• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Pasifik

Laporan Lowy : Negara Pasifik Kesulitan Bayar Utang ke Tiongkok

June 2, 2025
in Pasifik
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Dominggus A. Mampioper - Editor: Alberth Yomo
Negara Pasifik

Tiongkok telah meminjamkan uang kepada Vanuatu untuk membiayai pembangunan jalan baru di pulau-pulau terluarnya. – Jubi/RNZ Pasifik/China Civil Engineering Construction Corporation

0
SHARES
21
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Sebuah laporan dari Lowy Institute, lembaga pemikir kebijakan luar negeri asal Australia, menemukan bahwa peran Tiongkok bagi negara-negara berkembang — termasuk di kawasan Pasifik — telah bergeser dari penyedia modal menjadi penagih utang.

“Negara-negara ini sedang berjuang karena mereka kini membayar lebih banyak utang ke Tiongkok setiap tahun daripada yang mereka terima dalam bentuk pinjaman,” demikian dilansir RNZ Pasifik yang dikutip Jubi.id pada Minggu (1/6/2025). Laporan tersebut juga menekankan bahwa penangguhan utang lebih lanjut justru dapat memicu lebih banyak masalah di masa depan bagi negara-negara berkembang.

Penelitian ini mengungkapkan bahwa Tiongkok telah menjadi kreditor terbesar dunia bagi negara-negara berkembang. Tahun ini saja, mereka harus membayar sedikitnya 54 miliar dolar AS ke Beijing. Data Bank Dunia yang diolah Lowy Institute menunjukkan beberapa negara termiskin kini menghadapi “pembayaran utang tertinggi yang pernah tercatat” kepada Tiongkok.

Selama dekade terakhir, Tiongkok telah mempercepat investasi infrastruktur melalui Inisiatif Sabuk dan Jalan — termasuk jalur kereta api, pelabuhan, dan jalan raya — yang disambut baik di banyak negara di Amerika Latin, Afrika, Asia Tengah, dan Asia Tenggara. Namun, pinjaman tersebut telah membebani neraca pemerintah di banyak negara berkembang.

Beijing sendiri telah memangkas pemberian pinjaman dalam lima hingga sepuluh tahun terakhir, tetapi Riley Duke dari Lowy Institute mengatakan, “Ledakan pinjaman di Tiongkok sebelumnya, dikombinasikan dengan struktur pinjamannya, membuat lonjakan biaya pembayaran utang menjadi hal yang tak terelakkan.”

“Karena pesta pinjaman Sabuk dan Jalan Tiongkok mencapai puncaknya pada pertengahan 2010-an, masa tenggang pembayaran mulai berakhir pada awal 2020-an,” tambah Duke. “Ini menjadi periode yang sulit bagi negara berkembang untuk mulai membayar kembali utang kepada Tiongkok.”

Situasi ini diperparah oleh langkah Tiongkok menunda pembayaran utang selama pandemi Covid-19 — kebijakan yang “bermanfaat pada saat itu” namun kini “memperparah lonjakan pembayaran utang,” kata laporan tersebut.

BERITATERKAIT

Jakarta tanggapi klaim negara Pasifik tentang pelanggaran HAM di Papua Barat

PM Vanuatu memuji donasi China untuk pemulihan bencana ganda

Utang di Pasifik: Ancaman sistemik terhadap kedaulatan ekonomi regional

Kiribati perkuat pengakuan diplomatik terhadap Tiongkok

Gambaran yang dilukiskan laporan ini tidak sepenuhnya lengkap, sebab Tiongkok biasanya tidak menyediakan data rinci pinjaman mereka, sementara banyak negara penerima juga tidak merilis data secara terbuka. Meski demikian, Duke menegaskan bahwa negara-negara berkembang — termasuk di Pasifik — kini “berjuang dengan gelombang besar pembayaran utang dan bunga.”

“Saat ini, dan sepanjang dekade ini, Tiongkok lebih banyak berperan sebagai penagih utang ketimbang bankir bagi negara-negara berkembang,” kata Duke. “Beban utang yang tinggi ini akan memperlambat pengurangan kemiskinan, menghambat pembangunan, dan meningkatkan risiko ketidakstabilan ekonomi serta politik.”

Contoh nyata ada di negara-negara Pasifik seperti Tonga, Samoa, dan Vanuatu yang telah lama bergulat dengan tingginya utang ke Tiongkok. Tonga, misalnya, meminjam banyak uang dari Tiongkok untuk membangun kembali Nuku’alofa pasca kerusuhan pada 2006. Kini, Tonga harus mulai membayar kembali sekitar 190 juta dolar AS — yang setara seperempat Produk Domestik Bruto (PDB)-nya, menurut Lowy.

Pembayaran tersebut, ditambah bencana alam baru-baru ini, telah menekan anggaran Tonga dan memicu kontroversi politik. Australia pun turun tangan memberikan dukungan keuangan, termasuk paket dukungan anggaran senilai 85 juta dolar AS yang diluncurkan awal tahun ini.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa meski lembaga keuangan Tiongkok kadang menunda pembayaran kembali, mereka jarang mau menghapuskan utang sama sekali — yang berarti Beijing menghadapi dilema diplomatik.

“Beijing menghadapi dilema: jika terlalu menekan pembayaran, hubungan bilateral bisa rusak dan tujuan diplomatiknya terancam. Tetapi lembaga-lembaga peminjaman Tiongkok — terutama yang bersifat kuasi-komersial — kini menghadapi tekanan besar untuk menagih utang,” ujar Duke.

Laporan Lowy juga memperingatkan bahwa kebijakan menunda pembayaran dapat menciptakan pola finansial baru di negara-negara berkembang, mirip praktik “berpura-pura” yang dilakukan kreditor Barat pada “Dekade Hilang” tahun 1980-an — periode yang akhirnya memaksa banyak negara miskin menjalani restrukturisasi utang besar-besaran pada 1990-an.

Terkait hal ini, Kementerian Luar Negeri Tiongkok menolak tudingan bahwa Beijing menjadi biang krisis utang di negara-negara berkembang. “Kerja sama Tiongkok dalam investasi dan pembiayaan mengikuti praktik internasional dan prinsip keberlanjutan utang,” kata juru bicara Mao Ning kepada wartawan pada Selasa (27/5/2025) waktu setempat.

Ia menambahkan, “Narasi yang menyalahkan Tiongkok mengabaikan kenyataan bahwa lembaga multilateral dan kreditor komersial dari negara maju justru menjadi kreditor utama dan sumber tekanan utama pembayaran utang negara-negara berkembang. Kebohongan tidak bisa menutupi kebenaran, dan orang dapat membedakan yang benar dari yang salah.” (*)

Tags: Lowy InstituteNegara PasifikTiongkokUtang
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Papua Barat

Jakarta tanggapi klaim negara Pasifik tentang pelanggaran HAM di Papua Barat

September 30, 2026
Vanuatu

PM Vanuatu memuji donasi China untuk pemulihan bencana ganda

September 16, 2026

Utang di Pasifik: Ancaman sistemik terhadap kedaulatan ekonomi regional

September 4, 2026

Kiribati perkuat pengakuan diplomatik terhadap Tiongkok

August 30, 2026

Tiongkok adalah mitra dagang terbesar di PNG

August 21, 2026

AS dan negara Pasifik kecam uji coba rudal nuklir China

August 14, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Calon Ketum PSSI Papua Barat

Komite Pemilihan tetapkan empat calon Ketum PSSI Papua Barat

October 24, 2026
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

October 24, 2026
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

October 24, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

October 23, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

October 22, 2026
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

October 24, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
Calon Ketum PSSI Papua Barat

Komite Pemilihan tetapkan empat calon Ketum PSSI Papua Barat

0
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

0
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

0
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

0
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

0
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

0
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara