Tiga Atlet Papua sedang berjuang untuk lolos ke Olimpiade

Penulis: Sudjarwo Husain
Editor: Syam Terrajana

 

Jayapura, Jubi – Sebanyak tiga atlet asal Papua kini sedang berjuang  mengumpulkan poin di sejumlah kejuaraan internasional, untuk mendapatkan tiket lolos ke ajang olahraga bergengsi dunia atau Olimpiade Paris, Prancis tahun 2024.

Tiga atlet tersebut di antaranya duo lifter muda andalan Papua, Natasya Beteyob dan Ricko Saputra. Satunya lagi yakni Farrel Armandio Tangkas dari cabang olahraga renang.

Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua, George Weyasu mengatakan saat ini ketiga atletnya itu sedang berjuang mengumpulkan poin untuk lolos ke Olimpiade Paris, dengan mengikuti sejumlah kejuaraan internasional di luar negeri.

“Untuk olimpiade ada tiga atlet kita yang sedang berjuang mengumpulkan poin, yakni Natasya Beteyob, Rico Saputra dan Farrel Armandio Tangkas,” kata Weyasu.

“Mereka sedang ikut terus turnamen-turnamen ataupun kejuaraan internasional untuk bisa memenuhi poin untuk tampil pada Olimpiade Paris tahun 2024 mendatang,” sambungnya.

Ricko dan Natasya baru saja mengikuti Kejuaraan Asia di Jeju, Korea Selatan pada Mei lalu, dan teranyar mereka tampil di Kejuaraan Dunia Grand Prix IWF Seri 1 di Kota Havana, Kuba, awal Juni kemarin.

BERITATERKAIT

Pada Kejuaraan Asia di Jeju, Natasya meraih medali emas dan Ricko mendapatkan medali perunggu. Lalu pada Grand Prix di Kuba, Ricko tampil impresif dengan menggondol dua medali emas sekaligus di kelas 61 kg angkatan snatch seberat 134 kg dengan total angkatan seberat 295 kg.

Ricko juga mendapatkan satu medali perak di ajang tersebut pada angkatan clean and jerk dengan total angkatan 161 kg.

Sementara Farrel Armandio Tangkas pada ajang SEA Games di Kamboja, Mei lalu meraih medali perak dari cabang olahraga renang nomor 100 meter punggung putra.

Pencapaian Farrel tersebut bisa dibilang sangat baik karena lawan yang ia hadapi adalah peraih medali emas Olimpiade asal Singapura, Quah Zheng Wen. Farrel mencatatkan waktu 55,80 detik di tempat kedua atau hanya kalah hitungan detik dari catatan waktu Zheng Wen, 55,22 detik.

Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 lalu, Farrel juga mencatatkan sejarah baru untuk kontingen Papua dengan torehan satu medali emas 200 meter gaya punggung putra plus rekor baru, empat medali perak dan satu medali perunggu. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Gobai warns military presence could perpetuate violence in Paniai

Jayapura, Jubi – Deputy Speaker IV of the Central Papua Legislative Council (DPR Papua Tengah, John NR Gobai, has alleged [...]

Kamuyend clan’s black cross burned amid customary land dispute in Merauke

Jayapura, Jubi – Unidentified individuals have damaged and burned a black cross erected by the Kamuyend clan as a traditional [...]

WVI launches public campaign to support more than 5,000 children in Papua

Jayapura, Jubi – World Vision Indonesia (Wahana Visi Indonesia – WVI) has relaunched its Baca Tanpa Batas (Read Without Limits) [...]

Nduga shooting victims’ families ask Papua Legal Aid Institute to oversee investigation

Jayapura, Jubi – The families of three residents shot in Nduga Regency, Highland Papua Province, on October 23, 2026, have [...]

Challenges and hopes for the new AJI Jayapura City chair for 2026-2029

Jayapura, Jubi – Theo Kelen and Maurits Yansip have been elected chair and secretary of the Alliance of Independent Journalists [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist