Jayapura, Jubi – Hoki Papua sudah bersiap menatap ajang Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan berlangsung tahun ini. Mereka tetap mematok target lolos ke ajang olahraga empat tahunan itu yang akan digelar di Aceh – Sumatera Utara tahun 2024 mendatang.
Lolos ke PON XXI menjadi harga mati bagi tim Hoki Papua. Pasalnya, pelatih Matheus Kbarek menyatakan timnya punya jejak rekam prestasi bagus di ajang nasional.
“Untuk Pra PON ini kami menargetkan harus lolos, karena biasanya pada iven Kejurnas kami juara 1, dan Pra PON kami juga juara,” kata Kbarek kepada wartawan olahraga di Kota Jayapura, Kamis (6/4/2023).
Ia menjelaskan, timnya punya strategi khusus yang diterapkan ketika menjelang tampil di ajang Pra PON dan juga PON.
Satu di antaranya yakni membentuk tim pelapis agar bisa mengecoh konsentrasi lawan.
“Untuk itu strategi kami berturut-turut di PON sebelumnya, baik di Jawa Barat maupun saat kami tuan rumah, iven Kejurnas itu kami berusaha untuk ambil lapis kedua untuk melapisi tim kami,” jelasnya.
“Dan itu untuk jangka panjang untuk melapisi tim kami untuk persiapan PON. Dengan begitu kami berharap lawan kesulitan membaca tim kami. Strategi itu yang selalu kami terapkan dan bisa membuahkan medali bagi kami,” bebernya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Federasi Hoki Indonesia (FHI) Provinsi Papua mengatakan bahwa para atletnya telah berlatih mempersiapkan diri sejak lama. Seusai PON XX tahun 2021 lalu, atlet Hoki Papua tidak diistirahatkan.
“Setelah PON XX lalu, kami sudah langsung latihan kembali, tidak diistirahatkan. Atlet kami latihan mandiri di Biak, dan atlet sudah kami siapkan,” kata Wakum.
Tim Hoki Papua tak hanya menargetkan lolos ke PON XXI di Aceh – Sumut, tapi mereka juga berhasrat mempertahankan medali emas yang diraih pada PON XX tahun 2021 lalu.
Ia juga berharap tak ada intervensi yang dilakukan oleh PB FHI terhadap tim Hoki Papua.
“Kami targetkan medali emas, jika Tuhan berkehendak medali emas tetap ada untuk Papua tanpa intervensi dari siapa pun. Kami juga berharap PB FHI juga tidak mengintervensi kami karena kami yang berhak dengan atlet kami, karena kami tidak ada kepentingan apapun,” tekannya.
Wakum menuturkan, tim Hoki Papua juga paling banyak menyumbangkan pemain untuk tim nasional Hoki Indonesia.
“Tim Hoki Papua juga lebih banyak menyumbangkan atlet nasional untuk timnas hoki Indonesia dan kami bisa menyumbangkan 9 sampai 10 atlet untuk timnas, dan itu menjadi kebanggaan untuk kami orang Papua,” katanya.
Cabang olahraga Hoki rencananya akan menjalani babak pra kualifikasi atau Pra PON pada Juli mendatang untuk memperebutkan tiket lolos ke PON XXI. (*)




















