• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Penkes

Lulus SMA, siswa di Dogiyai berbaju Bintang Kejora arak kepsek di jalan raya

Direktur LBHTKP mengatakan di Nabire sejumlah pelajar SMA yang konvoi merayakan kelulusan ditangkap dan dipukuli polisi

May 6, 2024
in Penkes
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: Hengky Yeimo dan Adlu Raharusun - Editor: Syofiardi
siswa

Siswa SMA Negeri 2 Dogiyai di Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah mengarak kepala sekolah mereka setelah menerima pengumuman kelulusan, Senin (6/5/2024). Foto: Postingan Facebook

0
SHARES
27.4k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Nabire, Jubi – Jalan raya di kota Dogiyai terlihat macet pada Senin (6/5/2024). Jalanan yang biasanya tidak terlalu ramai itu macet bukan karena konvoi partai atau ada kecelakaan, melainkan ada aksi menarik dari puluhan siswa SMA Negeri 2 Dogiyai. Mereka menandu dan mengarak kepala sekolah mereka di jalan raya.

Aksi unik itu menyedot perhatian karena sebagian siswa telah mengecat seragam putih mereka dengan cat Pilox serupa motif bendera Bintang Kejora. Saking senangnya para pelajar yang baru dinyatakan lulus itu, mereka mengarak Sang Kepsek Bapak Fredy Yobee yang duduk bagaikan kepala suku. Mereka mengarak Bapak Yobee berkeliling dari sekolah menuju ke arah pasar Moanemani dan kembali ke sekolah.

SMA Negeri 2 Dogiyai di Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah mengumumkan kelulusan siswa Kelas III pada Senin (6/5/2024). Usai mendengar mereka lulus 100 persen, para siswa euforia mewarnai baju mereka dengan motif Bintang Kejora. Mereka membuat tandu dari kursi dan meminta kepala sekolah naik, lalu mengarak di jalanan.

Aksi siswa-siswi SMA Negeri 2 Dogiyai ini kemudian menjadi viral di platfom media sosial. Entah itu apresiasi bangga, maupun respon lainnya.

Salah seorang siswa, Melkias Yobe menceritakan kepada Jubi, pihaknya melakukan konvoi dengan menandu Bapak Kepala Sekolah dan mengecat baju seragam mereka dengan motif Bintang Kejora karena gembira dinyatakan lulus Ujian Nasional.

Siswa
Siswa SMA Negeri 2 Dogiyai di Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah mengarak kepala sekolah mereka setelah menerima pengumuman kelulusan, Senin (6/5/2024). Foto: Postingan Facebook

“Tadi pihak sekolah telah mengumumkan hasil kelulusan, kami semua dinyatakan telah lulus 100 persen dengan murid berjumlah sekitar 170 siswa di SMA Negeri 2 Dogiyai dari dua jurusan, Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial,” katanya kepada Jubi melalui Messenger.

Yobe mengatakan ia dan teman-temannya melakukan aksi tersebut karena rasa bahagia.

BERITATERKAIT

BEM: Pengibar Bintang Kejora adalah mahasiswa USTJ

Bintang Kejora berkibar di halaman kampus USTJ Jayapura

Pemkab Jayapura belikan SMAN 1 Demta satu truk antar jemput siswa

Dituding kibarkan Bintang Kejora, sekelompok ormas sempat kepung asrama mahasiswa Papua di Makassar

“Kebahagiaan, rasa bersyukur, dan tanda terima kasih mereka dapat menunjukkan kepada seluruh masyarakat Dogiyai yang ada di sekitar kota Moanemani dengan budaya Mee (yuu waitai),” katanya.

Yobe  mengatakan, pihaknya melakukan aksi coret baju karena sebagai kenang-kenangan.

“Kami mencoretkan coretan di baju mereka, demi meninggalkan kenangan dan semangat untuk perjuangan hidup. Kali ini juga beberapa anak menunjukkan baju Bintang Kejora yang selama ini dijuluki sebagai bendera West Papua,” ujarnya.

Yobee mengatakan para siswa melakukan hal itu karena perjuangan Papua.

“Kita berjuang dan juga menentukan nasib sendiri kita tidak bisa diam-diam karena kita akan hidup dan mati di tanah kita sendiri,” katanya.

Salah seorang guru yang enggan disebutkan Namanya membenarkan ada aksi tersebut.

siswa
Siswa SMA Negeri 2 Dogiyai di Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah mengarak kepala sekolah mereka setelah menerima pengumuman kelulusan, Senin (6/5/2024). Foto: Postingan Facebook

“Tadi ada siswa-siswi yang melakukan konvoi menandu kepala sekolah keliling Mowanemani,” ujarnya. “Kegiatan pencoretan baju itu di luar dari ekspektasi kami, kami juga terkejut setelah anak-anak datang dengan bajunya sudah dicoret Bintang Kejora,” tambahnya.

Jubi.id mencoba menghubungi kepala sekolah untuk mendapatkan cerita terkait aksi itu, namun masih belum ada balasan sampai berita ini dimuat.

Di Nabire: Konvoi siswa dapat pukulan aparat

Aksi kelulusan juga dirayakan siswa SMA di Nabire. Direktur Lembaga Bantuan Hukum Talenta Keadilan Papua (LBHTKP) Richard Dannya Nawipa menyampaikan kepada Jubi, siswa-siswi SMA yang hendak merayakan kelulusan dari berbagai sekolah di Nabire, Papua Tengah dengan konvoi di jalan raya dipukul aparat kepolisian berpakaian preman di sekitar Bumi Wonarejo, Nabire Barat, Papua Tengah pada Senin (6/5/2024).

“Benar saya mendapatkan informasi terkait dengan penangkapan terhadap adik-adik SMA yang turun pawai kebahagiaan setelah mendengar kelulusan mereka. Siswa-siswi ini dari berbagai sekolah di Kabupaten Nabire,” kata Nawipa kepada Jubi, Senin (6/05/2024).

Nawipa mengatakan, kurang lebih sembilan orang pelajar dikejar oleh dua polisi berpakaian preman dengan kendaraan roda dua. Lokasi pengejaran dari Maejid Wonorejo ke Wonorejo Bawah.

“Dua polisi tersebut menembak empat peluru tajam ke arah pelajar yang lari dan masyarakat nonton empat kali. Tidak lama kemudian ada dua mobil datang, yang pertama patroli memuat anggota polisi dan yang lain mobil Avanza. Dalam mobil Avanza terlihat anak-anak sekolah yang dapat tangkap dan memasukkan ke dalam mobil dalam jumlah cukup banyak,” katanya.

Nawipa melanjutkan, polisi yang masuk tadi menangkap empat orang laki-laki dan dua orang perempuan di sekitar Wonorejo. Mereka dibawa, dipukul sampai pingsan di sebelah kosan pendatang di Wonorejo Belakang, tempat orang bermain WiFi.

“Ketika saya mau ambil foto penangkapan namun diancam polisi. Perempuan yang dapat pukul sadis foto dibawa ini bernama Mince Heluka, yang lain belum terindentifikasi. Saat ini mereka ditangkap dibawa ke ke Polres Nabire,” katanya.

Nawipa mengatakan, pihaknya masih melakukan pendampingan terhadap korban yang notabene adalah siswa-siswi yang barusan lulus SMA.

“Saya akan update data-data korban dan adik-adik yang dapat tangkap dan berada di Polres Nabire,” katanya.

Hingga berita ini dimuat Jubi masih berusaha mengkonfirmasi ke Polres Nabire.

Manokwari: Siswa lulus seperti diwisuda

Perayaan kelulusan berbeda berlangsung di Manokwari, Provinsi Papua Barat. Di SMA YPK Oikumene Manokwari siswa yang lulus diwisuda bagaikan prosesi wisuda Sarjana.

Tahun ini sebanyak 193 siswa SMA YPK Oikumene Manokwari berhasil lulus. Mereka terdiri dari 12 kelas. Sekolah mengadakan prosesi kelulusan layaknya wisuda Mahasiswa Strata Satu (S1) perguruan Tinggi. Masing-masing siswa dipanggil ke depan menerima map hasil ujian dan dikalungi medali tanda kelulusan di leher oleh kepala sekolah. Acara itu berlangsung di aula sekolah pada Senin (6/5/2024).

siswa
Acara penamatan siswa SMA YPK Oikumene Manokwari pada Senin (6/5/2024).-Jubi/Adlu Raharusun

Hampir 200 siswa itu hadir ke sekolah menggunakan batik untuk laki-laki dan kebaya untuk perempuan.

“Ini merupakan pertama kali dan hal sangat positif bagi kami orang tua untuk mencegah konvoi dan coret-coretan baju,” kata Otis Worio, orang tua siswa yang tamat pada tahun ajaran 2023/2024 di SMA YPK Oikumene Manokwari.

Alumni SMA Yayasan Pendidikan Kristen YPK Oikumene tahun 90-an itu mengaku baru tahun ini digelar pengumuman kelulusan siswa dengan cara seperti wisuda di Kampus.

Obeth Kauyen, alumni 80-an SMA YPK Oikumene mengaku bangga melihat prosesi kelulusan yang digagas pihak sekolah pada 2024 ini. “Kalau kitorang lihat tahun sebelumnya momen kelulusan dijadikan ajang coret-coretan, padahal pakaian sekolah kan masih bisa di pakai oleh adik-adik,” kata Obeth.

Kepala SMA YPK Oikumene Anthonius Allo SPd bertindak mengalungkan para siswa dan siswa setelah menerima map kelulusan.

“Keputusan kelulusan berdasarkan rapat dewan guru dan para wakil kepala sekolah serta wali kelas,” kata Anthonius .

Ada dua jurusan di SMA YPK Oikumene Manokwari, yakni IPS dan IPA.

Rasyedi Marisan, siswa Kelas XII IPA 2 mengatakan tidak akan melakukan aksi coret-coretan baju setelah mendengar hasil kelulusan. Ia dipercaya mewakili teman-temannya menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan pengajaran dari guru selama sekolah dan tamat di SMA YPK.

“Ucapan terima kasih atas pengajaran dan dedikasi para guru selama ini kepada kami,” kata Remaja yang sejak kecil tinggal dan diasuh oleh neneknya di Manokwari

Marisan mengaku sudah menentukan pilihan setelah menamatkan SMA, yakni melanjutkan kuliah dengan mendapatkan beasiswa Sampurna University dan saat ini telah mengikuti tes masuk Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). “Puji Tuhan saya dapat beasiswa, juga sedang ikut tes masuk STAN,” ujarnya.

SMA YPK Oikumene Manokwari Papua Barat melahirkan para alumnus yang saat ini berada di berbagai bidang. Sebut saja Rektor Universitas Papua Dr Meky Sagrim, bupati Manokwari Selatan, dan sejumlah pejabat Orang Asli Papua yang tersebar di Tanah Papua dan juga luar Papua.

“Inisiatif untuk membuat acara ini dari kami orang tua murid dan pihak sekolah. Sumber dana dari kegiatan ini yakni orang tua kumpul Rp50 ribu dan juga membawa menu makanan dari rumah masing-masing,” kata Ketua Panitia Maurid Upuya.

Hadir dalam acara tersebut para dewan guru dan orang tua siswa, serta wakil dari Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari. (*)

Tags: bintang kejoraPerayaan Kelulusan SMASiswa SMA/SMK
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

BEM USTJ

BEM: Pengibar Bintang Kejora adalah mahasiswa USTJ

October 6, 2026
Bintang Kejora

Bintang Kejora berkibar di halaman kampus USTJ Jayapura

September 30, 2026

Pemkab Jayapura belikan SMAN 1 Demta satu truk antar jemput siswa

February 3, 2025

Dituding kibarkan Bintang Kejora, sekelompok ormas sempat kepung asrama mahasiswa Papua di Makassar

July 6, 2024

Kapolres: Pemanggilan kepsek dan guru SMAN 2 Dogiyai hanya untuk dimintai keterangan

May 9, 2024

Amnesty Internasional dan LBH Papua kritik penangkapan siswa berbaju motif Bintang Kejora

May 9, 2024

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands
24 October 2026
Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands

Jayapura, Jubi – Residents of Mulima village in Libarek district, Jayawijaya regency, Papua Highlands, have condemned suspected arson after a [...]

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

October 24, 2026
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

October 24, 2026
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

October 24, 2026
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

October 24, 2026
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

October 24, 2026
Hubungan Israel dengan Pasifik

Wakil PM Fiji: Hubungan Israel dan Pasifik alami, abadi, nyata

October 24, 2026
Kelompok gereja Pasifik

Kelompok gereja Pasifik menyerukan peninjauan peran Israel di PIF

October 24, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

October 24, 2026
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

October 24, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Calon Ketum PSSI Papua Barat

Komite Pemilihan tetapkan empat calon Ketum PSSI Papua Barat

October 24, 2026
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

0
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

0
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

0
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

0
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

0
Hubungan Israel dengan Pasifik

Wakil PM Fiji: Hubungan Israel dan Pasifik alami, abadi, nyata

0
Kelompok gereja Pasifik

Kelompok gereja Pasifik menyerukan peninjauan peran Israel di PIF

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara