• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Penkes

Tunggakan hak tak kunjung dibayar, para guru tetap bekerja demi penuhi panggilan hati

March 18, 2025
in Penkes, Mamta
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: Engel Wally - Editor: Aryo Wisanggeni G
Tunggakan Gaji dan Tunjangan Guru

Para guru di Kabupaten Jayapura berunjuk rasa untuk menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura segera membayar tunggakan gaji dan tunjangan mereka. - Jubi/Engel Wally

0
SHARES
70
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sentani, Jubi – “Ada guru yang betah tinggal di tempat tugas hingga bertahun-tahun, ada juga yang aktif setiap hari ke sekolah walaupun jarak rumahnya sangat jauh [dari] sekolah sangat jauh. Semua karena panggilan hati yang tulus untuk mencerdaskan generasi penerus,” ujar Popi Lenora Wadi, salah satu guru SD di Kemtuk Gresi, Selasa (18/3/2025).

Pernyataan Ibu Guru Popi, sapaan akrab Popi Lenora Wadi, itu bukan tanpa alasan. Dari rentetan aksi demonstrasi damai ratusan guru di Kabupaten Jayapura pada pertengahan dan akhir Desember 2024 hingga kini, tuntutan para guru itu belum lagi dipenuhi. Padahal, yang dituntut para guru adalah kekurangan upah mereka yang belum dibayar oleh pemerintah sejak 2023.

Aksi demonstrasi tersebut mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Jayapura. Pada demonstrasi kedua yang berlangsung akhir Desember 2024, para guru itu ditemui Penjabat Bupati Jayapura di Aula Kantor Bupati Jayapura. “Pemerintah daerah melalui penjabat bupati mengatakan bahwa soal hak-hak kami [guru] sementara proses di bagian keuangan,” kata Ibu Guru Popi.

Popi menjadi guru honorer sejak 2021, mengajar di SD Negeri Braso, Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura, Papua. Ia lantas mengikuti seleksi serta mendapat SK Pengangkatan Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K TMT pada 1 April 2022. “[Namun] sampai hari ini belum ada kejelasan soal hak-hak yang kami tuntut,” kata Popi.

Dalam demonstrasi pada Desember 2024, para guru menyampaikan sembilan poin tuntutan mereka kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura. Poin terpentingnya adalah permintaan agar pemerintah segera membayar “kekurangan gaji guru P3K dan menerbitkan surat SPMT sesuai SK TMT 1 April 2022”.

“Kami sudah beberapa kali menyurati dinas, bahkan pimpinan daerah, hingga yang terakhir kami mendatangi DPR Kabupaten Jayapura, Khususnya Komisi C yang membidangi pendidikan. Kami sudah menyerahkan dokumen yang nantinya diteruskan kepada pihak eksekutif,” ujar Popi.

Popi menambahkan bahwa setelah guru honorer maupun kontrak mendapat SK P3K, keberadaan guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar harus didukung Surat Perintah Mulai Tugas (SPMT). Surat itu seharusnya diterbitkan Dinas Pendidikan kepada setiap guru yang telah SK P3K.

BERITATERKAIT

Asosiasi Guru Kepulauan Solomon desak rasio murid 1:35

Pemberdayaan guru-guru di PNG melalui kemitraan literasi

Pemkab Jayapura ajukan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Guru di Vanuatu menuntut penyelesaian kesenjangan gaji

Bermacam-macam tunggakan

Kesejahteraan guru dengan berbagai macam status hubungan kerja terabaikan, dengan berbagai macam rincian tunggakan upah. Ratusan guru ini menuntut gaji, ratusan lainnya menuntut tunjangan yang sama pentingnya dengan gaji. Begitu rumitnya persoalan tunggakan remunerasi guru itu, hingga kini belum ada kejelasan berapa sebenarnya nilai total tunggakan remunerasi guru yang harus dibayar Pemerintah Kabupaten Jayapura.

Ibu Guru Popi tidak merasa nyaman jika ia harus terus menyampaikan tuntutannya dengan cara berdemonstrasi, karena secara tidak langsung para guru mogok mengajar. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar di sekolah terganggu.

“Untuk [tunggakan] gaji, sudah jelas di SK P3K [besaran tunggakan] tergantung golongan. Kami awal mula ada 170 orang [guru yang menuntut tunggakan gaji itu dibayar]. Dalam perjalanannya, tiga sahabat kami pulang kepada Sang Khalik, tersisa 167 orang [guru]. Gaji pokok [kami] sejak 2023 hingga saat ini belum dibayarkan, walaupun sebagian besar guru [gaji pokoknya] sudah dibayarkan,” kata Popi.

Popi sendiri bingung bagaimana tunggakan remunerasi itu akan dibayarkan. “Tidak hanya gaji [yang ditunggak], ada sejumlah tunjangan yang seharusnya kami peroleh dalam rentan waktu 2023 hingga saat ini, masih belum jelas [kapan pencairannya]. Misalnya, gaji langsung di kirimkan ke rekening masing-masing, sementara tunjangan lain diterimakan setiap tiga bulan sekali. Sampai sekarang belum ada kejelasan [soal tunggakan itu]. Tetapi sebagai guru kami tetap melaksanakan tugas dan kewajiban di sekolah,” ujarnya.

Infografis Tunggakan Gaji dan Tunjangan Guru Kabupaten Jayapura

Saat masih menjabat, Penjabat Bupati Jayapura Semuel Siriwa mengatakan pihaknya sedang mendorong agar seluruh tunggakan gaji dan tunjangan para guru segera dibayarkan. “Sudah saya perintahkan dinas terkait, dan juga [Bagian] Keuangan, agar segera diproses secepatnya. Kami diperhadapkan dengan kondisi daerah yang harus melakukan pemangkasan program dan anggaran yang [dipangkas] cukup banyak. Tetapi, untuk pelayanan dasar seperti pendidikan, termasuk [remunerasi] para guru tetap diprioritaskan,” ujarnya.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Jayapura, Andreas Swewali menjelaskan bahwa ada ratusan guru yang belum menerima gaji atau tunjangan. Swewali juga mengakui belum memiliki data lengkap terhadap jumlah guru dan nominal uang yang harus dibayarkan.

Menurutnya, ada tim yang ditugaskan untuk mencari dan mengumpulkan data lengkap terkait seluruh tuntutan guru kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura. “Sampai hari ini [guru yang berunjuk rasa] belum terima hak, padahal janji pemerintah daerah [tunggakan itu] dibayarkan akhir Januari kemarin,” ujarnya.

Swewali menjelaskan tunggakan tunjangan ratusan guru yang berunjuk rasa itu antara lain Uang Lauk Pauk (ULP) selama 7 bulan ( 3 bulan pada 2023 dan 4 bulan pada 2024) bagi guru yang berstatus Aparatur Sipil Negara. Ada juga tunggakan enam bulan Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) untuk guru honorer.

Selain itu, juga ada tunggakan 15 bulan Tunjangan Khusus Daerah (TKD) para guru di Kabupaten Jayapura. “Yang sertifikasi dan non sertifikasi saja belum dibayarkan pada triwulan III dan IV pada 2024 lalu,” ujar Swewali.

Tak ada data

Ketua Komisi C DPR Kabupaten Jayapura, Muhammad Akbar mengatakan pihaknya telah menerima laporan tunggakan pembayaran gaji dan beragam jenis tunjangan bagi ratusan guru di Kabupaten Jayapura. Akbar menyatakan pihaknya ingin berbagai tunggakan itu segera dibayar Pemerintah Kabupaten Jayapura, agar proses belajar dan mengajar tetap di sekolah berjalan dan hak para guru terpenuhi.

“Harus ada data valid terhadap semua tuntutan yang disampaikan, berapa jumlah guru berdasarkan statusnya [apakah ASN, P3K, honorer, maupun kontrak dan rincian hak] yang belum terbayarkan. Berapa jumlah anggaran atau nominal uang yang harus dibayarkan [kepada] seluruh guru berdasarkan status dan tunjangan yang diperoleh? Data ini penting, agar [tunggakan itu] bisa dicari solusinya,” ujar Akbar.

Akbar menyatakan Pemerintah Kabupaten Jayapura, khususnya Dinas Pendidikan belum memiliki data rinci tentang tunggakan remunerasi guru itu. Ia juga menilai Bagian Keuangan Pemerintah Kabupaten Jayapura juga tidak konsisten menindaklanjuti tuntutan para guru.

“Kami tanya Dinas Pendidikan, dilempar ke [Bagian] Keuangan. Kami tanya [Bagian] Keuangan,  dibilang Surat Perintah Membayar dan dasar membayar belum valid, aneh memang. Harapan kami, dampak dari semua [tunggakan hak guru] itu tidak boleh mengganggu pelayanan atau proses belajar mengajar di sekolah. Waktu kita habis hanya urus masalah uang saja, sementara sumber daya manusia yang unggul dari harapan kita tidak tercapai,” ujarnya. (*)

Tags: GajiguruGuru HonorerPemerintah Kabupaten JayapuraRemunerasiTunjanganTunjangan Khusus DaerahTunjangan Profesi PendidikUang Lauk Pauk
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Asosiasi Guru Solomon

Asosiasi Guru Kepulauan Solomon desak rasio murid 1:35

October 15, 2026
Guru PNG

Pemberdayaan guru-guru di PNG melalui kemitraan literasi

October 6, 2026

Pemkab Jayapura ajukan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

June 30, 2026

Guru di Vanuatu menuntut penyelesaian kesenjangan gaji

June 13, 2026

Guru MTs Negeri Kota Jayapura diperkuat numerasi Papua dan AI

May 18, 2026

Menakar setahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Jayapura

March 25, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

October 24, 2026
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

October 24, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

October 23, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

October 23, 2026
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

October 22, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
YKKMP laporkan penyisiran dan penganiayaan

YKKMP laporkan penyisiran dan dugaan penganiayaan penyandang disabilitas di Tolikara

October 22, 2026
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

0
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

0
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

0
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

0
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

0
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

0
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara