Jayapura, Jubi – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Papua Tengah ke-4 tahun ini, akan dimeriahkan berbagai kegiatan. Mulai nonton bareng atau nobar final Piala Dunia 2026, jalan santai, lomba yosim pancar (yospan), pameran kelompok usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM, konser rohani, hiburan rakyat hingga undian door prize.
Ketua Panitia perayaan HUT Provinsi Papua Tengah ke-4, Vivian Andenita Gobai, S.IP, MM yang merupakan Pelaksana Tugas atau Plt Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Papua Tengah, mengatakan perayaan berlangsung selama tiga hari (20-22 Juli 2026).
Menurutnya, puncak perayaan digelar pada 22 Juli 2026, meski berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2022, hari jadi Provinsi Papua Tengah adalah pada 25 Juli.
“Namun karena pada tanggal itu (25 Juli 2026) ada beberapa kegiatan yang mesti dilaksanakan, sehingga [puncak perayaan]. HUT Provinsi Papua Tengah ke-4 digelar pada Rabu 22 Juli 2026,” kata Vivian Andenita Gobai, Sabtu (18/7/2026).
Katanya, rangkaian perayaan HUT Provinsi Papua Tengah ke-4 dimulai pada 19 Juli 2026 pukul 19.00 Waktu Papua (WP). Pembukaan perayaan ditandai dengan kick off pada 20 Juli pukul 01.00 WP, dilanjutkan dengan nobar final Piala Dunia bertemakan “Dengan Bola Gembira Kita Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan Papua Tengah.”
“Pada hari kedua (21 Juli 2026), kami melaksanakan jalan santai bersama masyarakat Papua, OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Papua Tengah dan forkopimda, dimulai pukul 06.30 WP dilanjutkan dengan lomba tarian yosim pancar dengan Tema ‘Jambu’ (Jangan Lupakan Budaya),” ucapnya.
Menurutnya, ada dua kategori yang diperlombakan untuk tarian yospan. Kategori pertama dibuka untuk umum dan keterogi kedua untuk OPD dan forkopimda yang akan bergabung meramaikan perayaan HUT Provinsi Papua Tengah ke-4.
Vivian Andenita Gobai mengatakan, puncak perayaan HUT Provinsi Papua Tengah ke-4 diselenggarakan pada 22 Juli 2026. Diisi dengan konser rohani dan respsi HUT Provinsi Papua Tengah pada malam harinya.
Katanya, selama rangkaian perayaan berlangsung tiga ada pameran UMKM dari mama-mama asli Papua dan non OAP, yang akan berpartisipasi meningkatkan ekonomi rakyat, khususnya ekonomi rumah tangga dan ekonomi setiap kelompok UMKM.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Papua Tengah di Nabire untuk datang dan kita besama-sama meningkatkan ekonomi di Provinsi Papua Tengah, khususnya Kabupaten Nabire,” ujarnya
Setiap kegiatan lanjut Vivian Gobai, akan diisi hiburan rakyat dari grup band lokal di Nabire dan beberapa artis dari luar Nabire yang merupakan anak-anak asli Papua.
Ada pula door prize dengan hadiah menarik. Panitia menyediakan hadiah utama yaitu empat unit sepeda motor. Satu unit sepeda motor diundi pada hari pertama, satu unit diundi pada hari kedua, dan dua unit pada puncak perayaan. (*)






















Discussion about this post