban banyak tentu tidak akan menyelesaikan masalah tapi ini butuh tindakan konkret untuk penyelesaian pelanggaran HAM dan juga menangani warga sipil di Tanah Papua yang berada di dalam Pengungsian,” katanya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Kadepa mengatakan,  apabila selama ini banyak pihak/ tokoh adat, Agama, dan lembaga meminta presiden agar kebijakan keamanan harus di ganti dengan pendekatan lain lain yang bermartabat demi kemanusiaan dan keselamatan semua umat manusia di Tanah Papua.

“Samapai kapan orang Papua akan menikmati kedamaian jika pemerintah pusat menggunakan kebijakan dari tahun ke tahun menggunakan pendekatan militeristik yang membuat orang Papua korban,” katanya. (*)

Continue Reading
Tags: DPRPkonflik PapuaLaurenzus KadepaRezim Jokowi
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Spanduk bertuliskan ‘Tolak PSN dan Militerisme serta Papua Bukan Tanah Kosong’ dibentangkan dibentangkan saat sidang gugatan lima perwakilan masyarakat adat Malind, atas penerbitan SK Bupati Merauke tentang kelayakan lingkungan hidup untuk rencana pembangunan akses jalan sepanjang 135 kilometer, sebagai bagian dari proyek ketahanan pangan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia di Merauke, pada Rabu (15/7/2026). - Jubi/Theo Kelen

Perlu dibentuk Perdasus hak veto OAP atas investasi di Tanah Papua

July 23, 2026
Konflik

Dikhawatirkan terjadi konflik lanjutan di Tanah Papua setelah pilot Amerika tewas

July 4, 2026
Tanah Papua

Kadepa: Di Tanah Papua bukan hanya emas, ada manusia yang mesti dijaga

April 27, 2026

Pendekatan militer tak bisa mengakhiri konflik di Tanah Papua

March 17, 2026

Pemerintah tidak serius urus pengungsi konflik bersenjata Papua

February 28, 2026

Sudut pandang pemberitaan media terhadap situasi di Tanah Papua

February 20, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara