• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Terdakwa kasus Paniai bebas, Keluarga: Sejak awal kami sudah duga itu

December 8, 2022
in Polhukam
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: - Editor:
Paniai Berdarah

Suasana sidang kasus Paniai Berdarah di Pengadilan HAM Makassar beberapa waktu lalu-Dok. Jubi

0
SHARES
25
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

BERITATERKAIT

Masalah Papua tak bisa diselesaikan dengan pendekatan satu pihak

Otsus Papua: Regulasi Kuat, Kurikulum Kearifan Lokal Masih Mandek

Teror berulang bukti kegagalan negara melindungi pekerja HAM di Papua

LBH Papua Sorong pertanyakan laporan penganiayaan yang diduga dilakukan polisi

Jayapura, Jubi – Majelis Hakim Peradilan Hak Asasi Manusia (HAM) memvonis bebas terdakwa kasus pelanggaran HAM berat Paniai, Papua Tengah, Mayor Infanteri (Purn) Isak Sattu.

Putusan vonis bebas itu dibacakan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis 08 Desember 2022.
Namun, pihak keluarga empat siswa yang tewas dan belasan korban luka dalam peristiwa Paniai Berdarah menyatakan tidak kaget dengan putusan majelis hakim itu.
Perwakilan keluarga korban, Yones Douw mengatakan sejak awal pihaknya sudah menduga terdakwa akan divonis bebas proses yang digelar di Pengadilan HAM Makassar, hanya untuk menjaga citr negara.
Katanya, untuk itulah sejak awal kelurga korban dan pendamping mereka tidak mau hadir dan mengikuti proses pengadilan HAM di Makassar.
“Sejak awal kami sudah duga, kalau tersangka hanya satu orang, maka putusan terakhir akan bebas. Kami tidak kaget dengan putusan ini. Kami tahu negara ini tidak memihak kepada keluarga korban. Kepada kami orang Papua,” kata Yones Douw saat dihubungi Jubi melalui panggilan teleponnya, Kamis malam (08/12/2022).
Yones Douw mengatakan, berbagai kejanggalan telah terlihat sejak awal penyelidikan dan penyidikan kasus Paniai Berdarah. Dalam penyidikan Komnas HAM RI, tidak ada namanya terdakwa Isak Sattu.
Akan tetapi, Jaksa Agung kemudian menetapkan Isak Sattu sebagai terdakwa.
“[Terdakwa Isak Sattu] ini dapat dari mana? Dalam kesimpulan laporan polisi menyatakan telah mewawancarai 57 orang. Menyatakan empat kesatuan yang [diduga menyerang] empat siswa di lapangan Karel Gobay. Tetapi yang jadi tersangka hanya dari Koramil Paniai. Mana Kopasus, mana Kopaskas, mana polisi,” ucapnya.
Yones Douw mengatakan, dengan dasar itu dan pengalaman beberapa kasus pelanggaran HAM di Papua pada masa lalu dimana terdakwa divonis bebas, keluarga dan pihak yang mendampingi keluarga korban sudah menduga, terdakwa kasus Paniai juga akan divonis bebas.
“Inilah yang sejak awal mendasari kami yakin putusan terakhir itu bebas. Yang memberi perintah dan komando di lapangan, komandannya tidak dijadikan tersangka, maka [kami sudah duga] putusan terakhir vonis bebas karena kami anggap penanganan kasus ini tidak memenuhi Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang pengadilan HAM. Makanya sejak awal kami yakin akan seperti ini putusan akhirnya,” ucapnya.
Meski terdawak dinyatakan bebas oleh Pengdilan HAM, namun kelurga korban meminta kepada pemerintah Indonesia segera memerintahkan Jaksa Agung atau Komnas HAM melakukan penyedikan ulang kasus pelanggaran HAM Paniai.

“Sebab, kami keluarga menganggap kasus pelanggaran HAM Paniai belum diselesaikan oleh negara ini secara adil dan jujur,” ujarnya.

Dalam persidangan di Pengadilan HAM Makassar, ketua Majelis Hakim, Sutisna Sawati menyatakan Isak Sattu tidak terbukti melakukan pelanggaran HAM berat Paniai.
“Dengan demikian, Majelis Hakim Peradilan HAM pun membebaskan terdakwa dari semua dakwaan Jaksa Penuntut Umum,” kata Sutisna.
Majelis Hakim Peradilan HAM, juga memerintahkan agar hak terdakwa dipulihkan sehubungan dengan vonis bebas tersebut.
Di Jakarta, kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan mengajukan kasasi terkait vonis bebas terdakwa Isak Sattu.
Dikutip dari CNN Indonesia, Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu mempelajari seluruh putusan hakim tersebut sebelum nantinya mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.
“Kejaksaan pasti melakukan upaya hukum kasasi. Tapi kita pelajari dulu putusan lengkapnya ya,” kata Ketut Sumedana.
Peristiwa Paniai berdarah terjadi pada 8 Desember 2014 lalu. Saat itu warga memprotes pengeroyokan aparat TNI terhadap pemuda di Lapangan Karel Gobai, Enarotali, Paniai.
Empat pelajar tewas di tempat usai ditembak, satu orang lain tewas setelah mendapat perawatan di rumah sakit beberapa bulan kemudian, dan 17 orang lainnya terluka.
Korban tewas dalam peristiwa itu adalah Otianus Gobai (18 tahun), Simon Degei (18 tahun), Yulian Yeimo (17 tahun), Abia Gobay (17 tahun) dan Alfius Youw (17 tahun). (*)

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi
Tags: bebasHAMPaniaiPapuaTNI
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Masalah Papua

Masalah Papua tak bisa diselesaikan dengan pendekatan satu pihak

September 17, 2026
Otsus Papua

Otsus Papua: Regulasi Kuat, Kurikulum Kearifan Lokal Masih Mandek

September 14, 2026

Teror berulang bukti kegagalan negara melindungi pekerja HAM di Papua

September 14, 2026

LBH Papua Sorong pertanyakan laporan penganiayaan yang diduga dilakukan polisi

September 13, 2026

Komnas HAM Papua: Kekerasan tak menyelesaikan masalah Papua

September 11, 2026

Wagub Geley serahkan bantuan Rp1,5 miliar untuk RSUD Paniai

September 10, 2026
Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua
18 September 2026
Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua

Jayapura, Jubi – Amnesty International Indonesia has called for an end to the killing of civilians in Papua by armed [...]

Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say
18 September 2026
Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say

Jayapura, Jubi — Pastor Yance Douw of the Jayapura Diocese says dialogue, access to information, solidarity and a better understanding [...]

The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road
17 September 2026
The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road

Jayapura, Jubi – The West Papua National Liberation Army (TPNPB) has claimed responsibility for the shooting that killed a driver, [...]

Governor urges South Papua residents to protect Payum coastal mangroves
17 September 2026
Governor urges South Papua residents to protect Payum coastal mangroves

Merauke, Jubi – South Papua Governor Apolo Safanpo has urged residents to protect and preserve mangrove forests along the coast [...]

Jayapura Police: 78 students detained during protest released
16 September 2026
Jayapura Police: 78 students detained during protest released

Sentani, Jubi – Jayapura Police said 78 students were detained while they were preparing to take part in a demonstration [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Mengolah sagu

Hutan sagu terancam: Tradisi masyarakat Kampung Yoboi tergerus

September 18, 2026
Vanuatu

Menteri Ati menyampaikan pernyataan Vanuatu di Sidang Umum PBB

September 18, 2026
Pendidikan

Anak-anak PNG diminta prioritaskan Pendidikan

September 18, 2026
Bougainville

Para pemilik tanah adat tambang Panguna di Bougainville adakan pembicaraan

September 18, 2026
Pegunungan Arfak

Mantan Bupati Pegunungan Arfak terpilih sebagai Ketua KONI Papua Barat

September 18, 2026
kekeringan

Kekeringan ancam Papua Selatan: Padi berisiko gagal panen

September 18, 2026
Kejari Merauke

Kejari Merauke dalami dugaan korupsi proyek revitalisasi Unmus

September 18, 2026
PNG

Susan Karike Huhume, perancang bendera nasional PNG

September 16, 2026
Pegubin

Bupati didesak bahas rencana pemekaran Pegubin dengan DPRK dan masyarakat

September 16, 2026
kelapa sawit

Dua perusahan perkebunan kelapa sawit di Papua Barat diduga timbun limbah

September 16, 2026
PM PNG

PM PNG serukan refleksi saat negaranya memasuki 50 tahun berikutnya

September 17, 2026
Hentikan pembununah warga sipil

Amnesty Internasional Indonesia: Hentikan pembunuhan warga sipil di Tanah Papua

September 17, 2026
wondama

Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

March 17, 2026
Bom

Kantor pusat Komite Nasional Papua Barat diteror bom

March 17, 2026
Mengolah sagu

Hutan sagu terancam: Tradisi masyarakat Kampung Yoboi tergerus

0
Vanuatu

Menteri Ati menyampaikan pernyataan Vanuatu di Sidang Umum PBB

0
Pendidikan

Anak-anak PNG diminta prioritaskan Pendidikan

0
Bougainville

Para pemilik tanah adat tambang Panguna di Bougainville adakan pembicaraan

0
Pegunungan Arfak

Mantan Bupati Pegunungan Arfak terpilih sebagai Ketua KONI Papua Barat

0
kekeringan

Kekeringan ancam Papua Selatan: Padi berisiko gagal panen

0
Kejari Merauke

Kejari Merauke dalami dugaan korupsi proyek revitalisasi Unmus

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara